Review Asus X555QG BX101D, Bertenaga AMD APU Bristol Ridge

16

Review Asus X555QG BX101D, Bertenaga AMD APU Bristol Ridge – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog membahas review Asus X555QG BX101D yang merupakan sebuah laptop gaming entry-level. Laptop ini mengandalkan dukungan prosesor AMD APU (Accelerated Processing Unit) A10-9600P yang merupakan APU generasi ketujuh dengan nama sandi Bristol Ridge.

Tuxlin Blog sudah agak lama dan jarang bahas laptop, padahal dulu era tahun 2009 – 2013 sering banget bahas laptop hehehehe… Akan tetapi kalau ada kesempatan, Tuxlin dengan senang hati membahasnya kok. Back to topik, harga laptop Asus X555QG BX101D ini di pasaran saat artikel ini ditulis adalah Rp 6.899.000. Pasti udah pada penasaran kan? Langsung saja cekidot review Asus X555QG BX101D oleh Tuxlin Blog kali ini!

Asus X555QG BX101D

Spesifikasi Asus X555QG BX101D

  • Layar TFT LCD dengan LED backlight 15,6 inci resolusi 1366 x 768 piksel
  • Prosesor AMD A10-9600P quad-core dengan kecepatan 2,4GHz Turbo maksimal 3,3GHz
  • Chipset AMD
  • Grafis AMD Radeon R5 + AMD Radeon R8 M435DX VRAM 2GB
  • Memori RAM 4GB DDR4-1866MHz onboard, upgradeable
  • Storage hard disk 1TB 5400rpm
  • Konektivitas WiFi, Port USB 3.0, port USB 2.0, VGA port, Port HDMI, DVD-RW, card reader
  • Asus SonicMaster audio
  • Kamera depan tersedia
  • Baterai 2 Cell 37Whrs
  • Sistem Operasi DOS
  • Dimensi 38.2 x 25.6 x 2.58 cm dengan berat 2,2 kg
  • Warna hitam

Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Asus X555QG BX101D di Sini (Klik)

Paket Penjualan Asus X555QG BX101D

Paket Penjualan Asus X555QG BX101D

  • Asus X555QG BX101D warna hitam
  • Charger
  • Kabel power
  • CD driver
  • Buku manual
  • Kartu garansi

Baca juga:Ulasan Asus X452EA-VX086D dengan AMD APU E2-3800 Quad Core

Desain Asus X555QG BX101D

Desain Asus X555QG BX101D

Penampilan atau desain pada review Asus X555QG BX101D kali ini cukup menarik menurut Tuxlin Blog. Laptop ini hadir dengan ukuran yang agak besar dan tebal, ini bisa dimaklumi karena layarnya berukuran 15,6 inci. Laptop ini dibalut dengan casing berwarna hitam yang cukup elegan dengan bagian dalam berwarna silver.

Buat yang biasa pakai laptop Asus, kayaknya nggak asing lagi dengan gaya desain X555QG BX101D ini. Bagian lid cover, Asus X555QG BX101D ini mengusung tekstur membulat ala Zenbook. Selain meningkatkan grip, tekstur tersebut membuat penampilan makin terkesan mahal. Nggak malu-maluin coy! 😀

Sayangnya, material casing yang digunakan oleh notebook gaming murah Asus X555QG BX101D ini berbahan plastik. Meski cuma plastik, tapi sebenarnya udah lumayan solid kok menurut Tuxlin 🙂 Penasaran? Cekidot foto Asus X555QG BX101D dari pelbagai sudut 🙂

Baca juga:Review Kamera Xiaomi Redmi Note 4: Usung Sensor Samsung

Sisi depan laptop Asus X555QG BX101D ini tidak ada port apapun, cuma ada dua buah lubang speaker yang mengarah ke bawah. Sisi kiri laptop ini terdapat port power, port LAN, port VGA, port HDMI, dua buah port USB 3.0, dan port kenshington lock. Sedangkan sisi kanan Asus X555QG BX101D terdapat DVD-RW drive, port USB 2.0, combo audio jack, dan card reader.

Sejak kemarin banyak yang nanya soal baterai, Tuxlin Blog perjelas yah… baterai laptop ini non-removable alias nggak bisa dilepas 🙂 Secara umum, desain laptop ini cukup elegan dan build qualitynya solid, meski menggunakan material plastik. Ukurannya yang agak besar dan tebal ini bisa dimaklumi, mengingat kelas 15,6 inci 😎

Software Asus X555QG BX101D

Software Asus X555QG BX101D

Sisi software atau perangkat lunak sebenarnya nggak ada yang bisa dibahas di review Asus X555QG BX101D kali ini. Secara default, laptop ini tidak dilengkapi OS pre-installed alias DOS. Lho kan DOS sistem operasi juga? Iya sih, tapi situ mau pakai DOS era sekarang ini? Facebukan di DOS? 😛

Kebetulan unit review yang Tuxlin Blog terima sudah terinstal OS Windows 10 x64 di dalamnya, jadi nggak perlu repot-repot instalasi. OS Windows 10 berjalan lancar tanpa masalah di Asus X555QG BX101D ini. 🙂

Baca juga:Review Kamera Asus Zenfone 3 Max ZC553KL 16 Megapiksel

Keyboard & Touchpad Asus X555QG BX101D

Keyboard & Touchpad Asus X555QG BX101D

Laptop Asus X555QG BX101D ini telah dilengkapi dengan keyboard berdesain chiclet. Desain seperti ini selain terlihat kekinian, juga enak buat ngetik Sob. Bisa mengurangi typo 😆 Btw keyboard notebook Asus X555QG BX101D ini terbilang empuk dan nyaman digunakan. Tuxlin Blog menjajalnya mengetik satu halaman di Wordpad, rasanya enak.

Oiya, sama seperti rata-rata laptop 15,6 inci, keyboard laptop Asus X555QG BX101D ini juga dilengkapi numpad lho. Touchpad laptop ini luas dan sensitif, enak digunakan buat geser-geser kursor 😀 Lalu kayak gimana sih performa laptop Asus X555QG BX101D? Langsung cek halaman kedua yak 😀

Baca juga:Asus Zenfone 2 Laser ZE601KL Diobral, Ini Harga Barunya

Performa Asus X555QG BX101D

Performa Asus X555QG BX101D

Performa mungkin bukan keunggulan utama review Asus X555QG BX101D kali ini. Yah bisa dimaklumi lah, soalnya laptop ini kan menyasar segmen entry-level, tentu performanya berada di kelas itu. Nggak mungkin harga murah, performa emejing wkwkwkw… 😆 Seperti yang sudah Tuxlin Blog singgung di atas, Asus X555QG BX101D ini mengandalkan dukungan prosesor AMD APU generasi ketujuh yang sering disebut dengan Bristol Ridge, yakni A10-9600P.

Prosesor ini diproduksi menggunakan teknologi manufaktur 28 nanometer dan mengusung quad-core “Excavator” yang berlari dengan kecepatan 2,4GHz dengan Turbo maksimal 3,3GHz. Menurut beberapa situs terkemuka, prosesor AMD A10-9600P ini menawarkan kelas performa yang sama dengan Intel Core i3 generasi Broadwell.

Sebagai fans AMD sejak jaman generasi Duron dan Athlon, Tuxlin Blog nggak suka prosesor AMD generasi Bulldozer ke atas, performanya kurang oke… Desain modul yang nyleneh sempat mendapat protes, terutama soal jumlah core wkwkwk… AMD A10-9600P ini terdiri dari dua modul Excavator yang mana masing-masing modul terdapat dua buah Integer core dan sebuah FPU (Floating Poin Unit).

Baca juga:Review Xiaomi Redmi 4A: Redmi Termurah

Model begini emang udah diterapin sejak generasi Bulldozer yang notabene desain awalnya dari sana. Excavator inikan cuma revisi yang ke sekian kalinya dari arsitektur Bulldozer 😀 Soal performa sih jelas prefer AMD Ryzen wkwkw… 😛 Oiya, laptop Asus X555QG BX101D ini ditandemkan dengan memori RAM default sebesar 4GB DDR4-1866.

Sisi grafis menjadi keunggulan dari review Asus X555QG BX101D kali ini berkat dukungan dual graphic AMD Radeon R5 dan Radeon R8 M435DX. Spesifikasi AMD Radeon R5 ini mengandalkan 384 shader core dengan arsitektur GCN (Graphics Core Next) yang berlari dengan kecepatan 720MHz dengan antarmuka memori 64-bit.

Sedangkan AMD Radeon R8 M435 DX yang mengusung 320 shader core dengan arsitektur GCN (Graphics Core Next) yang berlari dengan kecepatan 1020MHz dengan antarmuka memori 64-bit yang didukung VRAM 2GB. Lalu kayak gimana sih performa laptop Asus X555QG BX101D? Cekidot benchmark Asus X555QG BX101D.

CPU-Z Asus X555QG BX101D

CPU-Z Asus X555QG BX101D

CPU-Z Asus X555QG BX101D

Benchmark Geekbench 4 Asus X555QG BX101D

Benchmark Geekbench 4 Asus X555QG BX101D

Benchmark Geekbench 4 Compute Asus X555QG BX101D

Benchmark Geekbench 4 Compute Asus X555QG BX101D

Benchmark Cinebench R15.0 Asus X555QG BX101D

Benchmark Cinebench R15.0 Asus X555QG BX101D

Benchmark CrystalDiskMark Asus X555QG BX101D

Benchmark CrystalDiskMark Asus X555QG BX101D

Baca juga:Review Asus Zenfone 3 Max ZC520TL

Benchmark HD Tune Pro Asus X555QG BX101D

Benchmark HD Tune Pro Asus X555QG BX101D

Review Asus X555QG BX101D

Review Asus X555QG BX101D

Kayak gimana sih kesimpulan review Asus X555QG BX101D ini? Tuxlin Blog menggunakan dan menguji laptop ini selama kurang lebih seminggu. Dukungan prosesor AMD APU A10-9600P ditandemkan dengan RAM 4GB DDR4 dan dual grafis menjadi daya tarik utama.

Tak banyak laptop yang menawarkan kelebihan tersebut di harga sekian. Namun, ini bukan berarti kita dapat berharap lebih dengan performa yang ditawarkan karena Asus X555QG BX101D tetaplah sebuah laptop kelas entry-level. Secara default, RAM hanya 4GB single-channel, tetapi dapat ditambah sesuai kebutuhan dan juga mendukung dual channel.

Performa yang dihasilkan sudah sangat mencukupi untuk komputasi sehari-hari, seperti chatting, browsing, office, dan multimedia viewing. Bagaimana jika kebutuhan komputasinya lebih dari itu? Tuxlin Blog menilai Asus X555QG BX101D ini masih sanggup. Tuxlin menjajalnya untuk mengedit foto menggunakan Adobe Photoshop, menonton beberapa film resolusi full HD, multitasking dengan menjalankan beberapa aplikasi, Asus X555QG BX101D masih menunjukkan kinerja yang solid.

Baca juga:Review Asus Zenfone Go ZB450KL 4G LTE

Dari sisi prosesor, AMD APU yang diusung oleh laptop ini memang menawarkan kelas performa yang sama dengan Intel Core i3. Berdasarkan hasil benchmark Cinebench, seharusnya laptop Asus X555QG BX101D ini cukup bertenaga untuk melakukan editing video, aplikasi CAD, atau aplikasi 3D rendering macam 3DSMax.

Lalu bagaimana performa grafis yang ditawarkan oleh Asus X555QG BX101D? Sebagai sebuah notebook gaming kelas entry-level, tentunya kita nggak bisa dong berharap bakal bisa mainin game baru dengan seting mentok kanan? 😆 Kalau mau game lancar dan setting mentok kanan, biasanya duitnya harus siap mentok juga 😛

Tuxlin Blog mencoba memainkan game lawas FarCry 3, hasilnya? Ternyata bisa dimainkan dengan baik coy! Akan tetapi ada penyesuaian settingan grafis lah biar frame rate yang dihasilkan playable. Game-game mainstream macam PES, DOTA 2, dll harusnya lancar dimainkan di Asus X555QG BX101D ini.

Asus X555QG BX101D dibekali dengan layar berukuran 15,6 inci dengan resolusi standar 1366 x 768 piksel. Kualitasnya terbilang standar dan agak glare atau silau, jadi kadang kurang nyaman digunakan diluar ruangan. Resolusi rendah ditandemkan dengan ukuran yang besar membuat layarnya terlihat kurang padat. Ini wajar sih, namanya juga laptop entry-level, masak mau resolusi full HD sih? 😛

Satu hal yang Tuxlin Blog sukai dari review Asus X555QG BX101D kali ini adalah speakernya! Dua buah speakernya yang berada di sisi depan mampu menghasilkan suara yang kencang dengan kualitas yang bisa dinikmati. Sangat mendukung buat yang suka denger musik atau nonton film lewat notebook 😀 Bahkan, speakernya masih lebih bagus daripada laptop yang biasa Tuxlin Blog pakai dari merk sebelah wkwkwkw… 😆

Baterai mungkin menjadi sisi minus dari notebook Asus X555QG BX101D ini. Ukuran layar yang besar dan solusi dual graphics yang diusung laptop ini hanya diimbangi dengan baterai yang berkapasitas pas-pasan. Saat penggunaan intensif dengan konsumsi resorce yang besar (benchmarking, gaming, editing), baterai hanya bertahan sekitar 2 jam. Ketika penggunaan ringan, Asus X555QG BX101D ini bisa bertahan antara 2,5 – 3 jam. Oke, sampai di sini dulu review Asus X555QG BX101D kali ini, semoga bermanfaat bagi pembaca Tuxlin Blog semua 🙂

Kelebihan Asus X555QG BX101D

  • Layar berukuran besar
  • Kinerja bersaing, grafis di atas rata-rata
  • Harga masuk akal

Kekurangan Asus X555QG BX101D

  • Daya tahan baterai kurang

Anda mungkin suka:Pre-order Moto M Dibuka di Lazada Indonesia, Ini Spesifikasi & Harganya

16 COMMENTS

  1. Saya bingung ambil Asus X555QG atau HP 15-BA004AX yak? Prosesornya sama-sama AMD A10-9600P? Atau ada saran lain?

  2. Diatas kertas performa nya emejing, ternyata waktu dibenchmark ga terlalu memuaskan performanya. Fix lah, kalo mau laptop yang portable + kenceng + baterai awet, intel masih jagonya. Ini laptop cuma cocok jadi desktop replacement yang mudah di pindah

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here