Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya!

7 min read

Poco F3 Review

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! – Halo Pembaca! Meski sudah meluncur sejak April 2021 silam, smartphone Poco F3 ini tetep menarik karena performanya yang paling kencang di kelasnya! Bisa dikatakan Poco F3 adalah smartphone termurah yang ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 870 5G di Indonesia saat ini. 😎 Selama ini Poco yang tak lain adalah subbrand dari Xiaomi memang menonjolkan performanya. Dulu Pocophone F1 menyandang gelar smartphone dengan Snapdragon 845 termurah terus disusul Poco F2 Pro sebagai smartphone bertenaga Snapdragon 865 5G termurah! Nah hal inilah yang mendorong Tuxlin Blog untuk melakukan Poco F3 review biar nggak penasaran ehehehe…

Nggak cuma performanya yang kencang, Xiaomi juga mempersenjatai Poco F3 ini dengan spesifikasi dan firur yang ‘pantas’ untuk sebuah smartphone dengan harga 5 jutaan. Ini kelihatan di sektor layar, Poco F3 ini cukup menonjol dengan E4 AMOLED 120Hz yang mampu menghasilkan pengalaman visual yang mantap. Belum lagi fitur speaker stereo, NFC, Audio Zoom, dan banyak lagi… Eh tapi sektor kamera kayaknya jadi bagian yang kena sunat hehehe… Soalnya masih pakai resolusi 48MP dengan sensor lawas Sony IMX582. Kebetulan istri saat itu udah bosen pakai Poco F2 Pro, jadi bisa ikutan nyobain Poco F3 ini, siapa tau cocok dan pengen upgrade. 😅 Penasaran kan? Simak Poco F3 review oleh Tuxlin Blog kali ini!

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya!

Spesifikasi Poco F3

  • Sistem Operasi Android 11 dengan antarmuka MIUI 12 for Poco
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 870 SM8250-AC dengan prosesor octa-core 64-bit yang terdiri dari single-core Kryo 585 Gold 3,2GHz, triple-core Kryo 585 Gold 2,42GHz, dan quad-core Kryo 585 Silver 1,8GHz
  • Grafis Adreno 650
  • Triple kamera 48 megapiksel, sensor Sony IMX582 1/2 inci 0.8um piksel, lensa 26mm aperture f/1.8, phase-detection autofokus dengan dilengkapi dual LED flash + 8 megapiksel sensor BSI CMOS 1/4 inci lensa 13mm ultra wide-angle aperture f/2.2 + 5 megapiksel, sensor 1/5 inci 1.12um piksel dengan lensa 50mm f/2.4 (macro)
  • Kamera depan 20 megapiksel, sensor BSI 1/3.4 inci 0.8um piksel, lensa aperture f/2.5, fixed focus, Slo-Selfie
  • Layar sentuh punch hole DotDisplay 6,67 inci 2.5D, aspek rasio 20:9 dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2400 pixels, kerapatan 395 ppi (pixel per inch), 1300 nits (peak), HDR10, 120Hz refresh rate, 360Hz touch sampling rate, 16 juta warna, panel AMOLED, Corning Gorilla Glass 5
  • Memori RAM 6GB atau 8GB LPDDR4X, ROM 128GB atau 256GB UFS 3.1, dilengkapi slot microSD max 512GB (hybrid slot)
  • WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, GPS, Dual SIM, IR blaster, fingerprint sensor (side mounted), face unlock, NFC
  • Stereo speaker dengan Hi-Res Audio. Dolby Atmos
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE / 5G
  • Dimensi 163.7 x 76.4 x 7.8 mm dengan berat 196 gram
  • Baterai 4520mAh non-removable, Fast Charging 33W
  • Warna Arctic White, Night Black, dan Deep Ocean Blue

Anda dapat membeli Poco F3 dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Paket Penjualan Poco F3

Paket Penjualan Poco F3
  • Handset Poco F3 warna 6GB/128GB Night Black
  • Kepala charger 33W
  • Kabel USB Type-C
  • Adapter 3,5mm to USB Type-C
  • SIM card ejector
  • Softcase
  • Manual
  • Kartu garansi

Desain Poco F3

Desain Poco F3

Sektor desain, Poco F3 ini telah mengalami perubahan yang signifikan. Tuxlin Blog udah nggak ketemu lagi sama kamera depan dengan mekanisme slide-up atau bodi yang tebal, serta berat. Poco F3 datang dengan desain layar punch hole atau lubang pada sudut kiri atas untuk menempatkan kamera depan. Nggak cuma itu, bodi Poco F3 juga terkesan lebih tipis dan ringan kalau dibandingkan pendahulunya. 🤔

