Review Himax Polymer 2, Ponsel Musik Seharga 1 Juta-an

Review Himax Polymer 2 – Halo Pembaca! Sebenarnya hari minggu kemarin Tuxlin Blog akan memulai menulis artikel mengenai review Himax Polymer 2 yang merupakan ponsel musik Android dengan harga  1 juta-an saja atau tepatnya Rp 999 ribu. Meski Tuxlin nyebut Himax Polymer 2 sebagai ponsel musik, jangan berekspektasi terlalu tinggi terhadap kualitas audio ponsel ini gan… Ane peringatkan dari awal :mrgreen:

Kita musti sadar kodrat Himax Polymer 2 sebagai ponsel entry-level. Alasan Tuxlin menyebut Himax Polymer 2 sebagai ponsel musik karena dia didukung fitur MaxBass dan dilengkapi dengan tombol musik terdedikasi, jadi kita bisa akses cepat ke musik tanpa buka lockscreen 🙂 Terlepas dari fitur-fitur musiknya, ponsel ini dilengkapi dengan spesifikasi yang cukup lumayan, kamera yang bagus, dan sudah menggunakan sistem operasi Android 5.0 Lollipop. Berikut ini tampang dan spesifikasi ponsel musik murah Himax Polymer 2.

IMG_20150704_084606 Spesifikasi Himax Polymer 2

  • Sistem Operasi Android 5.0 Lollipop
  • Chipset MediaTek MT6582 dengan prosesor quad-core ARM Cortex-A7 dengan kecepatan 1,3GHz
  • Grafis Mali-400MP2
  • Kamera belakang 8 megapiksel autofocus, LED flash. Kamera depan 2 megapiksel
  • Layar 4,7 inci, dengan resolusi qHD 960 x 540 pixels IPS panel, kerapatan 240 ppi
  • Memori RAM 1GB, ROM 8GB, slot micro SD hingga maksimal 32GB.
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, MaxBass Audio
  • GSM / 3G HSPA
  • Dimensi 136,6 x 68 x 9.1 mm dengan berat 150 gram
  • Baterai 1900mAh

Paket Penjualan Himax Polymer 2

IMG_20150703_204325 Saat Tuxlin Blog membuka packing smartphone Himax Polymer 2 ini, yang menarik perhatian adalah boksnya! Emang kenapa gan? Isinya Bom? Ah ngawur! Bukan bom gan, boks ponsel ini mirip boks smartphone Xiaomi. Tuxlin Blog sudah membeli kurang lebih lima varian ponsel Xiaomi dan mengusung desain boks yang sama. Nah Himax Polymer 2 ini desain boksnya juga mirip, cuma warna cokelatnya aja agak terang.

Kalau boks nya Xiaomi kan diinjak bagian pinggirnya nggak papa tuh… Nah kalau boks Himax Polymer 2 ini kalau diinjak gimana? Tuxlin nggak nyobain ah, kayaknya nggak begitu kuat… Tar ane injak malah penyok lagi wekaekawekaweka 😆 Ngomongin soal paket penjualan, ponsel Himax Polymer 2 ini terhitung lengkap sebagai ponsel entry-level gan… Berikut paket penjualan ponsel Himax Polymer 2.

  • Handset Himax Polymer 2
  • Headseat model IEM (In-Ear Monitor)
  • Kepala charger
  • Kabel data
  • Booklet manual
  • Kartu garansi

Penampilan & Desain Himax Polymer 2

IMG_20150703_204346 IMG_20150703_204410

Ponsel Himax Polymer 2 yang mendarat di Tuxlin Blog ini dibalut dengan casing plastik berwarna putih. Kesan pertama Tuxlin Blog ketika memegang ponsel ini adalah solid dan tipis. Sebenarnya nggak terlalu tipis banget sih, cuma desain casing belakangnya yang agak rounded ini membuatnya terkesan tipis. Jika dibandingkan dengan Xiaomi Mi3, tebalnya 11-12 lah sama ponsel musik Himax Polymer 2 ini.


Ponsel ini mengusung sudut yang cukup tegas dan mengingatkan Tuxlin Blog pada ponsel ZTE Blade G dan Polytron Zap 5 hehehehe… Bagian atas dan bawah layar terdapat aksen gerigi yang mirip dengan speaker grill, tapi nggak berlubang dan itu bukan speaker grill 😀 Sedangkan casing belakang pada bagian pinggirnya melengkung. Secara umum, desain smartphone enty-level besutan Himax ini lumayan bagus dan nggak malu-maluin deh, hehehehe…. 😀 Sayangnya, bezel ponsel ini agak tebal, jadi ukurannya 11-12 sama Xiaomi Mi 4i yang notabene layarnya udah 5 inci.

IMG_20150703_204541

Material plastik yang digunakan oleh ponsel Polymer 2 besutan Himax ini glossy tetapi sama sekali nggak terkesan murahan. Namun, permukaannya putih mulus kayak paha Cherrybelle ini malah licin gan, apalagi kalau tangan berkeringat. Megang ponsel ini harus mantap gan, biar nggak jatuh… Kalau udah jatuh dan lecet kan kita sendiri yang sedih dan nangis darah wkwkwwkwk 😆

Bagian depan ponsel ini terdapat LED notifikasi, kamera depan, earpiece, sensor proximity, ambient light sensor, layar sentuh berukuran 4,7 inci, serta tiga tombol kapasitif di bawah layar yang terdiri dari Recent Apps, Home, dan Back. Untungnya, ketiga tombol kapasitif ini dikasih backlight gan, jadi kita nggak kesulitan pakai ini ponsel di tempat gelap… Ah lagian ngapain sih pakai ponsel di tempat gelap? Kayak nggak ada tempat yang terang aje :mrgreen: Ponsel ini casing belakang dan baterainya bisa dilepas. Kita dapat mengakses slot microSD dan dua slot SIM cards dengan melepas baterai dan casing belakangnya terlebih dahulu.

IMG_20150704_084726_HDRIMG_20150704_084752_HDR IMG_20150704_085002 Sisi kanan ponsel nggak ada tombol fisik apapun gan… Sisi kiri ponsel terdapat volume rocker dan tombol power. Bagian bawah, terdapat lubang microphone dan port micro USB. Sedangkan bagian atas terdapat port IR atau infrared, tiga tombol musik yang terdiri dari Next Track, Play/Pause, Previous Track, dan port audio 3,5mm. Keberadaan tiga tombol musik khususu inilah yang menjadi kelebihan ponsel Himax Polymer 2.

Nggak berlebihan kalau Tuxlin Blog menyebut Himax Polymer 2 sebagai ponsel musik kelas entry-level. Sedangkan bagian belakang terdapat luubang kamera dan LED flash yang dikelilingi akses krom untuk mempermanis tampilan. Juga terdapat logo Himax dan speaker grill di bagian bawah. Sayangnya, layar ponsel Himax Polymer 2 ini tidak dilengkapi lapisan antigores, jadi menggunakan screenguard atau tempered glass wajib hukumnya biar nggak lecet atau kegores 🙂

Baca juga:Review Tablet Axioo Windroid 7G, Tablet Dual OS Android KitKat & Windows 8.1 with Bing


16 Comments

  1. jerry July 16, 2015
  2. Blogger Indonesia July 17, 2015
    • Tuxlin July 19, 2015
  3. puputs July 20, 2015
    • Tuxlin July 20, 2015
  4. Virmansyah July 21, 2015
  5. Sobatandroid.com July 24, 2015
  6. syamsul October 8, 2015
    • Tuxlin October 8, 2015
  7. Anggi Restu F October 18, 2015
    • Tuxlin October 18, 2015
  8. muhamad tohir March 28, 2016
    • Tuxlin March 28, 2016

Add Comment

*