Akhirnya Pakai Ubuntu juga!!!

Halo pembaca!! pada posting sebelumnya, saya membahas mengenai netbook Acer AO531h milik babeh. Meski netbook tersebut telah di bundle OS Windows XP home SP3, saya masih merasa kurang ‘sreg’ kalau tidak ada linux yang terinstall di dalamnya. Saya akhirnya membujuk babeh agar netbooknya boleh diinstall linux dengan alasan keamanan dan dapat memback up OS andalan babeh kalau sewaktu-waktu sekarat karena virus. Setelah mendapatkan ijin, saya langsung menyiapkan live usb linux untuk mendampingi OS windows yang telah terinstall. Awalnya, saya memilih distro keluarga Mandriva, kareni ini distro favorit saya, hehehe…. Saya mencoba membuat live usb dengan bantuan Untebootin yang telah terinstall di PCLOS, hasilnya?? Gagal, mandriva 2010 tidak dapat booting dengan sukses. Selanjutnya saya mencoba distro PCLOS untuk live usb menggunakan unetbootin, hasilnya?? Sama, tidak dapat booting dengan sukses. Akhirnya saya mencoba distro ubuntu 9.10 karmic koala dan sukses terinstall di netbook babeh.

Ubuntu sukses terinstall dengan sempurna di netbook babeh. Semua perangakat terdeteksi dengan baik dan dapat bekerja sebagai mana mestinya. Bluetooth, wifi, card reader hingga printer epson t11 dapat bekerja sama dengan distro ini di netbook AO531h. Graphic card pun terdeteksi dengan baik dan compiz-fusion pun dapat langsung dijalankan. Ketika pertama menggunakan ubuntu 9.10 ini, saya jadi teringat Ubuntu 8.04 yang pernah saya gunakan, bedanya, 9.10 ini memiliki tampilan yang lebih cantik dibanding pendahulunya. Warna artworknya masih didominasi oleh warna coklat dan orange. Berikut screenshot tampilan ubuntu 9.10 yang telah terinstall.

ubuntu

Desktop Ubuntu

Distro ubuntu adalah distro yang mengusung prinsip ‘freedom’ atau kebebasan dan ‘Linux for human being’. Karena prinsip itulah distro ini hanya menyertakan software-software yang bersifat free dan open source. Ubuntu menggunakan kernel linux 2.6.31 serta menggunakan file sistem EXT4 sebagai default file sistem. Ubuntu datang dengan paket-paket software yang digunakan untuk kebutuhan komputasi dasar, antara lain OpenOffice.org 3.1, Firefox 3.5, Gimp 2.6.7, Empathy 2.28, Rhytmbox 0.12.5 dan secara default Ubuntu menggunakan desktop environment Gnome. Karena mengusung prinsip freedom, maka ubuntu tidak menyertakan codec multimedia yang proprietary alias ubuntu secara default belum dapat memutar file multimedia yang menggunakan codec proprietary. Bagi pengguna linux pemula, ini merupakan kendala, namun paket-paket multi media dapat diinstall setelah menkonfigurasi repository dan terhubung dengan internet, bagi yang tidak terhubung dengan internet dapat membeli repository dalam bentuk DVD.


Performa Ubuntu 9.10 ini cukup bagus di netbook yang spesifikasi hardwarenya terbilang minim. Booting dan shutdown ubuntu cukup cepat, lebih cepat dari pendahulunya. Selain itu, ubuntu telah menggunakan nakan filesistem EXT4 sebagai filesistem default. EXT4 diyakini memiliki performa yang lebih cepat dibanding EXT3. Compiz-fusion dapat dijalankan dengan nyaman di netbook AO531h, berikut screenshotnya.

compiz

Expo

fusion

Water Effect

compiz

Cube-Silinder

compiz fusion

Window Switcher

Diatas adalah efek-efek dari 3D desktop compiz-fusion yang bisa bikin bosan dengan tampilan Aero-nya microsoft, hehehehe… Ternyata, netbook lumayan perkasa, mampu menjalankan compiz-fusion, meski gak seenteng menggunakan komputer saya. Setelah saya mengaktifkan aneka macam efek compiz, saya mendownload aneka macam paket software multimedia dan software lain untuk mencukupi kebutuhan komputasi sehari-hari. Software yang saya tambahkan antara lain Audacity, Opera browser, Google chrome, Real player, Mplayer, Audacious, Pidgin dan VLC Player. Setelah software tadi terinstal, Ubuntu telah siap digunakan untuk menemani mengerjakan tugas ataupun bersenang-senang, hahahaha… padahal netbook ini bukan saya yang make, Oh iya, saya juga merubah tampilan standar ubuntu menjadi lebih manis dengan sentuhan theme ala macintosh dan cairo-dock, berikut screenshotnya…

Ubuntu 9.10

My Desktop

Eits, jangan keliru, meski di cairo dock terdapat logo fedora, namun sebenarnya adalah ubuntu 9.10, kok bisa?? Karena saya menggunakan icon theme ala mac yang dibuat untuk fedora, ada juga sie yang buat ubuntu, tapi gak sempurna, coz icon foldernya berubah jadi icon bawaan gnome. Dock-nya saya menggunakan cairo-dock, karena menurut saya paling bagus dan lengkap di banding software dock lain di linux. Sebelumnya, saya pernah mencoba kiba-dock dan AWN, bagus juga sih, tapi masih kalah lengkap dibanding cairo-dock. Oke, sampai disini dulu posting kali ini, semoga bermanfaat.


13 Comments

  1. alamendah December 14, 2009
    • tuxlin December 14, 2009
  2. Gadgetboi December 15, 2009
    • tuxlin December 16, 2009
  3. gadgetboi December 18, 2009
    • tuxlin December 21, 2009
  4. gadgetboi July 16, 2010
    • tuxlin July 20, 2010
  5. denis September 16, 2010
  6. mosses October 15, 2010
    • tuxlin October 29, 2010
  7. ismail March 14, 2011
    • tuxlin March 15, 2011

Add Comment

*