Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet

8 min read

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 1

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog nggak bahas smartphone, tapi giliran laptop! Yoi, Tuxlin bakal sharing sekaligus review laptop andalan Tuxlin sekarang, yakni Apple Macbook Air M1. 😎 Ya, ini memang laptop daily driver yang Tuxlin gunakan disamping Asus ExpertBook P2. Jadi sebelumnya Tuxlin pakai Macbook Air early 2015 yang udah hampir 5 tahun menemani dan terasa banget penurunan performanya. Akhirnya setahun yang lalu, Tuxlin memutuskan untuk membeli Apple Macbook Air M1 untuk menggantikan Macbook Air lama.

Awalnya Tuxlin sempat ragu karena laptop Apple Macbook Air M1 ini menawarkan perbedaan yang signifikan karena pakai Apple Silicon alias prosesor Apple pertama yang berbasis ARM, yakni Apple M1. Baca review yang beredar, performa prosesor besutan Apple ini ternyata kencang abis. Namun yang ada di benak Tuxlin, apa aplikasi Mac lama yang berbasis Intel x86 bakal jalan di laptop Apple Macbook Air M1 ini? πŸ€” Keraguan ini pupus setelah membaca tulisan media lokal yang bercerita mengenai pengalaman menggunakan laptop Apple Macbook Air M1 untuk daily driver. berangkat dari keyakinan tersebut, Tuxlin memutuskan untuk membelinya, penasaran? Simak Apple Macbook Air M1 review oleh Tuxlin Blog kali ini!

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet

Spesifikasi Apple Macbook Air M1

  • Layar Retina Display IPS LCD dengan LED backlight 13,3 inci resolusi 2560 x 1600 piksel, aspek rasio 16:10, Wide color (DCI-P3), 400 nits brightness, True Tone
  • Prosesor Apple M1 octa-core yang terdiri dari quad-core Firestorm 3,2GHz dan quad-core Icestorm 2,06GHz
  • Chipset Apple
  • Grafis Apple M1 7-core GPU 485MHz – 1278MHz
  • Memori RAM 8GB LPDDR4X 4266MHz, onboard
  • Storage Apple SSD AP0256Q NVMe 256GB atau 512GB 
  • Konektifitas WiFi 6 802.11ax Apple AirPort Extreme M1, Bluetooth 5.0, port audio 3,5mm, 2x Port USB Type-C support: Thunderbolt 3.0, USB 3.1 Gen 2, USB 4, Display Port, Power Delivery
  • Magic Keyboard dengan backlight dan Trackpad Force Touch
  • Fitur keamanan sensor sidik jari Touch ID
  • Stereo speaker dengan Dolby Atmos
  • Kamera 720p FaceTime HD
  • Baterai lithium polymer 49,9 Whrs hingga 18 jam penggunaan normal
  • Sistem Operasi Mac OS Big Sur, upgradeable to Mac OS Monterey
  • Dimensi 304.1 x 212.4 x 16.1 mm berat 1,29kg
  • Warna Gold, Silver, dan Space Grey

Anda dapat membeli laptop Apple Macbook Air M1 2020 A2337 dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Paket Penjualan Apple Macbook Air M1

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 2
  • Laptop Apple Macbook Air M1 2020 varian 256GB warna Gold
  • Kepala charger 30W
  • Kabel USB Type-C
  • User Guide
  • Kartu garansi
  • Sticker

Desain Apple Macbook Air M1

Sisi desain memang selalu menjadi ciri khas produk Apple, termasuk laptop Macbook Air M1 ini. Jadi Apple Macbook Air M1 masih mengusung bahasa desain yang sama dengan Macbook Air generasi sebelumnya dengan balutan casing aluminium unibody yang kokoh, minimalis, dan terkesan elegan banget. Meski tampangnya nggak jauh beda dengan generasi sebelumnya, tapi gaya desain Apple Macbook Air M1 ini masih banyak ditiru sama laptop kelas atas lainnya lho.😌 Kebetulan Tuxlin dapat warna Gold. Sebenarnya yang Grey lebih elegan tampangnya, tapi harganya lebih mahal 🀣

Bagian LID cover Apple Macbook Air M1 ini terlihat agak melengkung pada pinggirannya dan terdapat logo Apple dengan finishing krom yang menawan. Beda dengan generasi lawas, logo Apple ini udah nggak nyala lagi kalau laptop dinyalain. 🀭 Pas LID cover dibuka, kita bakal disuguhi desain keyboard yang rapi dan minimalis dipadukan touchpad yang lumayan luas. Sementara di sisi kanan dan kiri keyboard terdapat dua buah speaker grill.

