Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Review Hisense F20: Ponsel 4G dengan Layar Besar

7 min read

Review Hisense F20

Review Hisense F20 – Halo Pembaca! Akhirnya pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog dapat mengunggah artikel review Hisense F20 yang merupakan smartphone 4G LTE (Long Term Evolution) dengan harga terjangkau. Yah memang nama Hisense nggak setenar Asus, Lenovo atau Xiaomi. Namun, Hisense akhir-akhir ini mulai serius menggarap pasar ponsel Indonesia. Hal ini terbukti dengan peluncuran beberapa produk andalannya seperti seri PureShot 2 Plus, Gorilla King Kong 2, PureShot Lite, dan yang paling murah Hisense F20.

Berhubung dompet cekak, Tuxlin Blog memilih untuk mengulas Hisense F20 hehehehehe… Harga resmi Hisense F20 adalah Rp 1.299.000. Penasaran? Simak review Hisense F20 oleh Tuxlin Blog kali ini! (ingat, baca dulu sampai kelar baru nanya-nanya!)

Review Hisense F20

Spesifikasi Hisense F20

  • Sistem Operasi Android 5.1 Lollipop dengan antarmuka Hisense Vision UI 2.0
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 210 dengan prosesor quad-core ARM Cortex-A7 32-bit 1,1GHz
  • Grafis Adreno 304
  • Kamera 8 megapiksel autofokus, LED flash. Kamera depan 2 megapiksel fixed focus
  • Layar 5,5 inci dengan resolusi HD 1280 x 720 pixels, kerapatan 267 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, IPS kapasitif LCD
  • Memori RAM 1GB, ROM 8GB, dilengkapi slot microSD maksimal 32GB
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 144.8 mm x 71.8 mm x 7.9 mm dengan berat 149 gram
  • Baterai 2500mAh
  • Warna Black dan White

Anda dapat membeli atau sekadar cek harga ponsel 4G Hisense F20 di Sini (Klik) atau di Sini (Klik)

Paket Penjualan Hisense F20

Paket Penjualan Hisense F20

  • Handset Hisense F20 Black
  • Kepala charger
  • Kabel USB
  • Headset atau handsfree
  • Booklet panduan pengguna
  • Kartu garansi

Penampilan & Desain Hisense F20

Penampilan & Desain Hisense F20

Tak ganteng atau tak cantk maka tak sayang. Beberapa orang menganggap desain atau penampilan ponsel adalah hal yang penting. Tuxlin Blog sendiri memandang desain itu penting, meski nggak harus mutlak keren 😆 Begitu juga dengan review Hisense F20 kali ini.

Jangan berharap tampang yang ganteng atau cantik maksimal dari smartphone entry-level satu ini. Tuxlin Blog menilai tampang Hisense F20 ini generik atau ngggak jauh beda sama kebanyakan ponsel Android lainnya. Sekilas malah dari depan terlihat kayak Xiaomi Redmi Note 3G atau Redmi Note generasi pertama hehehehe…

Hisense F20 ini dibalut casing berbahan plastik yang tersedia dalam dua varian warna. Tuxlin Blog kebagian warna hitam… Sesuai dengan sosok Tuxlin yang misterius dan agak galak 😆 Bagian sisinya terdapat list berwarna krom yang mempermanis penampilan ponsel 4G ini.

Baca juga:Review Lenovo Vibe C: 4G LTE Sejuta Umat

Btw, ponsel 4G Hisense F20 ini ternyata lumayan tipis dengan bagian belakang yang agak melengkung kayak Zenfone. Bentuk yang melengkung ini memang meningkatkan kenyamanan saat mengenggam, tetapi ini membuat tombol volume dan power nggak enak dipencet, sering slip wkwkwk… 😛

Dimensinya memang agak besar, tetapi masih nyaman digenggam. Meski nggak senyaman menggenggam tanganmu wahai kasihku… 😆 *mulai mabok*

This slideshow requires JavaScript.

Pada review Hisense F20 kali ini, bagian depan ponsel 4G LTE ini terdapat layar sentuh berukuran 5,5 inci, dan tiga buah tombol kapasitif khas Android yang terdiri dari Recent Apps, Home, dan Back. Akan tetapi sayang beribu-ribu sayang, ketiga tombol kapasitifnya tidak dilengkapi dengan backlight coy!

