8 Pasar Tradisional di Jepang Ini Sangat Asyik Untuk Berbelanja

8 Pasar Tradisional di Jepang Ini Sangat Asyik Untuk Berbelanja – Halo Pembaca! Postingan Tuxlin Blog kali ini sedikit melenceng dari topik, yah itung-itung refreshing hehehehe… Pembaca mungkin tidak pernah membayangkan, ketika berwisata ke negeri matahari terbit ini, untuk mengunjungi pasar-pasar tradisionalnya. Mungkin agenda perjalanan Anda hanya akan berisikan kunjungan ke daerah-daerah obyek wisata favorit yang populer seperti ke Gunung Fuji, Disneyland Tokyo, Kuil Golden Pavilion, Kuil Fushimi Inari, dan obyek wisata lainnya.

Jangan salah, pasar-pasar tradisional di Jepang ternyata juga menyimpan banyak keunikan yang menarik dilihat. Apalagi jika Anda pencinta makanan segar dan pernak-pernik yang lucu-lucu, Jepang memang surganya untuk memburu barang-barang ini. Nah, di pasar tradisional Jepang ini Anda bisa puas cuci mata di sepanjang lorong dan sudutnya, juga mendapatkan harga-harga yang lebih murah dibandingkan tempat lainnya.

8 Pasar Tradisional di Jepang Ini Sangat Asyik Untuk Berbelanja

Berjalan-jalan di pasar tradisional ini sangat cocok untuk berbelanja oleh-oleh dan menikmati beraneka ragam jajanan khas Jepang. Di sini, Anda pun akan mendapatkan pengalaman yang unik dan berkesan. Yuk lihat, pasar-pasar apa sajakah yang menarik dikunjungi di Jepang.

1.     Pasar Ameyoko

Pasar Ameyoko merupakan pusat perbelanjaan tradisional terlengkap di Tokyo. Stasiun yang paling dekat dengan pasar ini yaitu JR Ueno Station dan JR Okachimachi Station. Nah, pasar ini berada tepat di antara keduanya.

Di pasar ini Anda bisa menemukan berbagai macam barang kebutuhan sehari-hari, bahan pangan, perlengkapan rumah tangga, dan tak ketinggalan hasil lautnya. Hasil laut di pasar ini terbilang lebih murah dari tempat lainnya. Tapi jangan coba-coba mencari ikan sungai, sebab orang Jepang tidak memakan ikan dari sungai karena dianggap tidak enak. Kalau Anda mencari bumbu-bumbu rahasia masakan Jepang, di pasar ini pun sangat lengkap bumbu dapurnya.

Ada juga toko-toko penjual pakaian, asesoris, dan barang sandang lainnya. Namun hati-hati kalau menyebut “cincin” di muka umum, Anda bisa dianggap tidak sopan sebab dalam Bahasa Jepang kata itu berarti alat kelamin laki-laki.

Di pasar ini juga ada toko yang menjual kimono dengan harga bervariasi, mulai dari yang murah hingga yang juta-jutaan. Bahan-bahannya pun banyak pilihan, maka cocok dijadikan oleh-oleh dan kenang-kenangan. Pernak-pernik khas Jepang yang menarik juga bisa Anda beli di sini.

Lapar dan mau jajan? Anda akan puas mencicipi beragam jajanan tradisional Jepang seperti Takoyaki, Manju, Taiyaki, Dorayaki, Mochi, Okonomiyaki, Dango, dan lain-lainnya yang juga menggiurkan. Bahkan makanan Kebab khas Turki pun ada.

Seperti pasar-pasar pada umumnya di berbagai belahan dunia, mayoritas pedagang di Pasar Ameyo ini berdarah India, Cina, dan asli Jepang.

2.     Pasar Nishiki

Pasar yang terletak di Kota Kyoto ini menjual aneka kuliner dan souvenir. Pasar ini punya sebuah lorong menarik yang berwarna-warni. Anda bisa membeli aneka camilan khas Jepang seperti Tempura, Tsukemono (acar Jepang), Tofu, Kyo-yasai (sayuran lokal), Wagashi (permen-permen Jepang), aneka minuman teh, Yakitori (sate Jepang), Sashimi, dan teman-temannya. Anda bisa menjangkaunya dengan naik subway Karasuma menuju Stasiun Shijo kalau berangkat dari Stasiun Kyoto. Anda bisa cek panduan transportasinya secara online berikut harga tiket lengkapnya.

Kondisi Pasar Nishiki ini bersih terawat dan nyaman untuk dikunjungi. Menariknya lagi, pasar ini juga menjual berbagai souvenir unik yang jarang ditemukan di kota lain.

3.     Pasar Yanaka Ginza

Salah satu pasar terkuno di Jepang, yang juga menjajakan sembako dan kebutuhan sehari-hari. Pasar ini berderet di sepanjang jalan Yanaka Ginza, yaitu salah satu area perbelanjaan kuno di Tokyo. Ada setidaknya 60 kios penjual makanan, itu pun di luar pedagang ikan dan hasil laut yang berlimpah.


Di sini, Anda bisa mengamati suasana hangat penduduk Ginza dengan ramah-tamahnya yang khas dan bersahaja.