Salah satu kekurangan dari desain laptop Apple Macbook Air M1 menurut Tuxlin adalah layarnya! Disaat banyak produsen laptop berlomba-lomba bikin layar dengan bezel tipis, layar Apple Macbook Air M1 ini malah masih pakai bezel hitam yang terhitung lebar banget, jadi terkesan agak ketinggalan. Ukuran laptop andalan Apple ini ringkas dan ringan, sehingga menunjang mobilitas. Oiya, salah satu kelebihan Apple Macbook Air M1 review kali ini adalah build quality yang sangat solid, kuat, dan durabilitasnya tinggi kayak generasi sebelumnya.

Baca juga:Review Kamera Realme GT Neo 3 dengan Sensor 50MP Sony IMX766 dan OIS

Kekurangan lain dari Apple Macbook Air M1 ini adalah ketersediaan port yang terhitung minim banget. Bayangin aja, laptop ini cuma dibekali dua buah port Thunderbolt 3.0 yang juga berfungsi sebagai USB 3.1 Gen 2, USB 4, Display Port, Power Delivery pada sisi kiri. Sedangkan sisi kanan cuma ada port audio 3,5mm. Bakalan repot kalau mau nancep flashdisk, mouse atau perangkat lain yang masih pakai port USB Type-A. Emang ya, laptop mahal malah nyusahin πŸ˜‚

Solusi dari minimnya port yang tersedia di laptop Apple Macbook Air M1 ini adalah membeli dongle. Paling nggak, siapin dana minimal Rp 300 ribu untuk beli dongle dengan kualitas yang lumayan bagus. Emang ya, laptop mahal malah bikin tambah boros wakakaka… 😝

Software Apple Macbook Air M1

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 10

Nah yang bikin laptop kayak Apple Macbook Air M1 ini berbeda dengan kebanyakan laptop dari brand lain adalah perangkat lunak alias sistem operasinya. Jelas, Apple Macbook Air M1 ini menggunakan sistem operasi Apple MacOS. Sedangkan yang lain pakai sistem operasi Windows. Bagi pembaca yang udah ngikutin blog ini sejak lama, pasti tau kalau Tuxlin Blog seneng banget pakai MacOS dan bahkan sempet pakai Hackintosh wkwkwk… πŸ˜‚

MacOS yang digunakan Apple Macbook Air M1 pas pertama kali Tuxlin nyalakan adalah versi Big Sur. Nggak lama kemudian, dapat upgrade ke MacOS Monterey. Nah sekarang ini sebenarnya udah dapat jatah upgrade ke MacOS Ventura, tapi Tuxlin pending dulu soalnya butuh kuota 13GB-an wkwkwk… Penasaran juga sih sama fitur barunya πŸ€”

Salah satu kelebihan sistem operasi MacOS besutan Apple ini adalah sudah siap kerja sejak pertama kai dinyalakan karena di dalamnya sudah terinstal aplikasi bawaan Apple yang bisa dikatakan semuanya berguna. Aplikasi yang udah terinstal antara lain iMovie, Garage Band, Apple iWork (Pages, Number, Keynote), Safari, Mail, dan banyak lagi. Nggak cuma itu, kelebihan penggunaan prosesor Apple M1 yang berbasis ARM ini memungkinkan laptop Macbook Air M1 ini buat jalanin aplikasi milik iOS dan iPad, kece kan? 😎

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 11

Gimana pengalaman pakai MacOS di laptop Apple Macbook Air M1 ini? Ya sejauh ini memuaskan dan berasa banget lebih responsif ketimbang Macbook Air early 2015 yang Tuxlin pakai sebelumnya hehehe… Apakah ada masalah kompatibilitas aplikasi? Mengingat Apple M1 ini berbasis ARM dan Macbook sebelumnya berbasis Intel x86 πŸ€” Ini canggihnya Apple, dia udah ngembangin semacam emulator untuk menjalankan aplikasi dengan arsitektur x86 di Apple M1 ini, yakni Rosetta2.

