Review Earphone Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

63

Review Earphone Xiaomi Piston 3 – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog mengulas atau review earphone Xiaomi Piston 3 yang secara resmi disebut dengan New Mi In-Ear Head Phone. Akhir-akhir ini Tuxlin penasaran dengan aksesoris besutan Xiaomi dan kayaknya udah kena penyakit Mi Fans dah, hehehehe… 😆 Salah satu produk yang bikin Tuxlin Blog penasaran adalah New Mi In-Ear Head Phone alias Xiaomi Piston 3 ini.

Entah kenapa Tuxlin lebih suka menyebut produk ini dengan Xiaomi Piston 3, lebih mudah daripada disebut New Mi In-Ear Head Phone, iya kan? Oke, singkat cerita… Tuxlin langsung memesan Xiaomi Piston 3 dan Mi LED di toko online yang layanannya kadang cepet kadang lambat, yakni Lazadut Lazada. Kali ini proses transaksi dan pengiriman berjalan cepat dan dapet jatah kurir JNE, hehehe… Pengalaman, jasa kurir ini yang punya performa bagus di daerah saya 🙂 Oiya, harga Xiaomi Piston 3 aka New Mi In-Ear Head Phone ini adalah Rp 219.000 belum termasuk ongkir.

IMG_20150425_120240 Spesifikasi Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

  • Tipe In-ear Monitor (IEM)
  • Dilengkapi Remote & Mic
  • Warna Space Gray
  • Menggunakan material kabel tembaga berlapis enamel
  • Impedansi speaker 32 Ω
  • Bobot14 g
  • Panjang kabel1,25 m
  • Sensitivitas 98 dB
  • Tipe konektor 3,5 mm berlapis emas
  • Daya terpasang 5 mW
  • Standar GB/T 14471-2013
  • Rentang respon frekuensi 20-20.000 Hz
  • Anda bisa membeli atau cek harga Xiaomi Piston 3 di Sini (Klik) atau install aplikasinya di sini (klik)

Baca juga:Review Sennheiser MX 375, Suara Mantap Harga Bersahabat

Fitur Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

  • Pemenang Red Dot Design Award
  • Teknologi optimalisasi suara yang dipatenkan, diafragma terbuat dari metal aerospace
  • Gift packaging klasik

Sumber

Paket Penjualan Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

IMG_20150425_120434 Dua hari setelah pemesanan, Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone) pun mendarat di Tuxlin Blog dengan selamat tanpa kurang suatu apapun :mrgreen: Earphone ini datang dengan packing yang minimalis, yakni dibalut dengan dus warna putih yang terdapat logo Mi. Sekilas, dus Xiaomi Piston 3 ini mirip dengan dus power bank Xiaomi 10400mAh yang Tuxlin beli akhir 2014 lalu. Langsung saja deh Tuxlin Blog buka kemasan Xiaomi Piston 3 ini dan disuguhi packing yang elegan berbahan plastik dan dengan tutup transparan… Tampangnya kayak gini gan….

IMG_20150425_120358 Keren kan? Terdapat logo MI pada bantalan karet tersebut dan di bawahnya terdapat tulisan “1More Design” Entah apa artinya tulisan tadi. Paket penjualan earphone Xiaomi Piston 3 ini bisa dikatakan standar, nggak jauh berbeda dengan headset lainnya. Sayangnya, Xiaomi nggak ngasih pouch, hehehehe… Berikut ini adalah perlengkapan atau paket pembelian di earphone Xiaomi Piston 3.

  • Xiaomi Piston 3 aka New Mi In-Ear Head Phone
  • 3 Earbud dengan ukuran XS, S dan L

Desain & Penampilan Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

IMG_20150425_120445 Lihat bungkusnya saja udah mewah, apalagi liat headsetnya ya? 😀 Tuxlin langsung bongkar packingnya dan mengeluarkan Xiaomi Piston 3 ini agar dapat melihat dengan jelas. Kesan pertama melihat penampilan Xiaomi Piston 3 adalah elegan dan futuristik, nggak heran kalau produk ini mampu menyabet penghargaan Red Dot Design Award. Bentuk kepalan earphone Piston 3 ini agak aneh dan kayak bengkok gitu…

Tapi ternyata desain tersebut malah justru membuat nyaman ketika kita menancapkannya di kuping. Tampaknya desainer Xiaomi Piston 3 ini menyesuaikan bentuk kuping manusia alias memperhatikan sisi ergonomis, bukan kuping pejabat yang budeg kalau udah dilantik… *ngaco 😆

Baca juga:Ulasan Smartphone Xiaomi Mi3, Performa Flagship Dengan Harga Menengah

IMG_20150425_120834_HDR IMG_20150425_120903IMG_20150425_120730

Bagian belakang kepala earphone Piston 3 ini terbuat dari bahan aluminium, sedangkan bagian depan terbuat dari plastik. Bagian tombol dan jack 3,5 mm terbuat dari bahan aluminium dengan tekstru yang unik. Bagian konektor jack 3,5 mm ini telah dilapisi emas atau yang sering disebut dengan istilah gold-plated. Konon, jack yang dilapisi emas ini dapat menghasilkan suara yang lebih baik dari bahan lain… Bener atau tidaknya teori ini, Tuxlin masih belum sampai ilmunya, hehehehe… 😆

