Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3

5 min read

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 1

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 – Halo Pembaca! Pada posting sebelumnya, Tuxlin sempat curhat abis beli smartphone Oppo Reno 5 dan Samsung Galaxy A32 yang datang dalam kondisi repack. Setelah coba digunakan, keduanya aman ternyata. Nah pada posting kali ini Tuxlin bakal bahas soal kemampuan kamera Samsung Galaxy A32! Hal yang menarik dari smartphone andalan Samsung ini adalah desain quad camera belakangnya yang unik, yakni bergaya Contour Cut tanpa housing yang minimalis. Nggak tahu kenapa, Tuxlin suka desain ini 😍👍 Yah mungkin bosen kali ya dengan desain housing kamera smartphone kebanyakan yang aneh-aneh itu, makanya yang tanpa housing kelihatan simpel dan keren hehehe…

Kalau baca spesifikasi teknis dari Samsung Galaxy A32, kemampuan kamera ponsel ini kayaknya cukup kompeten di kelasnya. Betapa tidak, Samsung membekali smartphone ini dengan empat buah kamera belakang dengan kamera utama 64 megapiksel dengan sensor baru, yakni Samsung ISOCELL Plus GW3! 😎👍 Nggak cuma itu sih, tiga kamera belakang lainnya juga memiliki fungsi yang berbeda yang siap nemenin kamu motret dimanapun dan kapanpun. lalu sehebat apa sebenarnya kamera smartphone kelas menengah andalan Samsung ini? 🤔 Cekidot review kamera Samsung Galaxy A32 oleh Tuxlin Blog kali ini!

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3

Spesifikasi Kamera Samsung Galaxy A32

Seperti yang udah Tuxlin Blog singgung di atas, Samsung Galaxy A32 ini dibekali dengan empat buah kamera belakang dengan kamera utama 64 megapiksel. Nah pada review kamera Samsung Galaxy A32 ini emang kamera utamanya sih yang bikin Tuxlin Blog tertarik, mengapa? 🤔 Karena pakai sensor baru, yakni Samsung ISOCELL Plus GW3 alias S5K3GW3. Ini jelas beda dengan kamera 64 megapiksel generasi awal seperti Redmi Note 8 Pro yang pakai ISOCELL GW1, lalu apa beda kedua jenis sensor ini?

Anda dapat membeli Samsung Galaxy A32 dengan harga lebih murah di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)

Berdasarkan informasi yang Tuxlin Boog himpun, sensor ISOCELL Plus GW3 yang digunakan Samsung Galaxy A32 ini hadir dengan ukuran sensor yang lebih kecil, yakni 1/1.97 inci 0.7um piksel. Ukuran yang kecil dan tipis ini bikin sensor ISOCELL GW3 cocok diaplikasikan pada smartphone dengan bodi ringkas. Nah teknologi ISOCELL Plus ini menurut Samsung, mengganti material logam yang digunakan pada sensor ISOCELL biasa dengan material baru yang inovatif yang dikembangkan oleh Fujifilm. Ini meminimalkan kehilangan optik dan pantulan cahaya, memberikan kesetiaan warna yang lebih tinggi dan peningkatan sensitivitas cahaya hingga 15% dibandingkan dengan ISOCELL.😎

Kalau dibandingkan dengan sensor ISOCELL GW1 yang digunakan kebanyakan kamera 64MP, ukuran sensornya memang menyusut, yakni dari 1/1.72 inci 0.8um piksel menjadi 1/1.97 inci 0.7um piksel. Kamera utama pada review kamera Samsung Galaxy A32 kali ini ditandemkan dengan lensa aperture f/1.8 dan didukung fitur phase-detection autofocus (PDAF), serta LED flash. Oiya, sensor ISOCELL GW3 ini masih pakai teknologi tetracell alias menggabungkan 4 piksel jadi satu piksel besar, sehingga ukuran foto yang dihasilkan Samsung Galaxy A32 secara default adalah 16 megapiksel.