Jadi kalau dipakai di tempat gelap musti meraba-raba, biar menantang! 😛 Satu lagi, layarnya nggak dikasih antigores semacam Gorilla Glass, jadi mending dipasangin tempered glass biar aman dari goresan 😀

Sedangkan sisi belakang Hisense F20 ini ada microphone, lubang kamera belakang, LED flash, logo Hisense, dan speaker grill. Sedangkan tombol volume rocker dan power diletakkan di sisi kiri ponsel. Namun, desainnya yang melengkung membuat kedua tombol ini nggak nyaman buat dipencet… Mending mencet tombol lain yah 😆 Nggak cuma itu Sob, seperti biasa port audio ditaruh di sisi atas ponsel. Sedangkan port microUSB dan microphone yang kedua terletak di sisi bawah ponsel Hisense F20 ini.

Secara umum, review Hisense F20 pada sisi desain ini relatif nggak istimewa. Tampangnya biasa saja dan cenderung generik, serta dimensinya lumayan besar. Kelebihannya mungkin agak tipis dan sisi belakang yang melengkung, sehingga lebih nyaman digenggam. Meski dibalut casing plastik, build qualiti Hisense F20 ini relatif solid dan nggak terasa murahan 🙂

Tampilan Antarmuka Hisense F20

Tampilan Antarmuka Hisense F20

Mungkin sisi perangkat lunak menjadi kelemahan utama dari review Hisense F20. Bukan karena fiturnya yang kurang atau tampang UI-nya yang kurang ganteng, tetapi performanya! Hisense membekali ponsel 4G murah meriah ini dengan sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop dengan balutan antarmuka Hisense Vision UI 2.0.

Dapat update ke Marshmallow nggak ya? Hahahaha… Jangan ngimpi lah, smartphone murah begini biasanya single OS update alias stuck di versi Android bawaan, jadi jangan berharap macem-macem 😛 Tampang Vision UI pada review Hisense F20 kali ini sebenarnya lumayan cakep.

Sama seperti kebanyakan ponsel Tiongkok, tampilan antarmukanya nggak pake app drawer. Jadi, hanya terdiri dari Lockscreen dan Homescreen saja. Aplikasi yang terinstal langsung nongol di Homescreen 🙂

Tampilaan Antarmuka Hisense F20

Vision UI menyediakan uda jenis tampilan, yakni Standard dan mode Simple. Nah mode Simple ini cocok buat yang nggak mau ribet, soalnya fungsi-fungsi utama sebagai ponsel ditata sedemikian rupa untuk kemudahan akses.

Opsi kostumisasi yang disediakan juga lumayan lengkap, kita bisa ganti wallpaper lockscreen dan homescreen, menambah atau mengurangi widget, mengubah animasi menu. Sayangnya, nggak ada fasilitas theme. Yah nggak papa sih sebenarnya, kalau bosen bisa instal aplikasi launcher 😀

Tampilan Antarmuka Hisense F20

Meski opsi kostumisasinya terbilang standar, fitur yang diusung oleh Vision UI pada Hisense F20 ini nggak bisa dipandang sebelah mata, mengapa? Soalnya memandang dengan sebelah mata itu nggak enak, coba aja 😆

Beberapa fitur yang disediakan antara lain adalah floating navigation, RAM cleaner, Quick Start, Home screen style, Motion gesture, Scheduled power on/off, Firewall, dan banyak lagi. Firewall itu bisa berfungsi buat blokir SMS atau telepon yang nggak diinginkan, misal istri atau mantan 😆

Aplikasi bawaan pada review Hisense F20 ini bisa dikatakan nggak terlalu banyak. Tentunya ini jadi nilai lebih karena kita nggak harus repot hapus aplikasi yang nggak kepake 🙂 Aplikasi bawaan pada ponsel 4G murah meriah ini antara lain adalah Google Apps, WPS Office, File Manager, Browser, Facebook, dan sebagainya. Aplikasi musik bawaannya juga terbilang oke dan mudah digunakan.

Tampilan Antarmuka Hisense F20

Secara umum, review Hisense F20 pada sisi perangkat lunak khususnya Vision UI relatif baik. Fitur yang disediakan terbilang lengkap dan opsi kostumisasi yang memadai. Aplikasi bawaannya nggak terlalu banyak, sehinga tidak membebani sistem.