Piston 3 ini terdapat tiga tombol yang berfungsi untuk play/stop, volume up, dan volume down. Tuxlin sendiri sadar, cuma pengguna biasa dengan kuping kaleng… Bukan sekelas audiophile yang kupingnya bener-bener canggih 😀 Kabel Xiaomi Piston 3 ini telah dilapisi selubung rajut yang membuatnya lebih aman dan tidak mudah ruwet… Pengalaman, Sennheiser MX 375 milik Tuxlin dengan kabel dilapisi karet biasa ternyata mudah ruwet wkwkwkw…

Review Earphone Xiaomi Piston 3

IMG_20150425_120308 Pade review kali ini, eaarphone atau headset Xiaomi Piston 3 ini tidak mengalami proses burn-in gan… Jadi langsung pakai saja, wkwkwkw… Udah nggak sabar pakai headset keren ini hehehehehe… Langsung saja saya tancapkan earphone New Mi In-Ear Head Phone ini ke smartphone Xiaomi Mi3 untuk memutar musik favorit saya. Pada setingan Mi Enhancher, Tuxlin pilih General In-Ear dan kadang Mi In-Ear karena setingan khusus untuk Piston 3 belum tersedia.

Performa Xiaomi Piston 3 saat memainkan musik Symphonic Metal macam Epica dan Nightwish cukup memuaskan bagi kuping kaleng Tuxlin 😀 Bass yang dihasilkan tidak terlalu boomy tapi cukup dalam, sehingga nyaman di kuping…

Sebelumnya Tuxlin pernah nyobain earphone model IEM dengan bass yang boomy, eh malah kepala jadi pusing setelah agak lama pake… 😆 Treble yang dihasilkan oleh Piston 3 terdengar kurang detail… Tuxlin mebandingkan Xiaomi Piston 3 dengan Sennheiser MX 375, treble-nya masih mantap MX 375… Itu menurut kuping kaleng Tuxlin blog lho ya 😀

Baca juga:Review Xiaomi Redmi 2, Smartphone Dual SIM 4G LTE

Tuxlin juga menconba Xiaomi Piston 3 ini untuk mendengarkan lagu-lagu yang slow dan akustik, keluaran suaranya cukup memuaskan. Lagu yang saya coba adalah Angel Fall First dari Nightwish. Tuxlin yakin bahwa kualitas suaran earphone ini bakal meningkat seiring penggunaan, kok bisa gitu? Soalnya Xiaomi Piston 3 ini nggak di burn-in, langsung pakai saja, hehehehe…

Banyak yang meyakini bahwa headset atau earphone yang telah mengalami proses burn in mampu menghasilkan kualitas suara yang optimal. Ketika dipasangkan dengan smartphone non Xiaomi (Mito Impact A10 dan Lumia 520) eraphone Piston 3 ini menunjukkan karakter yang sama, yakni bass yang dalam dan trebel yang agak kurang 🙂

Semua tombol (play/stop, volume up, dan volume down) dapat bekerja di semua smartphone yang ada di Tuxlin Blog, yakni Xiaomi Redmi 2, Xiaomi Mi3, Mito Impact A10, dan smartphone Windows Phone Lumia 520. Tuxlin sebenarnya nggak biasa pakai earphone model IEM seperti Piston 3 ini.

Beberapa hari memakai earphone model begini malah kuping jadi panas dan kurang nyaman… Ternyata masalah itu disebabkan earbud yang terlalu besar. Tuxlin mengganti earbud dengan ukuran S, nyaman banget gan… Malah sekarang saya sering pakai Piston 3 ini kalau lagi di rumah. Kalo keluar rumah, saya pakai Sennheiser MX 375 😀

Kelebihan Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

  • Harga masuk akal
  • Desain Keren
  • Kualitas memuaskan

Kekurangan Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone)

  • Treble agak kurang

Anda bisa membeli atau cek harga Xiaomi Piston 3 di Sini (Klik) atau install aplikasinya di sini (klik)

Kini Headset Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone) telah bertugas menemani smartphone Xiaomi Mi3, Mito Impact A10, dan Lumia 520 bersama dengan Sennheiser MX 375 di Tuxlin Blog, semoga awat dan nggak hilang kayak MX170 dulu 🙁 Sampai di sini dulu review earphone Xiaomi Piston 3 (New Mi In-Ear Head Phone), semoga bermanfaat bagi pembaca semua 🙂

Anda mungkin suka:Smartphone Windows Lumia 640 XL Dirilis di Indonesia, Harga 3 Juta

63 COMMENTS

  1. ini headset buatan xiaomi ya ? terlihat premium banget ya…oh ya request kapan – kapan review kamera aksi xiaoyi dong yang buatan xiaomi

    • Iya mas, suaranya juga mantap hahahaha… wah kamera aksi belum ada rencana mas, sepertinya masih sekitaran smartphone dan aksesorisnya 😀

      • Mas setelah di burn, kualitas nya gimana mas ? dan kalo dibandingkan dengan sennheiser 375 kelebihan dan kekurgannya apa yah ? tq

        • Sayang sekali mas, yg ini nggak tak burn in, tapi langsung tak pake seperti biasa hehehe… Menurut saya, mi piston ini bagus bass nya, dalem gitu… Cuma kalo treble dan detail suara masih unggul senn mx 375 🙂

          • tq mas. lagi bingung milih dari 2 itu. kalo alasannya dirumah pake mi n diluar pake senheiser kenapa yah ?

          • Kalo pake model IEM kayak MI, suka nggak denger kalau ada yang manggil, makanya saya pilih Sennheiser yang bukan IEM kalo di luar 😀

  2. wah selera musiknya sama ni om…pengen beli tp kok treblenya kurang ya?perasaan kalo yg model IEM apa emang treblenya kurang?
    udah coba dipadukan dgn viper belum om?

    • Mungkin karakter mi earphone rmang gitu kali gan… Ane bandinginnya sama sennheiser mx375 yg bukan iem. Overall bagus kok, saya sering pakai ini 🙂

  3. Earphone produk Xiaomi dioptimalkan pada smartphone dengan merk yang sama. Terbukti saya gunakan pada Asus ZenFone 5, kualitas suara yang dihasilkan dan fiturnya tidak berfungsi sebagaimana telah saya tulis pada blog saya di bangberly.wordpress.com/2015/06/05/mencoba-mi-headphone-3-piston-3-0/

    • Setau saya, burn in adalah proses yang dilakukan dengan menggunakan headset secara terus menerus dalam jangka waktu tertentu untuk mengoptimalkan performa headset tersebut. Lebih jelasnya bisa googling gan 🙂

  4. Ajib banget reviewnya gan. Ane lagi melirik2 sm piston 3 ini. Tp masih ragu2. Takut kena KW jg kl beli online.
    Nanya dong gan, isolasi suaranya di kuping perfect apa ga gan? Atau masih kedengeran suara luar?

      • xiaomi headset ny bnyk yg kw. bedain nya kw sm ori gmn mas dari suara,fisik ny. br aja beli piston 2 eh kw jlk bngt. g sesuai sm gmbr ny.thanks.

        • Piston 2 agak susah nyarinya… Saya sarankan mending ambil Xiaomi Hybrid IEM, karakter suaranya mirip dengan Piston 2.

          Yang ori jelas suaranya mantap, fisiknya bagus dan presisi, dan terakhir adalah harganya nggak terlalu murah… Soalnya kan ada Piston 2/3 yang dijual dengan harga di bawah 100 ribu. Kedua seri piston ini padahal harga normalnya di atas Rp 150 ribu.

          Saya sendiri sekarang lagi menguji Xiaomi Hybrid IEM, suaranya mantab bagi yang suka bass 🙂

  5. sy udah beli xiaomi piston 3 di blibli. sy memang pengen cari earphone yg kuat bass-nya, ane pikir karna piston 3 seri terbaru dari piston 2 jd bass piston 3 lebih kuat dari piston 2. setelah baca coment diatas, eh… ternyata piston 2 lebih kuat bass-nya dari piston 3. ane jadi salah beli deh… tapi gpp piston 3 ane udah cukup puas. ckckckck..

    • Piston 3 menurut saya lebih balance gan, soalnya mid dan high nya lumayan oke daripada Piston 3. Kalau mau bass kuat, bisa ambil Xiaomi Hybrid IEM yang lebih baru dari Piston 3 🙂

  6. Xiaomi Hybrid IEM itu ori dari xiaomi juga ya gan?

    sekedar info aja, ane pake asus zenfone selfie, make earphone xiaomi piston 3 berfungsi dengan baik, smua tombol volume up down berfungsi juga dengan baik..

  7. Earphone piston 3 nya masih awet sampe sekarang nggak ya? Soalnya baca review di tempat lain katanya cuma bertahan sekitar 3 bulan terus salah satu earphone nya nggak ngeluarin suara lagi

  8. Setau ane cara bedain ori atau engganya diliat dari tulisan mi di earphonenya, kalau kw biasanya ga ada (keliatan dari luar tanpa harus dibuka dari tempatnya). Terus kalo yang kw didalemnya cuman ada 2 pasang earbud tambahan ukuran XS sama L + yang nempel di earphonenya ukuran S. Kalo yang ori ada 3 pasang earbud XS, S sama L + yg yang nempel di earphone.

  9. Selain di lazada beli dimana ya yang ori? Atau ada seller recommended di lazada? Saya lihat di lazada harganya variasi dari 30rb sampai 200rb. Bingung mana yang bagus. Takutnya beli yg paling mahal pun tetep dapet yang jelek.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here