Review Apple Macbook Air MMGF2 128GB

Review Apple Macbook Air MMGF2 – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog bahas review Apple Macbook Air MMGF2 128GB yang menjadi workhorse sejak Agustus 2016 lalu. Pembaca pasti heran, kok review laptop? Kalau pembaca Tuxlin Blog generasi lawas sih nggak bakal heran, lha beberapa tahun lalu seringnya review laptop kok hahahaha… Nah baru kali ini Tuxlin Blog berkesempatan review laptop lagi!

Yap, Agustus lalu Tuxlin memang berburu laptop baru karena Dell Vostro 5470 yang selama ini jadi andalan rusak keyboardnya. Sudah muter-muter toko komputer area Solo, nggak ada yang jual… Atau pembaca ada informasi yang jual keyboard Dell Vostro 5470? Akhirnya Tuxlin mengambil keputusan untuk membeli laptop baru untuk kerja sehari-hari, yakni Apple Macbook Air MMGF2 yang dibandrol dengan harga 13 juta-an, penasaran? Simak review Apple Macbook Air MMGF2 oleh Tuxlin Blog kali ini!

Review Apple Macbook Air MMGF2

Spesifikasi Apple Macbook Air MMGF2

  • Layar TN LCD dengan LED backlight 13,3 inci resolusi 1440 x 900 piksel
  • Prosesor Intel Core i5-5250U dual-core 1,6GHz TurboBoost 2,7GHz
  • Chipset Intel
  • Grafis Intel HD Graphics 6000
  • Memori RAM 8GB LPDDR3 1600MHz
  • Storage SSD 128GB  PCIe
  • Konektifitas WiFi, Bluetooth, 2x Port USB 3.0, Port Thunderbolt, SDXC card reader, Magsafe 2 power port, stereo speaker
  • Kamera 720p FaceTime HD
  • Baterai 54 Whrs lithium polymer dengan daya tahan hingga 12 jam
  • Sistem Operasi Mac OS X El Capitan
  • Dimensi 32.5 x 22.7 x 0.3-1.7 cm berat 1,35kg
  • Warna Silver

Anda dapat membeli atau sekadar cek harga laptop Apple Macbook Air 2016 MMGF2 di Sini (Klik) atau di Sini (Klik)

Paket Pembelian Apple Macbook Air MMGF2

Paket Pembelian Apple Macbook Air MMGF2

  • Laptop Apple Macbook Air MMGF2
  • Apple MagSafe 2 power adaptor
  • AC wall plug
  • Kabel power
  • User guide
  • Apple sticker

Baca juga:Akhirnya, Triple Boot Linux, Windows dan Mac (Hackintosh)!

Desain Apple Macbook Air MMGF2

Desain Apple Macbook Air MMGF2

Desain merupakan salah satu kelebihan pada review Apple Macbook Air MMGF2 kali ini Sob! Bukan rahasia lagi bahwa klan Macbook Air adalah pencetus lahirnya ultrabook. Laptop ini hadir dengan desain elegan dan minimalis khas Apple yang dipadukan dengan dimensi yang tipis dan ringan.

Apple Macbook Air MMGF2 ini dibalut dengan casing aluminium berwarna silver yang kokoh dan agak tebal pada bagian belakang dan menipis pada bagian depan 🙂 Jadi, bagian depan adalah sisi paling tipis dari laptop ini Sob.

Tuxlin Blog memang nyari laptop yang tipis dan ringan, sehingga bisa dibawa kemana-mana tanpa repot. Dell Vostro 5470 yang Tuxlin Blog pakai juga tipis dan ringan, makanya saya nyari pengganti yang memiliki karakter yang sama.