4.     Pasar Tsukiji

Pasar Tsukiji adalah pasar buah, sayuran, dan ikan terbesar di Tokyo. Boleh dibilang pasar ini surganya pecinta ikan. Pasar ini menampung beribu-ribu ton ikan, buah dan sayuran dari berbagai pelosok Jepang setiap harinya, untuk didistribusikan ke pasar-pasar dan restoran-restoran di sekitar Tokyo.

Tsukiji merupakan pasar ikan terbesar di Jepang dan di dunia. Di sini juga terkenal akan pelelangan ikannya. Anda bisa menyaksikan keriuhan dan serunya orang-orang berlomba-lomba menawar harga untuk hasil laut yang dilelang.

Lokasinya cukup berjalan 10 menit dari Stasiun Tsukiji Shijou. Pasar ini tutup pada hari Rabu, Minggu, dan hari besar nasional juga tahun baru. Perlu diperhatikan, Anda tidak boleh memotret atau mengambil foto di dalam pasar.

Anda perlu mencoba sarapan di pasar ini. Anda bisa datang setelah jam 9 pagi untuk menikmati sarapan hidangan seafood ekstra segar.

5.     Pasar Nambu Ichiba

Pasar ini menjual hasil laut, ikan, sayur mayur, dan bunga. Ada penjual Takoyaki (gurita), Kani (kepiting), Ocha, Macha, daging potong, daging bumbu yakiniku, ayam tandoori, dan lain-lainnya. Warung-warung makan di pasar ini pun berjejer, ada warung soba, udon, ramen, sushi sashimi, dan sebagainya. Anda juga bisa menemukan aneka tempat wadah penyimpanan yang lucu-lucu dan cocok dijadikan oleh-oleh.

6.     Pasar Omicho Ichiba

Pasar terbesar yang ada di Kanazawa, dan pasarnya mirip Tsukiji di Tokyo dan Pasar Pagi Hakodate. Tempat terbaik untuk menikmati beragam makanan laut, lokasinya pun berada di kota yang dekat dengan laut. Ada sekitar 200 kios atau toko yang menjual bahan pangan hasil laut. Di sisi lain pasar ada toko-toko penjual bunga, peralatan masak, kue tradisional, dan pakaian.

Pasar yang sudah berdiri sejak ratusan tahun silam ini menjadi pasar paling tua di Jepang yang masih terus beroperasi hingga kini. Pasar ini buka dari pagi hingga malam hari, dan waktu paling tepat untuk berkunjung adalah di pagi hari. Di lantai 2 pasar ada sebuah restoran Jepang yang menyajikan menu istimewa.

Anda bisa sarapan dan makan siang di sini, lalu membeli oleh-oleh pakaian khas Kanazawa sebelum pulang. Pasar ini berada di sisi selatan Stasiun Kanazawa, dan cukup berjalan 15 menit saja dari stasiun.

7.           Pasar Kuromon

Pasar Kuromon Ichiba sangat populer selama lebih dari 190 tahun. Beraneka macam makanan segar tersedia di pasar ini. Berlokasi di Kota Osaka, dan dekat dengan Stasiun Nippombashi dan 10 menit berjalan dari Stasiun Namba. Ada setidaknya lebih dari 150 toko ikan, daging, dan sayuran. Seiring dengan perkembangan pariwisata dan bertambahnya kunjungan turis, pasar ini dijadikan sebagai area kuliner dan makanan favorit yang berhasil membawanya meraih penghargaan Internasional.

Sertifikat keunggulan tahun 2014 versi TripAdvisor diperolehnya, dalam kategori Street Markets dan Points of Interest. Pasar ini masih berfungsi sebagai pasar tradisional di satu sisi, sekaligus tempat wisata di sisi lainnya. Orang-orang yang tinggal di dekat pasar ini tetap berbelanja, membeli ikan, buah-buahan dan sayuran segar, pakaian, sepatu, gadget, dan kebutuhan dasar lainnya.

Anda pasti puas menikmati menu makanan Takoyaki, Grilled Scallop, Sushi, Oden, yang bisa Anda buru di pasar ini. Masing-masing toko punya waktu operasional yang berbeda-beda, tapi kebanyakan dari mereka pasti sudah berjualan antara jam 8 pagi hingga jam 5 sore.

8.     Pasar Hewadori Okinawa

Hewadori adalah kawasan perbelanjaan yang menarik di Naha, Okinawa. Lokasinya di ujung selatan Kokusai Dori, yang juga tempat belanja ternama di Okinawa. Anda akan terbius oleh nuansa khas Okinawa dengan berbagai keunikannya yang menarik saat berbelanja di daerah ini. Anda pun akan menemukan  beragam makanan eksotik di pasar ini. Tentu berkunjung ke pasar di Okinawa ini bisa menjadi salah satu pengalaman berkesan selama di Jepang.

Mungkin di tempat inilah justru Anda akan berbelanja banyak souvenir untuk dibawa pulang.

Gunakan berbagai promo tiket pesawat murah ke Jepang, dan berkunjunglah ke pasar-pasar tradisionalnya yang unik, Anda bakal keasyikan berbelanja dan berkuliner di tempat-tempat ini.


Add Comment


*