Casing belakang pada Poco F3 review kali ini menggunakan material kaca antogores Gorilla Glass dipadukan dengan finishing glossy yang mewah. Awalnya Tuxlin pesen Poco F3 varian warna Deep Ocean Blue, eh beberapa jam kemudian seller bilang kalau warna itu habis. Ya sudah, beralih ke warna Night Black yang ternyata lumayan elegan, meski susah dipotret hehehe… 😅 Sisi kanan dan kiri casing belakangnya ini agak melengkung gitu, jadi nyaman digenggam.

Kelemahan casing belakang glossy di Poco F3 ini adalah gampang meninggalkan jejak sidik jari, sehingga gampang kusam atau dekil. Apalagi kalau kalian abis makan gorengan langsung cemek-cemek hape ini, wah auto buluk tuh hape hehehe… Housing kamera belakangnya mengusung gaya ala Xiaomi Mi 11 dengan dua lensa berukuran besar yang tampak menonjol. Sementara frame Poco F3 ini menggunakan material plastik atau polikarbonat yang cukup solid. Yang Tuxlin suka dari Poco F3 adalah bobotnya yang cukup ringan dan tipis, sehingga enak masuk saku.

Baca juga:Xiaomi Mi 10T Pro Review di Tahun 2021, Masih Layak Pilih?

Pada Poco F3 review kali ini pada sisi depan terdapat layar sentuh punch hole dengan ukuran 6,67 inci dengan bezel yang cukup tipis dan kamera depan terletak di sudut kiri atas pada DotDisplay atau punch hole. Sementara pada sisi belakang ponsel ini terdapat triple camera, LED flash, microphone, dan logo Poco yang terletak di sudut kiri bawah.

Poco F3 dilengkapi tombol power yang terintegrasi dengan fingerprint sensor dan volume rocker pada sisi kanan. Bagian atas Poco F3 terdapat speaker grill, microphone, dan infrared blaster. Sedangkan pada sisi bawahnya terdapat port USB Type-C, tray SIM card, speaker grill, dan microphone.

Video Unboxing Poco F3

Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini (Klik)

Antarmuka & Fitur Poco F3

Antarmuka & Fitur Poco F3

Banyak yang menilai kalau sisi perangkat lunak menjadi kelemahan utama dari Poco F3 review kali ini. Katanya banyak bug, gacha, dan sebagainya… Apakah benar? Kalau menurut Tuxlin Blog sih nggak sepenuhnya benar. Poco F3 menggunakan sistem operasi Android 11 dengan antarmuka MIUI 12 dan kemudian dapat upgrade ke MIUI 12.5. Seharusnya sih smartphone 5G paling kencang di kelasnya ini juga bakal dapat upgrade ke Android 12. 🤔

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 7

Tampang MIUI 12.5 di Poco F3 ini memang agak berbeda dari smartphone Xiaomi atau Redmi karena secara default dilengkapi dengan App drawer. Salah satu kelebihan MIUI dari dulu adalah opsi kostumisasinya luas banget. Kita bisa ganti hampir semua elemen visual yang ada, jadi kalian nggak bakalan gampang bosen dengan antarmukanya.

Baca juga:Poco M3 Pro 5G Review, Smartphone 5G Terjangkau Bertenaga Dimensity 700

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 8

MIUI juga terkenal sarat akan fitur. Begitu juga di Poco F3 ini, fiturnya banyak banget cuy! Beberapa fitur unggulannya antara lain adalah Mi Remote, Floating Window, Child Mode, Do Not Disturb, Security, one handed mode, barcode scanner, Document scanner, Mi Share, NFC, Always On Display, Enterprise mode, Lite mode, Quick Ball menu, Mi Mover, Reading Mode, Quick replies, Video Toolbox, Android 10 screen gesture, Ultra Battery Saver, App Lock, dark mode, dual apps, Second space, Game speed booster, Blocklist, App Vault, Digital Wellbeing & parental control, dan banyak lagi.