Kamera kedua Samsung Galaxy A32 ini mengusung resolusi 8 megapiksel sensor BSI CMOS 1/4 inci 1.12um piksel yang ditandemkan dengan lensa ultra-wide dengan aperture f/2.2 untuk mengambil foto super wide dengan field of view (FoV) 123 derajat. Sedangkan kamera ketiga berkekuatan 5 megapiksel dengan lensa aperture f/2.4 berfungsi sebagai kamera dedicated macro. Terakhir, kamera keempat cuma dipakai sebagai depth sensor yang resolusinya 5 megapiksel.

Baca juga:Mito MyBox S115 Review, Nggak Nyangka Sehebat Ini!

Buat jamaah selfiyah atau narsisiyah, kamera depan Samsung Galaxy A32 ini cukup memuaskan karena berkekuatan 20 megapiksel dengan sensor BSI CMOS dengan lensa aperture f/2.2 fixed focus. Resolusi segini udah cakep banget lah buat smartphone kelas menengah kayak Galaxy A32 ini, ye nggak Sob? 😅

Antarmuka & Fitur Kamera Samsung Galaxy A32

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 2

Kalian ada yang ngefans sama One UI-nya Samsung nggak? Kalau ya, Sama! Tuxlin juga ngefans sama One UI yang tampilannya simpel banget dan bebas iklan. Sayangnya, aplikasi kameranya nggak terlalu lengkap fiturnya hehehe… Ya mungkin aplikasi kamera ini bisa jadi kekurangan pada review kamera Samsung Galaxy A32 kali ini. 🤔 Tampilan antarmukanya sih simpel dan mudah digunakan dengan dominasi viewfinder pada bagian tengah dan diapit dua deretan menu pada sisi kanan dan kirinya.

Terdapat ikon dalam viewfinder untuk memudahkan kita berganti dari lensa wide ke lensa ultra wide. Kalau ganti ke lensa dedicated macro gimana? Ya harus buka menu hehehe… 😅 Kita bisa mengakses mode dengan swipe kanan dan kiri sesuai kebutuhan. Oiya, kalian ngerasa ada sesuatu yang hilang nggak sih pada aplikasi kamera di atas? Yap, HDR! Samsung selalu ngumpetin settingan HDR di dalam menu setting. Padahal menurut Tuxlin lebih bagus ditaruh di depan. 😐

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 3

Apa aja sih mode yang disediakan pada review kamera Samsung Galaxy A32 kali ini? Nggak terlalu lengkap sih, ada Portrait, Photo, Video, AR Doodle, Pro, Panorama, Food, Night, Macro, Slow Motion, dan Hyperlapse. Buat kalian yang suka bereksperimen dengan mode manual alias Pro, siap-siap dikecewakan sama Galaxy A32 ini… 🤣 Soalnya mode PRO-nya cuma nyediain opsi yang basic aja kayak ISO, white balance, dan EV. 🤦‍♂️

Baca juga:Samsung Galaxy A02s Review: Kurang Bertenaga, Tetapi Baterai Awet

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 4

Aeda satu lagi yang nyebelin pas review Samsung Galaxy A32, watermark-nya! Jadi kalau kita aktifin watermark, itu ukurannya gede banget dan udah mulai mengganggu estetika foto wkwkw… Saran buat Samsung nih, bikin watermark yang minimalis elegan gitu lah… Masak kalah sama Realme hehehe… 🤣 Oiya, baik kamera depan maupun belakang Samsung Galaxy A32 cuma mentok buat merekam video resolusi full HD. Sayang banget, padaha merk sebelah dan sebelahnya lagi udah pada bisa rekam video 4K dengan harga lebih murah. 🤦‍♂️

Penasaran dengan hasil jepretan kamera Samsung Galaxy A32? Woke, langsung scoll ke bawah saja… Seperti biasa, foto hasil jepretan kamera Samsung Galaxy A32 ini sudah Tuxlin Blog resize ke 800 x 600 piksel agar mudah diunggah ke blog.