Baca juga:Akhirnya, Triple Boot Linux, Windows dan Mac (Hackintosh) Part II

Nah ketemulah dengan Macbook Air MMGF2 ini! Awalnya sih mau ambil ultrabook yang berbasis Windows saja karena dipastikan dapat spesifikasi yang lebih tinggi. Namun, akhirnya saya batal kan, mengapa? Nanti Tuxlin jelasin deh 😆 Berikut tampamng lebih detail dari Apple Macbook Air MMGF2. (klik untuk memperbesar gambar).

Pada review Apple Macbook Air MMGF2 kali ini, sisi depan atau bagian lid cover mungkin menjadi salah satu ciri khas produk besutan perusahaan yang bermarkas di Cupertino ini, mengapa? Soalnya ada logo apel kroak Apple berukuran besar yang menyala ketika laptop digunakan. Logo inilah yang biasanya jadi gaya-gayaan, jadi lambang prestis, dan sebagainya… 😆

Tuxlin Blog sih bodo amat, logo ketutup sama cover proteksi, jadi nggak terlihat lagi itu gambar buah apel yang menyala 😛 😆 Bagi sebagian orang, logo itu mampu meningkatkan gengsi coy… Tuxlin Blog sih nggak ngaruh, makanya mending ditutupin aja 😎

Apakah lampu backlight pada logo Apple itu bisa dimatikan? Kagak bisa, berdasarkan informasi yang Tuxlin Blog himpun, backlight tersebut bersumber dari backlight layar. Jadi, selama layar nyala, logo Apple juga nyala… 🙂 Tenang aja, nyala logo itu nggak ngabisin baterai kok 😀

Pada sisi kiri laptop tipis besutan Apple ini terdapat port MagSafe 2 untuk charging, port USB 3.0, port audio 3,5mm, dan dual mic. Sedangkan sisi kanan terdapat port Thunderbolt 2, port USB 3.0, dan SD card reader. Selama hampir tiga bulan pakai Apple Macbook Air MMGF2, sekalipun nggak pernah manfaatin port Thunderbolt 😆 Soalnya nggak punya device yang pake port itu sih 😀

Nah kalau mau nyambungin Macbook Air MMGF2 ini ke proyektor gimana Sob? Kita musti beli adapter dulu yang nantinya dicolokin ke port Thunderbolt. Yah agak ribet sih, tapi nggak seribet Macbook Pro yang baru aja dirilis, port USB-nya ilang semua 😆 Jadi kalau mau nyambungin iPhone aja musti pakai adapter hahahaha…

Laptop Apple Macbook Air MMGF2 ini mengusung desain unibody yang mana kita nggak bisa melepas baterainya. Bahkan, kita nggak bisa upgrade RAM-nya. Yah dalam rangka mengejar desain tipis, kadang memang harus ada yang dikorbankan… Asal nggak korban hati aja nggap papa, ngoahhahahaha… 😆

Baca juga:Review Asus Zenfone 3 ZE520KL: A Luxurious Taste

Software Apple Macbook Air MMGF2

Software Apple Macbook Air MMGF2

Software atau perangkat lunak merupakan salah satu kekuatan dari review Apple Macbook Air MMGF2 dan juga produk Apple lainnya, mengapa? Sistem operasi yang digunakan adalah Mac OS X yang dikembangkan oleh Apple. Sejauh ini memang perangkat lunak Apple optimasinya bagus, sehingga potensi yang dimiliki oleh hardware bisa maksimal.

Macbook Air MMGF2 ini sudah menggunakan Mac OS X El Capitan saat pertama kali dihidupkan. Sebenarnya sudah ada upgrade ke OS X Sierra, tapi Tuxlin rasa masih cukup nyaman di El Capitan. Hehehehe… Alasan sebenarnya sih lagi miskin kuota, upgrade butuh download minimal 4,7GB 😆

Mac OS X

Saat menggunakan Mac OS X El Capitan pada review Apple Macbook Air MMGF2, Tuxlin Blog merasa seperti pulang kerumah… Lha emang sebelumnya pernah pakai? 😆 Jangan salah Sob, Tuxlin udah tiga tahun lebih pakai Mac OS X Leopard dan Snow Leopard saat menggunakan distro Hackintosh di Acer Aspire One 531H alias Si Merah yang sekarang udah pensiun 🙁