Sayangnya, performanya sangat kurang menurut Tuxlin Blog dan hal ini terlihat dari munculnya lag yang cukup mengganggu. Entah ini Vision UI nya yang berat atau optimasi perangkat lunak yang kurang mantap. Emang performa dan benchmark Hisense F20 kayak apa sih? Langsung saja cek di halaman berikutnya 🙂

Anda mungkin suka:Xiaomi Redmi Note 4 Diluncurkan: Harga, Spesifikasi & Sampel Foto

Performa Hisense F20

Performa Hisense F20

Performa merupakan salah satu sektor yag paling dipertimbangkan konsumen sebelum membeli smartphone, begitu juga dengan review Hisense F20 kali ini! Yah kalau buat sekte sesat pemuja skor AnTuTu pasti mlengos kalau lihat smartphone dengan Snapdragon 210 kayak Hisense F20 ini.

Sudah pasti skornya rendah 😆 Yah masak sih ponsel 4G LTE pakai chipset Snapdragon 820, wani piro? 😛 Entah kebetulan atau gimana, Tuxlin Blog review smartphone dengan chipset Snapdragon 210 untuk yang keempat kalinya 😆 Urutin aja, ada Acer Liquid Z320, Smartfren Andromax A, dan terakhir Lenovo Vibe C.

Kayakanya Snapdragon udah menjadi pilihan vendor untuk mengisi segmen entry-level. Nah kalau Hisense F20 ini kek gimana? Pada review Hisense F20 kali ini, ponsel 4G murah ini mengandalkan chipset Qualcomm Snapdragon 210 yang mengusung prosesor quad-core ARM Cortex-A7 yang berlari dengan kecepatan 1,1GHz yang ditandemkan dengan memori RAM sebesar 1GB. Sisi grafis, ponsel ini mengandalkan GPU (Graphics Processing Unit) dari Adreno 304.

Baca juga:Review Andromax A: VoLTE Murah Meriah

Meski skor yang dihasilkan sebenarnya nggak jauh beda dengan smartphone bertenaga Snapdragon 210 lainnya, tetapi performanya dalam penggunaan sehari-hari kurang memuaskan. Entah kenapa Hisense F20 kerap muncul lag, padahal saat itu belum banyak aplikasi terinstal di dalamnya lho…

Kadang optimasi perangkat lunak itu penting. Nggak kalah penting sama skornya. Dari segi skor, Hisense F20 ini nggak jauh beda dengan Lenovo Vibe C atau Andromax A, tetapi smartphone ini kalah smooth. Hal ini membuat Tuxlin Blog bertanya-tanya, ini karena optimasi yang kurang atau UI Vision yang terlalu berat?

Entahlah… semoga Hisense segera kasih update biar nggak ngelag… Berikut ini adalah benchmark Hisense F20 yang telah Tuxlin Blog lakukan.

CPU-Z Hisense F20

CPU-Z Hisense F20

Benchmark Geekbench 3 Hisense F20

Benchmark Geekbench 3 Hisense F20

Benchmark AnTuTu v6 Hisense F20

Benchmark AnTuTu v6 Hisense F20

Benchmark Vellamo Hisense F20

Benchmark Vellamo Hisense F20

Benchmark Quadrant Standard Hisense F20

Benchmark Quadrant Standard Hisense F20

Speedtest Hisense F20

Speedtest Hisense F20

Entah kenapa akhir-akhir ini kecepatan download operator kuning melambat 😥

Multitouch Tester & Sensorbox for Android Hisense F20

Multitouch Tester & Sensorbox for Android Hisense F20

Anda mungkin suka:Evercoss Winner Tab S4 U70, Tablet Marshmallow 4G LTE Murah Meriah

Review Hisense F20

Review Hisense F20

Akhirnya telah sampai pada bagian akhir ulasan atau review Hisense F20 yang merupakan smartphone 4G LTE murah dengan layar berukuran besar. Sektor performa malah menjadi sorotan Tuxlin pada review kali ini.

Seperti yang udah Tuxlin Blog singgung di halaman sebelumnya, performa Hisense F20 ini bisa dikatakan agak kurang. Meski sudah menggunakan duet Snapdragon 210 dengan RAM 1GB, ponsel ini tidak menunjukkan performa yang smooth. Yah minimal kayak Lenovo Vibe C atau Acer Liquid Z320 gitu…

Selama hampir sebulan menggunakan Hisense F20 ini, Tuxlin agak terganggu dengan lag yang muncul. Perpindahan menu dan buka tutup aplikasi kadang tersendat. Anehnya, saat digunakan memainkan game Temple Run 2, relatif lancar jaya dan nggak pakai lag.