Video Unboxing Samsung Galaxy A32

Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini (Klik)

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 HDR

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 5
HDR off
Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 6
HDR On

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Siang Hari

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Portrait (Live Focus)

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Macro

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Malam Hari

Baca juga:Vivo V20 2021 Review: Cantik, Ringkas dan Cocok untuk Selfie

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Night Mode

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 36
Night mode off
Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 37
Night mode on

Hasil Foto Kamera Samsung Galaxy A32 Malam Hari dengan LED Flash

Hasil Foto Kamera Depan Samsung Galaxy A32

Hasil Foto Kamera Ultra Wide Angle Samsung Galaxy A32

Hasil Foto Kamera Dedicated Macro Samsung Galaxy A32

Review Kamera Samsung Galaxy A32

Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3 61

Udah lihat kan kayak gimana sampel foto quad kamera yang dipersembahkan oleh Samsung Galaxy A32? Secara umum sih lumayan menurut Tuxlin Blog. Soal performa, kamera Galaxy A32 ini memiliki kemampuan autofokus yang lumayan gegas dan akurat kalau pas cahaya melimpah. Sayangnya, Tuxlin masih ngerasa ada sedikit shutter lag atau jeda sekian detik setelah foto dijepret. 🤔 Harapannya sih Samsung tingkatkan performanya biar cocok buat motret momen yang berjalan cepat.

Soal hasil jepretan kamera, Samsung Galaxy A32 ini sebenarnya bisa diandalkan ketika cahaya melimpah. Lihat aja sampel foto siang hari di atas, rata-rata udah memuaskan Tuxlin Blog. Foto yang dihasilkan nggak cuma tajam dan kaya detail, dynamic range lumayan wide, tetapi saturasi warnanya juga mantap dan agak punchy. Sayangnya, kadang agak warm atau kekuningan dikit 😅 Hal yang Tuxlin suka adalah fotonya minim oversharpening yang biasanya nongol di kamera Samsung Galaxy kelas menengah ke bawah, jadi detailnya tuh lebih alami.

Baca juga:Xiaomi Redmi 9T Review: Fitur Terlengkap dengan Harga Terjangkau!

Sayang beribu sayang nih ya, performa kamera Samsung Galaxy A32 pas malam hari atau minim cahaya terbilang kurang oke. Padahal banyak smartphone dengan rentang harga yang sama mampu menghasilkan foto malam hari yang lebih bagus dari Galaxy A32 ini. 🤔 Jadi hasil foto kamera 64MP Samsung Galaxy A32 pas malam hari ini nggak detail dan kalau kena suber cahaya, malah mleber kemana-mana… 🤦‍♂️ Kecepatan autofokusnya juga menurun, jadi kalau buru-buru motret, udah dipastikan bakal ngeblur.

Pada review kamera Samsung Galaxy A32 kali ini, sebenarnya disediakan Night mode guna meningkatkan performa saat malam hari. Mode ini jelas menunjukkan peningkatan kualitas foto yang signifikan, detail meningkat, saturasi warna kian akurat, dan penanganan yang lebih baik pada sumber cahaya. Cuma ya mode ini emang agak lama prosesnya. LED flash bawaan Samsung Galaxy A32 lumayan terang dan bisa diandalkan buat motret kondisi gelap banget.

Kamera ultra wide angle-nya Samsung Galaxy A32 kayak gimana performanya? Lumayan baguslah untuk harga segini, tapi masih bukan yang terbaik di kelasnya. Warnanya cenderung lebih cool ketimbang kamera utamanya, detail masih oke, dan dynamic range bagus. Sayangnya kalau malam emang nggak bisa diandalkan hehehe… Kalau kamera dedicated macro-nya lumayan oke sih, mampu menghasilkan detail yang memadai dan warna yang mendekati akurat. Tapi ya Tuxlin lebih suka foto macro dengan kamera utama. 😁

Secara umum, kemampuan kamera Samsung Galaxy A32 ini cukup layak atau pantas di kelasnya. Bukan yang terbaik sih, tapi kameranya masih bisa diandalkan untuk memotret saat kondisi cahaya memadai. Buat yang suka eksperimen dengan setting manual atau suka foto-foto pas malem, mending pindah ke merk sebelah deh hehehe… Oiya, sayang banget Samsung Galaxy A32 nggak bisa rekam video 4K. 😭

Oke, sampai di sini dulu review kamera Samsung Galaxy A32 oleh Tuxlin Blog kali ini. Semoga bermanfaat ya.😊

Anda mungkin suka:Review Kamera Xiaomi Mi Note 10 Pro: Terbaik di Kelasnya, Tapi…


Artikel Terkait


Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

2 Replies to “Review Kamera Samsung Galaxy A32 dengan Sensor ISOCELL GW3”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *