Review Kamera Honor 7A: Kayak Gini Hasil Fotonya!

2

Review Kamera Honor 7A

Review Kamera Honor 7A

Oke gaes, udah lihat beberapa sampel foto yang Tuxlin Blog jepret pakai Honor 7A, kan? Gimana kesan dan pesannya? Hehehe… Awalnya Tuxlin Blog berekspektasi tinggi mengenai kemampuan kamera ganda Honor 7A ini. Tuxlin mengira ia bakal setara dengan Honor 9 Lite yang kemampuan kamera belakangnya mantap di segala kondisi cahaya. Namun, ketika menjajal Honor 7A selama lebih dari sebulan, Tuxlin sedikit kecewa. Salah sendiri juga sih terlalu berharap lebih dan harapan itu terhempas oleh kenyataan, sama seperti kisah cintamu kan? 😆

Tuxlin Blog sadar bahwa Honor 7A ini produk yang berbeda dan membidik segmen yang berbeda pula dari Honor 9 Lite. Harganya yang lebih murah membuat Tuxlin Blog maklum dengan kemampuan kamera Honor 7A yang ternyata nggak sebaik Honor 9 Lite meski spesifikasi di atas kertas sama. Spek boleh sama, tapi kalau harga beda ya biasanya kualitas beda. 😛

Saat digunakan untuk memotret pada siang hari, Tuxlin Blog melihat kamera belakang Honor 7A ini cukup lumayan. Kesan pertama yang Tuxlin tangkap adalah ini nggak setajam dan sedetail Honor 9 Lite wkwkwkw… Foto yang dihasilkan terbilang standar di kelasnya dengan detail yang cukup, warna yang mendekati akurat, dan dynamic range agak kurang.

Baca juga:Review Kamera Xiaomi Redmi Note 5A Prime: Jagoan Selfie!

Mode HDR yang tersedia pada Honor 7A ini ternyata nggak mampu memberikan perubahan yang signifikan. Dynamic range dan detail memang mengalami kenaikan, tetapi nggak seberapa hehehe… Udah gitu, proses menyimpan fotonya jadi lebih lama lagi… 🙁

Mode wide-aperture atau bokeh terbilang cukup menarik karena kita bisa atur tingkat blur atau bokehnya melalui virtual aperture. Hasilnya lumayan oke, tetapi seleksi antara obyek yang ditonjolkan dengan background kadang masih kurang rapi. Sedangkan untuk menjebret manusia, seleksinya bisa lebih rapi menurut Tuxlin.

Beberapa foto macro yang dijepret dengan kamera Honor 7A ini terbilang lumayan oke untuk kelas entry-level. Kecepatan fokusnya gegas dan akurat. Foto yang dihasilkan juga detail gaes, warna oke, dan efek blurnya mantap. Sayangnya, kalau cahaya udah kurang, maka kecepatan fokus menurun.

Pada review kamera Honor 7A kali ini memang relatif kurang oke kalau malam hari. Ini bisa dimaklumi sih, kebanyakan smartphone entry-level dan menengah kan memang gitu hehehe… Foto malam hari yang dihasilkan nggak detail, warna agak pudar dan noise yang dihasilkan ampun-ampunan. Ini diperparah dengan kecepatan fokus yang melambat.

LED flash yang diusung oleh Honor 7A ini nggak cukup terang menurut Tuxlin, tetapi masih lumayan membantu saat kondisi benar-benar gelap. Kemampuan kamera depannya? Yah Tuxlin sih bilang B aja. Alias biasa aja gitu coy, cukup kalu cuma sekadar selfie doang hehehe…

Secara umum, review kamera Honor 7A ini menunjukkan hasil yang lumayan di kelas entry-level dan menengah. Kamera belakang gandanya bisa diandalkan, dan efek bokeh bisa diatur sesuai selera. Kinerjanya saat malam hari memang kurang memuaskan menurut Tuxlin Blog. Sampai di sini dulu review kamera Honor 7A kali ini, semoga bermaanfaat bagi pembaca semua. 🙂

Anda mungkin suka:Review Kamera Meizu M6: Smartphone Murah dengan Mode Pro!

2 COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here