Kayaknya sih lag bersumber dari optimasi Vision UI yang kurang. Tuxlin udah nungguin adanya update untuk memperbaiki masalah ini. Eh sampai artikel review ini ditulis, update tak kunjung datang… Udah kayak bang toyib yang nggak pulang-pulang 😆

Baca juga:Review Acer Liquid Z320: Lollipop Murah

Meski performa jeblok, layar smartphone ini bisa diacungi jempol. Bisa jadi sektor layar menjadi salah satu keunggulan review Hisense F20 kali ini. Layar smartphone ini mampu menampilkan warna yang cukup mantap, tajam, dan nggak kotak-kotak meski kerapatannya nggak sampai 300 ppi.

Viewing angle layar F20 ini luas dan respon touchscreennya gegas. Saat digunakan di bawah sinar matahari, nggak terlalu oke sih, tapi masih terlihat dengan baik kok 🙂

Beralih ke sektor audio, Hisense F20 ini dibekali dengan loudspeaker yang cukup kencang. Seperti biasa, Tuxlin Blog langsung hajar buat muter lagu-lagu Trivium dari album Vengeance Falls dan Shogun. Suara yang keluar memang kencang dengan treble yang dominan.

Headset bawaan ponsel ini ternyata mampu mengeluarkan suara yang cukup baik, tetapi ya nggak wah sob 😀 Nah kalau ditandemkan dengan headphone Sennheiser HD202 II, keluaran suaranya mantab dengan bass yang nendang, tetapi trebel malah agak tenggelam. Tenang, semua bisa diatur melalui equalizer 😀

Review Hisense F20

Ponsel 4G LTE andalan Hisense ini mengandalkan dukungan memori internal atau ROM 8GB dengan RAM 1GB. Ruang kosong saat pertama kali dihidupkan adalah 4,16GB. Ponsel 4G murah ini dibekali dengan memori RAM 1GB dengan free RAM saat pertama dihidupkan berkisar antara 400 – 450MB. Sebagai informasi, Hisense F20 ini tidak mendukung USB OTG.

Sektor konektivitas, Hisense F20 ini lumayan lengkap dengan dukungan 4G LTE, 3G HSPA, WiFi, Bluetooth, Dual SIM, dan tentu saja GPS. Lock GPS Hisense F20 ini lumayan cepat dan akurat. Namun, saat di dalam ruangan, lock-nya jadi agak lama.

Soal baterai bagaimana ini? Hisense F20 dibekali baterai berkapasitas 2500mAh yang terbilang pas-pasan untuk smartphone dengan layar 5,5 inci dan sudah 4G pula. Penggunaan ala Tuxlin Blog (sosial media, motret, musik, browsing dengan intensitas sedang), single SIM aktif di jaringan 4G ternyata hanya bertahan kurang dari sehari. Yah paling nggak sehari bisa dua kali cas. 🙂

Secara umum, review Hisense F20 kali ini cukup baik. Smartphone ini menawarkan spesifikasi yang setara dengan pesaingnya dan sudah mendukung 4G LTE. Sayangnya, performanya agak kurang menurut Tuxlin Blog. Selain itu, baterainya juga pas-pasan. Kameranya relatif oke, tapi agak susah untuk foto macro.

Review kamera Hisense F20 Baca di Sini:Review Kamera Hisense F20 dengan Resolusi 8MP

Kelebihan Hisense F20

  • Mendukung 4G LTE
  • Harga terjangkau

Kekurangan Hisense F20

  • Performa kurang responsif, sering ngelag

Anda dapat membeli atau sekadar cek harga ponsel 4G Hisense F20 di Sini (Klik) atau di Sini (Klik)

Outro…

Seperti biasa sob, review kali ini molor hehehehehe… Yah harap dimaklumi, Tuxlin Blog nggak cuma ngurus blog ini doang sih. Semoga Tuxlin Blog nulis artikel panjang-panjang begini ada yang baca. Soalnya akhir-akhir ini banyak alayers yang asal add pin BB dan Line buat nanya: HP X bagus nggak? HP C laik beli nggak?

Padahal udah ada reviewnya. Kalau mereka baca kan pasti dapet kesimpulan sendiri 😆 Emang ya generasi sekarang banyak nanya kurang baca 😆 Sampai di sini dulu ulasan Hisense F20 kali ini, semoga bermanfaat bagi pembaca semua. 🙂

Anda mungkin suka: Unboxing Apple Macbook Air MMGF2 13,3 inci 128GB SSD


Artikel Terkait


Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

22 Replies to “Review Hisense F20: Ponsel 4G dengan Layar Besar”

  1. pertamax diamankan
    kalau tuxlin mengira optimasinya kurang yah,kayaknya install launcher ringan bisa jadi solusinya

  2. Liat hp ini jadi keinget sama laptop2 yg 15 inch tpi cuma diisi sejenis celeron :mrgreen: . Tapi menurut ane itu kebutuhan 😀 . Ada beberapa orang yg cuma butuh hp layar asal gede, entah buat nonton video, ngaca, ato talenan cadangan 😆 . Yg pasti, jgn harap samsul bakal buat hp model gini :mrgreen: .

  3. Pindah dari ZTE Blade Q Lux ke HP ini, berikut plus dan minusnya :

    + Layarnya bagus banget, paling bagus mungkin di harga 1 lebih sedikit
    + Knock Code ala LG untuk matiin dan menyalakan layar, ini fungsi penting banget karena letak tombol powernya agak ngaco
    + Kamera bagus banget untuk ukuran harganya terutama lowlight, mungkin yang bisa setara cuma Asus Zenfone Go Snapdragon

    – Sering ngelag buat multitasking, kemungkinan Snapdragon 210 kewalahan karena OSnya persis Hisense Pureshot tanpa sunatan
    – Fokus kamera bisa sampai 2-3 detik, ZTE Blade Q Lux aja gak sampai 1 detik
    – Ngecharge baterai lama 3-4 jam baru penuh padahal kapasitas baterai cuma 2500

    Kesimpulan : Jika anda tidak butuh layar besar dan kamera bagus, lebih baik membeli ZTE Blade Q Lux untuk ponsel 4G. Harga cuma 800 ribu dan tidak lag menjengkelkan untuk pemakaian sehari-hari, kameranya juga Autofokus walaupun tidak sebagus Hisense.

    1. Setujuh banget… sependapat saya 😀 Btw saya ngecas kok normal saja ya? Apa karena saya pake adaptor brand lain?

      Blade Q Lux malah belum pernah nyoba 🙂

      1. Saya pakai charger bawaan dan juga pakai Panasonic 1A, setiap charging bisa tembus 4 jam dari kondisi 10% sampai full.
        Apa mungkin karena WiFi saya menyala waktu ngecas? Tetapi seharusnya tidak sampai 4 jam juga walau WiFi nyala.

        ZTE Blade Q Lux sangat menarik jika hanya butuh ponsel dengan fungsi 4G, dengan mengesampingkan fitur lain semisal kamera atau layar yang biasa saja standar ponsel 800ribuan.
        Tetapi jika tidak masalah dengan kondisi ponsel lag, Hisense F20 saya kira pilihan paling bagus dibanding katakanlah Lenovo A2010 / Vibe C, karena paket Hisense F20 komplit semuanya bagus mulai dari layar, kamera, dan fungsi gimmick lainnya.

        1. Sya nggak nyampai 4 jam sih kalau pakai charger Xiaomi, tapi emang agak lama sih jika dibandigkan smartphone masa kini lainnya 🙂

          emoga Hisense kasih update buat perbaiki performanya. Jika nggak ngelag, ini bisa jadi pilihan terbaik, terutama yang suka layar besar 🙂

  4. mas admin review juga donk smartphone meizu m2 note atau meizu m3 note atau versi lainnya. saya penasaran banget sama tu merk. thanks

  5. maaf gan tuxlin, saya cari “tuxlin.com” di google (tanpa tanda petik) kok malah ada situs tuxlin.com yang lain
    dari judulnya sih kalo gak salah agen tour and travel
    ada apa ini?

  6. Gimana caranya agar bisa ngelock sinyal 4g only ya?
    Coba unduh beberapa apk di playstore ga ada yg mempan

  7. Permisi mas admin, saya mau tanya beberapa hal buat ponsel ini:
    1. Dgn internal cuma 8GB, sisa yg bisa dipakai berapa? Lalu apa aplikasi hasil unduhan bisa dipindah ke SD card?
    2. Bloatware apakah bisa dihapus atau sekedar disable saja?
    3. Ukuran teks maksimal sanggup “huge” atau hanya sampai “large”?
    Terima kasih.

    1. 1. Sudah ada di artikel, silakan baca dengan teliti.
      2. Bloatware minim, hanya ada apps Google dan beberapa aplikasi tambahan. Aplikasi bawaan Googla rata2 disable.
      3. Saya tidak cek, unit sudah tidak saya pegang lagi 🙂

      1. Oh my bad, saya kira artikel ini cuma satu halaman, pantes lagi asik baca kok udah selesai aja hehehe.
        Makasih mas, mantap ulasannya!

Leave a Reply

Your email address will not be published.