Awal-awal pakai laptop Apple Macbook Air M1 ini, sempat beberapa aplikasi lawas nggak mau diinstal dan dijalankan di laptop ini. Setelah Tuxlin cari, ternyata yang namanya Rosetta2 itu musti diinstal dulu biar bisa jalan. Tuxlin instal Rosetta2 pakai terminal dengan perintah:

softwareupdate --install-rosetta

Setelah itu tinggal ikutin aja langkah-langkahnya dan aplikasi lawas berbasis x86 langsung bisa dijalankan. Sejauh ini nggak berasa ada penurunan performa pada aplikasi x86 yang dijalankan di Apple M1 ini. Seiring berjalannya waktu, pengembang mulai migrasi ke arsitektur Apple Silicon, sehingga lebih kompatibel dan performanya kian optimal. Mustinya Microsoft belajar banyak dari Apple untuk ngembangin Windows on ARM 😝

Performa Apple Macbook Air M1

Performa Apple Macbook Air M1

Bagian yang paling menggemparkan dari Apple Macbook Air M1 review kali ini adalah performanya, amat sengat kentjang! 🀯 Sesuai namanya, laptop Apple Macbook Air M1 ini ditenagai oleh chipset atau SoC Apple M1 yang berbasis arsitektur ARM mengusung octa-core yang terdiri dari quad-core Firestorm 3,2Ghz dan quad-core Icestorm 2,06GHz, serta ditandemkan dengan RAM sebesar 8GB LPDDR4x 4266Mhz yang bersifat unified. Ini artinya, RAM nggak bisa di-upgrade ya.

Baca juga:Pengalaman Upgrade Storage SSD di Apple Macbook Air

Kehadiran prosesor Apple M1 ini emang sukses bikin rusuh dunia prosesor gaes! Betapa tidak, Apple M1 yang berbasis ARM ini menawarkan performa tinggi yang mampu bersaing dengan prosesor x86 kelas atas dari Intel maupun AMD. 🀩 Kencang doang emang nggak cukup untuk sebuah prosesor yang dikembangkan untuk laptop. Nah si Apple M1 ini konsumsi dayanya masiih jauh lebii efisien jika dibandingkan dengan prosesor berbasis x86. Soal desain dan optimasi prosesor, Apple ini layak mendapat acungan jempol. πŸ‘πŸΌ

Performa laptop Apple Macbook Air M1 ini untuk penggunaan sehari-hari alah Tuxlin Blog relatif ngebut! Biasanya Tuxlin buka 30an tab di Safari, dengerin musik pakai VLC, WhatsApp for Mac, XnViewMP, dan sebagainya berjalan lancar tanpa kendala. Nggak cuma itu, Tuxlin juga sering batch convert ratusan foto plus nambah Watermark juga berjalan sangat cepat di laptop ini. Paling berasa pas render video full HD pakai iMovie dengan durasi 15 menitan, bisa kelar dalam waktu nggak sampe 10 menit, edyan! Sebelumnya pakai MacBook Air early 2015 bisa sejam lebih. πŸ˜…

Apakah laptop Apple Macbook Air M1 ini bisa buat ngegame? Secara teori sih bisa, soalnya dibekali dengan GPU terintergasi dari Apple GPU 7-core dengan kecepatan maksimal 1278Mhz. Sayangnya sih nggak banyak game yang tersedia native untuk MacOS. Kalau berdasarkan informasi yang Tuxlin baca di beberapa situs review luar, performa Apple GPU yang 7-core ini bisa mendekati GeForce GTX 1650 mobile, kenceng juga? 🧐

Laptop Apple Macbook Air M1 ini cuma dibekali dengan solusi pendinginan pasif alias prosesor Apple M1 cuma dikasih heatsink dan heatpipe doang tanpa adanya kipas. Wah panas dong? Tentu tidak… 😎 Konsumsi daya yang sangat efisien dan ditandemkan teknologi fabrikasi 5nm bikin prosesor ini dingin saat kerja. Bahkan pas Tuxlin lagi render video, suhu cuma anget doang… Suhu berasa agak panas cuma pas jalanin benchmark doang dan itu nggak bikin performa ngedrop atau throttling. Dahsyat emang πŸ‘πŸΌ

Benchmark Apple Macbook Air M1

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 12
Geekbench 5 CPU
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 13
Geekbench 5 Metal
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 14
Geekbench 5 OpenCL
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 15
GFXBench High Level Test
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 16
GFXBench Low Level Test
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 17
Cinebench R23
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 18
3DMark Wild Life Extreme Stress Test
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 19
AmorphousMemoryMark 2.1
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 20
AmorphousDiskMark 3.1
Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 21
BlackMagic Disk Test

Apple Macbook Air M1 Review

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 22

Layar

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 23

Layar bisa dikatakan sebagai salah satu kelebihan utama laptop Apple Macbook Air M1. Sebagai mantan pengguna Macbook Air early 2015, pakai Macbook Air M1 adalah sebuah upgrade yang sangat signifikan. 🀩 Laptop ini dibekali dengan layar Retina Display 13,3 inci dengan panel IPS yang mengusung resolusi 2560 x 1600 piksel dengan aspek rasio 16:10. Nggak cuma itu sob, layarnya juga menawarkan color gamut yang sangat luas di kelasnya, yakni sampai 100% DCI-P3.

Kualitas layar laptop Apple Macbook Air M1 ini bener-bener mantap karena tajam, detail, dan imersif banget buat menikmati konten multimedia. Warna yang dihasilkan juga colorful banget dan akurasinya cukup bagus. Pas dipakai di outdoor pun layar laptop ini masih cukup bisa diandalkan. Udah gitu ada teknologi True Tone yang secara otomatis menyesuaikan suhu layar dengan kondisi cahay sekitar. Keren kan? 🀩

Baca juga:Upgrade ke MacOS 11 Big Sur di Macbook Air Lawas, Kayak Gini Impresinya…

Audio

Laptop Apple Macbook Air M1 ini dibekali dengan dua buah speaker stereo yang terletak di kiri dan kanan keyboard yang tepat menghadap ke atas. Kualitas suara yang dihasilkan emang tergolong bagus menurut Tuxlin dengan karakter yang jernih, detail banget, dan volume suaranya lumayan nyaring. Nggak cuma itu, kualitas suaranya masih bisa lebih bagus lagi dengan dukungan Dolby Atmos 😎

Apakah suara bass-nya terdengar? Wah kalau mau jujur nih, sebenarnya bass lumayan terdengar. Namun mengingat ukuran speakernya kecil, bass yang dihasilkan relatif minim dan nggak mendalam. Ya cuma cukup bikin suara keseluruhan lebih bertenaga. πŸ‘πŸΌ Kalau dibandingin dengan laptop Windows dengan harga yang setara, kualitasnya relatif bersaing menurut kuping kaleng Tuxlin 🀭

Keyboard & Touchpad

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 24

Salah satu perubahan signifikan yang ditawarkan oleh laptop Apple Macbook Air M1 jika dibandingkan dengan generasi sebelumnya adalah keyboardnya! 🀩 Apple memutuskan untuk beralih ke Magic keyboard dari sebelumnya Butterfly keyboard. Salah satu pertimbangan perubahan ini adalah durabilitas. Selama ini udah cukup banyak komplain mengenai durabilitas butterfly keyboard dan gampang kena debuπŸ˜…

Nah kalau Magic keyboard di laptop Apple Macbook Air M1 ini gimana? Sejauh ini sih Tuxlin Blog ngrasa nyaman banget ya ngetik dengan Magic keyboard ini karena ukuran tuts-naya lumayan besar, key travel pas, dan tactile-nya berasa enak banget. Cuma memang suaranya agak sedikit berisik. Ya ini bagi Tuxlin nggak masalah ya. πŸ€”

Bagaimana dengan performa touchpad di Apple Macbook Air M1 review kali ini? Kayak nggak tau aja, touchpad di Macbook ini salah satu yang terbaik lho di kelasnya. Akurasinya mantap, banyak shortcut dan gesture-nya, dan tentunya nyaman. Tuxlin yang nggak biasa pakai touchpad buat kerja, jadi betah kalau pakai touchpad-nya Macbook Air M1 ini. 😝

Konektivitas

Apple Macbook Air M1 Review: Kinerja Kencang, Portabel, dan Baterai Awet 25

Laptop Apple Macbook Air M1 ini udah dibekali dukungan WiFi 6 dan Bluetooth 5.0 untuk koneksi nirkabel. Sedangkan port yang tersedia di laptop tipis andalan Apple ini hanya dua buah Thunderbolt 3.0 dan satu buah port audio 3,5mm. Untungnya, kedua port Thunderbolt 3.0 ini udah support USB 3.1 Gen 2, USB 4, Display Port, dan Power Delivery.

Repotnya punya port minimalis begini adalah ketika Tuxlin mau nyambungin perangkat dengan antarmuka USB type-A atau pasang tiga perangkat USB-C sekaligus, gimana? πŸ€” Solusinya adalah harus beli dongle tambahan, biar port-nya lengkap dan menunjang produktivitas. Memang ya laptpp mahal itu semakin mahal karena musti keluar duit lagi buat aksesoris macam dongle ini πŸ˜…

Fitur Lain

Sebenarnya laptop Apple Macbook Air M1 ini punya banyak fitur unik dan nggak dimiliki oleh laptop Windows seperti jalanin beberapa aplikasi iPhone atau iPad, pakai iMessage, copy-paste file dengan mudah dan cepat di perangkat Apple lain, transfer file pakai AirDrop, pakai iPhone sebagai webcam, dan banyak lagi. Sayangnya, sebagian besar kemampuan ini nggak bisa Tuxlin cobain, soalnya nggak punya iPhone atau iPad sih hehehe… πŸ˜…

Baterai

Daya tahan baterai bisa dikatakan keunggulan dari Apple Macbook Air M1 review kali ini menurut Tuxlin Blog. Pembaca yang butuh laptop yang daya tahan baterainya bisa tahan seharian tanpa ngorbanin performa, Macbook Air M1 ini salah satu kandidat kuatnya. 😎 Jadi laptop tipis andalan Apple ini dibekali dengan baterai berkapasitas 49,9Whrs dan diklaim sanggup bertahan hingga 18 jam penggunaan, benarkah?

Berdasarkan pengalaman Tuxlin Blog pakai Apple Macbook Air M1 selama udah hampir setahun ini, daya tahan baterai laptop ini memang sangat andal. Ya memang nggak persis 18 jam seperti klaim-nya, tetapi setidaknya bisa 12 – 13 jam. Biasanya Tuxlin mulai kerja jam 9 pagi dan kelar pukul 3 sore, baterai Apple Macbook Air M1 ini rata-rata masih 50 – 60%. Bahkan pernah saat itu baterai tinggal 13%, nekat dipakai buat render video full HD dengan durasi 15 menit di iMovie, masih sanggup. Gokil! 🀯

Kesimpulan

Secara umum, Apple Macbook Air M1 ini bisa Tuxlin Blog katakan sebagai laptop idaman untuk orang yang mobilitasnya tinggi. Laptop ini ukurannya ringkas, performanya kenceng banget, daya tahan baterainya bisa kuat seharian, dan sistem operasi MacOS yang andal. Udah gitu, Retina Display yang diusung oleh Apple Macbook Air M1 ini sangat imersif untuk bekerja maupun hiburan. 😎

Kekurangan laptop Apple Macbook Air M1 yang paling mencolok menurut Tuxlin adalah nggak upgradeable, baik RAM atau storage. Selain itu, port yang ada di laptop ini tergolong minimalis, jadi ya musti tambah dongle buat menunjang produktivitas. πŸ˜… Meski demikian, Apple Macbook Air M1 ini masih sangat rekomended banget untuk diangkut diawal tahun 2023 ini. πŸ‘πŸΌ

Kelebihan Apple Macbook Air M1

  • Ukuran ringkas dan ringan
  • Build quality solid dan kuat
  • Performa kenceng banget
  • Daya tahan baterai awet banget
  • Layar berkualitas dengan resolusi tinggi

Kekurangan Apple Macbook Air M1

  • Port minim, musti beli dongle tambahan
  • RAM dan storage nggak bisa di-upgrade

Anda mungklin suka:Realme Book Prime Review: Laptop Kencang untuk Kreator Muda


Artikel Terkait


Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *