Review BenQ B502, Ponsel Selfie Selera Rakyat

Review BenQ B502- Halo Pembaca! Akhirnya Tuxlin Blog bisa posting artikel review BenQ B502 yang merupakan ponsel selfie dengan harga sejutaan! Akhir-akhir ini kerjaan memang sedang menumpuk dan ditambah lagi keinget skripsi yang sejak tahun kemarin molor hahahaha… 😆 Memang sungguh mengenaskan, tapi apa daya Tuxlin Blog tetaplah manusia yang butuh tidur yang banyak biar melar, hehehehe *mulai ngaco*

Oke, BenQ B502 bisa dikatakan sebagai ponsel selfie selera rakyat karena harga yang ditawarkan terbilang terjangkau dibandingkan dengan ponsel selfie sentris lainnya, yakni Rp 1,2 juta untuk varian RAM 1GB dan ROM 8GB. Tuxlin Blog sendiri memilih varian dengan RAM 1GB / ROM 8GB, mengapa? Harganya lebih murah gan, soalnya THR-nya udah menipis pas beli ini hahahaha… Setelah menggunakannya selama kurang lebih seminggu, Tuxlin menilai BenQ B502 varian RAM 2GB kurang layak beli gan. Alasannya? Simak dulu deh review ponsel selfie BenQ B502 kali ini 🙂


IMG_20150727_165301_HDR Spesifikasi BenQ B502

  • Sistem Operasi Android 4.4 KitKat
  • Chipset MediaTek MT6582, prosesor quad-core ARM Cortex-A7 1,3GHz
  • Grafis Mali-400MP2
  • Kamera 13 megapiksel autofokus dilengkapi LED flash. Kamera depan 5 megapiksel
  • Layar 5 inci, dengan resolusi HD 1280 x 720 pixels, kerapatan 294 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, IPS panel
  • Memori RAM 1GB, ROM 8GB, dilengkapi slot microSD maksimal 32GB
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM
  • GSM / 3G HSPA
  • Dimensi 144 x 69.7 x 7 mm berat 125 gram
  • Baterai 1800mAh

Baca juga: Review Himax Polymer 2, Ponsel Musik Seharga 1 Juta-an

Paket Penjualan BenQ B502

IMG_20150727_164042_HDRKurang lebih tiga hari setelah pemesanan, mas kurir muncul di depan markas Tuxlin Blof mengantarkan ponsel selfie BenQ B502 ini hahahaha… Beruntung, transaksi kali ini dari Lazada berjalan dengan lancar dan tak ada kendala apapun, termasuk pengiriman yang bisa dikatakan normal. Semoga sih Lazada bisa pertahanin layanannya, biar nggak kena bully wkwkwkw… Ponsel BenQ B502 ini hadir dengan boks yang berukuran kecil berwana putih. Nggak kayak ponsel kekinian lainnya yang nggak ngasih headset, BenQ ini baik hati ngasih headset dalam paket pembeliannya gan hehehehe… Tampang headset bawaan ponsel BenQ B502 ini berwarna hitam doff, kayak headset mahal gitu… hehehehe… Tampang headset boleh oke, tapi kualitas suaranya tunggu dulu :mrgreen: Berikut paket pembelian ponsel BenQ B502.

  • Handset BenQ B502
  • Kepala charger
  • Kabel data USB
  • Headset
  • Buku manual
  • Kartu garansi

Penampilan & Desain BenQ B502

IMG_20150727_164139_HDR IMG_20150727_164154_HDR

Kesan pertama memegang ponsel BenQ B502 yang keluar dari boks ini bikin Tuxlin Blog kaget! Kenapa? Meledak ya? Kagak lah, masak meledak 😆 Tuxlin kaget karena BenQ B502 ini ternyata tipis dan ringan. Dimensinya setara dengan Xiaomi Mi3, tetapi nyaman digenggam. Ponsel ini casing belakangnya licin gan, jadi ati-ati kalo pegang jangan sampai meleset dari genggaman. Sudut-sudut ponsel ini membulat alias rounded. Oiya, meski casing belakang ponsel ini licin dan agak tipis, tetapi ternyata lumayan lentur gan.

Bagian bawah tepatnya dibawah tiga tombol kapasitif ponsel ini terdapat aksen yang mirip dengan Zenfone, tetapi nggak pake tekstur gan 🙂 Bezel atas dan bawah ponsel ini lumayan tebal, sehingga ponsel jadi terlihat agak tinggi gitu deh hehehehe… Secara umum, build quality ponsel murah meriah BenQ B502 ini bagus dan tidak terkesan murahan.

IMG_20150727_164403_HDR Sathu hal yang menarik Tuxlin dari BenQ B502 adalah penempatan slot SIM card dan MicroSD yang agak aneh gan. Kita bisa mengakses ketiga slot ini dengan membuka casing belakang. SIM 1 munggunakan ukuran mini SIM aka SIM reguler, sedangkan SIM 2 adalah microSIM. Nah, posisi SIM 1 ini berada di bawah slot SIM 2 dan microSD. Kelemahan konstruksi seperti ini adalah kita harus melepas SIM 2 terlebih dahulu untuk melepas SIM 1. Selain itu, baterai ponsel BenQ B502 ini tidak dapat dilepas gan, alias bersifat non-removable yang dalam bahasa rakyat Indonesia sering disebut dengan istilah “baterai tanam”.

Bagian depan ponsel ini terdapat sensor proximity, LED notifikasi, earpiece, kamera depan, layar sentuh 5 inci, serta dibawahnya terdapat tiga tombol kapasitif yang terdapat tombol kapasitif yang terdiri dari Recent Apps, Home, dan Back. Sayangnya, ketiga tombol kapasitif di bawah layar tersebut tidak dilengkapi sengan LED backlight gan, jadi agak susah kalau dipakai ditempat gelap 😀 Sedangkan bagian belakang ponsel ini terdapat lubang kamera dan LED flash, serta speaker grill pada bagian bawah. Tak lupa logo BenQ juga terpampang di sana 🙂

Baca juga:Meizu M2 Note Segera Hadir di Indonesia Melalui Lazada!

IMG_20150727_164243_HDR IMG_20150727_164249_HDR IMG_20150727_164321_HDR

BenQ menempatkan port microUSB pada sisi bawah ponsel, sama kayak ponsel Android kebanyakan. Sisi kanan terdapat tombol volume rocker dan tombol power. Sedangkan port audio 3,5 mm terletak dibagian atas. Casing belakang ponsel BenQ B502 ini materialnya kayak casing Redmi 2 terhitung mudah dibuka dan cukup rapat gan, kagak kriet-kriet *apaan tuh kriet2 😆

Sejak awal kehadirannya di Indonesia, ponsel BenQ B502 ini disebut-sebut membidik kaum hawa. Setelah melihat desainnya, kayaknya memang cocok dipake sama cewek deh, terutama untuk warna putih hehehehe… Sama seperti Himax Polymer 2 yang Tuxlin review sebelumnya, layar ponsel BenQ B502 ini tidak dilindungi dengan lapisan antigores semacam Gorilla Glass atau Dragntrail Glass, jadi sebaiknya dipasangi screenguard atau tempered glass 😀


4 Comments

  1. belalang cerewet August 8, 2015
    • Tuxlin August 8, 2015
  2. Awaluddin August 11, 2015
    • Tuxlin August 11, 2015

Add Comment

*