Semenjak pindah ke Dell Vostro 5470, Tuxlin berpisah dengan Mac OS X dan migrasi ke Netrunner Fontier Linux dan kemudian berlabuh ke pelukanmu Elementary OS. Jadilah Elementary OS menjadi OS untuk bekerja sehari-hari. Selama pakai Elementary, Tuxlin sebenarnya rindu dengan Mac OS X *ceilehhh lebay banget 😆

itunes

Meski sudah tiga tahun pakai Mac OS X, begitu pegang Macbook Air MMGF2 dengan OSX El Capitan, rasanya agak gimana gitu, hahahaha… Maklumlah, dulu pakai OS X jadul sekarang pakai OS X yang baru yang banyak berubah dari segi tampilan dan fiturnya. Satu hal yang saya suka dari OS X itu adalah ready to use sejak awal dihidupkan.

Aplikasi bawaan Mac OS X itu lengkap dan nggak sembarangan lho kualitasnya, ada Apple iWork (Pages, Numbers, Keynote), GarageBand, Mail, iTunes, TextEdit (ini andalan saya 😀 ), Messages, iMovie, Preview, FaceTime, dan banyak lagi. Tuxlin Blog sendiri cuma nambah beberapa aplikasi saja untuk kenyamanan, seperti Microsoft Office, Chrome, Thunderbird, MPlayerX, Paragon NTFS, Spotify, dan sebagainya.

launchpad

Tampilan antarmuka Mac OS X El Capitan ini cukup cantik dan secara garis besar memang nggak ada perubahan yang signifikan jika dibandingkan versi terdahulu. Tampilan desktop Mac OS X dihiasi dua eleman utama, yakni Menu bar pada bagian atas dan Dock pada bagian bawah.

Kita bisa menaruh shortcut aplikasi yang sering kita pakai di Dock ini Sob, sehingga bisa gerak cepat kalau mau mengaksesnya. Sedangkan aplikasi yang terinstal di Mac dapat diakses melalui Launchpad.

terminal

Secara umum, Mac OS X El Capitan yang diusung oleh Apple Macbook Air MMGF2 ini menawarkan tampilan yang cantik, animasi yang smooth, pengoperasian yang simpel dan user friendly, serta nyaman digunakan. Yah bagi pengguna yang baru saja migrasi dari Windows, pasti harus belajar dan adaptasi dulu. Akan tetapi setelah terbiasa, bakal sulit pindah kelain hati deh hahahahaha… 😀 Lanjut ke halaman berikutnya ya Sob 🙂

Baca juga:Review Xiaomi Redmi 3S: Hampir Sempurna


26 Comments

  1. Mas Slara November 2, 2016
    • Tuxlin November 2, 2016
  2. moch fadhil November 2, 2016
  3. Ranny November 4, 2016
    • Tuxlin November 4, 2016
  4. fauzan November 4, 2016
  5. Deddy Huang November 7, 2016
    • Tuxlin November 7, 2016
  6. Budi Santoso November 10, 2016
    • Tuxlin November 10, 2016
  7. f.nugroho November 14, 2016
    • Tuxlin November 14, 2016
  8. ryan November 14, 2016
  9. han November 17, 2016
    • Tuxlin November 18, 2016
  10. Prima Hapsari December 2, 2016
    • Tuxlin December 2, 2016
  11. Raka Wijaya December 27, 2016
    • Tuxlin December 27, 2016
  12. Rhonda February 1, 2017
    • Tuxlin February 1, 2017
  13. stephen February 12, 2017
    • Tuxlin February 12, 2017
  14. jai February 27, 2017
    • Tuxlin February 27, 2017

Add Comment

*