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 9

Aplikasi bawaan di Poco F3 lumayan banyak, antara lain Google Apps, aplikasi proprietary Xiaomi, GetApps, Amazon Shopping, Facebook, iQiyi, LinkedIn, NovelToon, Lazada, PUBG Mobile Gift Box, Snack Video, Netflix, WPS Office, TikTok, dan Booking.com. Tak cukup haya itu, bloatware di Poco F3 ini masih ditambah game seperti Bubble Shooter With Friends, Block Puzzle Guardian, Dust Settle, Jewels Blast, dan Tile Fun. Sebagian besar aplikasi bloatware ini bisa dihapus kok biar biikin memori internal jadi lebih legaaaa… 😁

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 10

Secara umum, Tuxlin Blog nggak ada komplain dengan performa atau fitur yang diusung oleh MIUI 12.5 yang digunakan pada Poco F3 review kali ini. Nggak ada gacha atau bug yang mengganggu produktivitas Tuxlin Blog selama kurang lebih tiga minggu pakai. Satu-satunya komplain cuma iklan! Yoi, di beberapa aplikasi bawaan masih suka muncuk iklan tanpa permisi. 🤦‍♂️ Ada sih cara menghapus iklan di MIUI melalui cara yang bisa kalian ikuti di sini.

Performa Poco F3

Performa Poco F3

Jamaah Antutuiyah alias kaum penyembah skor AnTuTu mana suaranya? 🤣 Keunggulan utama yang ditawarkan Poco F3 review kali ini adalah performanya, nggak heran kalau skor benchmark yang dihasilkan nggak jauh berbeda sama smartphone flagship sungguhan 😎👍 Jadi kalau kalian memang menginginkan performa dahsyat dengan harga yang nggak bikin melarat ya Poco F3 ini salah satu kandidat kuatnya.

Smartphone Poco F3 ini ditenagai chipset kelas flagship Qualcomm Snapdragon 870 SM8250-AC yang mengusung prosesor octa-core yang terdiri dari single-core Kryo 585 Gold 3,2GHz, triple-core Kryo 585 Gold 2,42GHz, dan quad-core Kryo 585 Silver 1,8GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 6GB atau 8GB LPDDR4x, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 650. Biar makin ngebut dan responsif, Poco F3 ini dipasangkan dengan storage UFS 3.1.

Berbekal spesifikasi ala mobil sport yang ngebut, seharusnya nggak ada masalah untuk penggunaan sehari-hari. Selama mengulas Poco F3 dan menggunakannya sebagai 2nd dailu driver, Tuxlin Blog puas banget! Buka tutup aplikasi, pindah menu, dan multitasking berasa was-wus… Bahkan pas edit video pakai CapCut dan InShot, proses rendering pakai Poco F3 ngebut banget kayak motornya Bang Toprak di WSBK! 🤣

Buat kalian yang suka main game, Poco F3 ini sanggup memainkan semua game Android dengan lancar jaya! MUlai Mobile Legends: Bang Bang, Call of Duty Mobile, PUBG Mobile atau Asphalt 9: Legends enak banget dimainin di hape ini, Bahkan pas mainin game berat Genshin Impact seting highest, Poco F3 masih powerful dan lancar.

Baca juga:Asus ExpertBook P2 P2451FB Review Setelah 6 Bulan Pakai, Ternyata Begini…

Selama Poco F3 review, Tuxlin rasa panas nggak jadi soal. Kalau main game agak lama memang bodinya berasa hangat dan bikin tangan berkeringat, alhasil permukaan ponsel jadi licin banget. Tuxlin saranin pakai softcase atau hardcase kalau main game dalam waktu lama. Tampaknya sih solusi pendinginan LiquidCool 1.0 Plus yang diusung Poco F3 cukup mampu menjinakkan panasnya Snapdragon 870 5G. Oiya, ini hasil benchmark Poco F3 oleh Tuxlin Blog!

Device Info HW

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 11

Benchmark AnTuTu v9

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 12

Benchmark Geekbench 5

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 13

Benchmark PCMark

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 14

Benchmark 3DMark

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 15

Benchmark Basemark OS II

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 16

Benchmark Androbench

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 17

Sensorbox for Android & Multitouch Tester

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 18

Poco F3 Review

co F3 Review

Layar

Salah satu keunggulan dari Poco F3 review menurut Tuxlin Blog adalah sektor layarnya. Meski bukan smartphone yang flagship banget, Xiaomi nggak pelit buat ngasih layar dengan teknologi baru, yakni E4 Dynamic AMOLED! 😎👍 Warna yang dihasilkan layar Poco F3 ini beneran manjain mata, apalagi buat nonton film atau main game… Cakep! Warnanya gonjreng, tajam, dan respon touchscreen juga gegas banget karena touch sampling rate diklaim sampai 360Hz!

Refresh rate layar Poco F3 ini bisa digenjot sampai 120Hz, sehingga hisa menampilkan animasi game yang mulus saat frame rate cepat atau pas scrolling timeline mantan… *eh 🤣 Kalau dipakai di luar ruangan dengan kondisi cahaya matahari yang cerah banget, layar Poco F3 masih sangat bisa diandalkan banget karena brightness yang dihasilkan memang di atas rata-rata menurut pengamatan Tuxlin.

Audio

Hal yang Tuxlin suka saat Poco F3 review adalah speaker stereo-nya, nyaring dan lumayan bertenaga. Karakter suaranya memang masih didominasi dengan mid yang kuat dan high yang renyah. Eh tapi percayalah, suara bass-nya masih lumayan terdengar lho. Udah gitu speaker stereo-nya ini balance dan terasa efesk stereo kanan – kiri, nggak beda sebelah kayak Pocophone F1 yang pernah Tuxlin bahas dulu.👍

Kalau pengen menikmati musik lebih intim ya pakai headset IEM yang disambungin dulu pakai adapter USB Type-C to jack audio 3,5mm yang ada dalam paket pembelian Poco F3. Tuxlin pakai headset Philips TX2 dan Senfer DT6 Pro, suara yang keluar mantap dengan bass yang kuat, berdimensi, dan treble juga renyah. Kalau pengen lebih yahud lagi, tinggal nyalain Dolby Atmos-nya… 😎👍

Baca juga:Xiaomi Redmi Note 10 Pro Review, Fitur Premium dengan Harga Bersaing

Memori

Poco F3 Review, Smartphone 5G Paling Kencang di Kelasnya! 19

Pada Poco F3 review kali ini memori internal atau ROM yang tersisa saat partama kali dihidupkan adalah 107,97GB. Sedangkan free RAM ponsel besutan vendor asal Tiongkok ini rata-rata 2,5 – 2,6GB. Smartphone paling kencang di kelasnya ini mendukung USB OTG melalui port USB Type-C, tetapi nggak dikasih slot microSD, jadi bisa ekspansi memori eksternal.

Baterai

Kapasitas baterai pada Poco F3 review kali ini lebih kecil dari pendahulunya, Poco F2 Pro, yakni cuma 4520mAh. Berdasarkan pengalaman penggunaan harian Tuxlin yang lebih intensif sosial media dan non gaming, Poco F3 ini masih bisa kok tahan seharian penuh. Rata-rata jam 7 malem udah sisa belasan persen dengan SoT 6 – 7 jam dengan refresh rate layar 60Hz.

Hal yang Tuxlin agak heran itu ketika refresh rate layar Poco F3 ini diset ke 120Hz, perbedaan konsumsi daya baterainya lumayan terasa. 🤔 Dengan pola penggunaan sama, baterai Poco F3 cuma tahan sampai sore saja. Kadang jam 5 sore udah tinggal 5% saja. Untungnya sih Poco F3 dibekali fast charge 33W yang bisa ngisi penuh dalam waktu 1 jam aja.

Lain-Lain

Fitur konektivitas yang dimiliki oleh Poco F3 ini berjalan dengan lancar tanpa kendala gaes. Lock GPS ngebut dan akurat, nggak ada masalah berarti sejauh pemakaian Tuxlin. Sensor sidik jarinya yang berada di samping ponsel dan terintegrasi dengan tombol power. Performa fingerprint-nya lumayan sensitif dan bisa diandalkan. Oiya hape ini juga udah ada NFC-nya, cocok buat kamu yang sering transaksi digital, cahsless atau top up e-money.

Kesimpulan

Secara umum, Poco F3 ini adalah salah satu smartphone 5G paling kencang dan powerful di kelas 5 jutaan saat artikel ini ditulis. Nggak cuma mengandalkan performa, Poco F3 ini juga didukung fitur yang lengkap, layar yang superior, dan kamera yang bisa diandalkan, meski bukan yang terbaik di kelasnya.

Review kamera Poco F3 baca di sini: Review Kamera Poco F3 Berkekuatan 48MP dengan Sensor Sony IMX582

Kelebihan Poco F3

  • Layar E4 AMOLED 120Hz-nya paling mantap
  • Performa paling kencang di kelasnya
  • Harganya kompetitif banget
  • Speaker stereo nyaring dan bertenaga

Kekurangan Poco F3

  • Iklan di MIUI kadang mengganggu
  • Nggak ada port audio 3,5mm
  • Nggak ada slot microSD

Anda mungkin suka:Oppo Reno 5 Review: Paket Komplet dalam Bodi Tipis dan Ringkas


Artikel Terkait


Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *