Review Kamera Tecno Spark 30 Pro, Masih Terbaik di Kelasnya? – Halo Pembaca! Ada yang pernah pakai smartphone Tecno Spark 30 Pro nggak? Jadi Tuxlin Blog itu sempat pakai smartphone Tecno Spark 30 Pro ini sebagai hape khusus buat kerja alias admin medsos sebuah brand di 2025. Kebetulan unit yang Tuxlin beli adalahy Tecno Spark 30 Pro edisi spesial Optimus Prime .π Keunggulan edisi spesial ini adalah kita bisa panggil Optimus Prime kalau pas dicegat begal di jalan *ngaco π Bedanya cuma di warna doang sih, biru sama merah khas Optimus hehehe
Setelah hampir setahun pakai Tecno Spark 30 Pro, Tuxlin Blog baru menyadari kalau performa kamera hape ini bisa dikatakan di atas rata-rata atau mungkin bisa dikatakan salah satu yang terbaik di kelasnya. Dulu belinya sekitar Rp 2 jutaan. Kalau sekarang ini, hape yang harga 2 jutaan kayaknya nggak ada deh yang kameranya sebagus Tecno Spark 30 Pro ini. Jangankan 2 jutaan, harga 4 jutaan kayak iQOO Z11x aja kamera utamanya menurut Tuxlin masih kalah sama hape satu ini wkwkwk π Penasaran? Berikut review kamera Tecno Spark 30 Pro yang berkekuatan 108 megapiksel!

Table of Contents
Spesifikasi Kamera Tecno Spark 30 Pro
Spesifikasi kamera Tecno Spark 30 Pro emang mentereng gaes! Bahkan untuk kelas harga Rp 2 jutaan, hape ini bisa dikatakan di atas rata-rata dengan dua kamera belakang dengan kamera utama 108MP! π Sekarang hape dua jutaan kamera berapa? 13MP palingan wkwkwkw… Terima kasih server AI, bikin harga hape makin tidak manusiawi π
Kamera utama 108MP di Tecno Spark 30 Pro didukung lensa aperture f/1.9 yang menggunakan sensorΒ Samsung ISOCELL HM2Β 1/1.52 inci 0.7um piksel yang didukung fitur phase-detection autofokus (PDAF), dan quad LED flash. Ini emang bukan sensor keluaran baru ya dan bahkan udah dipakai oleh Redmi Note 10 Pro yang notabene rilis tahun 2021 alias 5 tahun yang lalu.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru Tecno Spark 30 ProΒ di Shopee
Nah sensor Samsung ISOCELL HM2 yang dipakai seri Spark 30 Pro ini ini dibekali dengan teknologi baru yang disebut dengan Nonacell. Teknologi ini menggabungkan 9 buah piksel menjadi sebuah piksel besar untuk menghasilkan foto yang lebih berkualitas dan andal saat kondisi low-light.Β Jadi, secara default, kameranya menghasilkan foto dengan resolusi 12,5 megapiksel saja. Eh tapi kalau diset mode 108MP native juga bisa, tapi ukuran fotonya jadi raksasa π
Lantas apa fungsi kamera kedua di Spark 30 Pro? Kamera kedua hanyalah hiasan dan fungsinya memberikan ilusi penggunanya seolah-olah kameranya banyak π Ya untungnya tren kamera pajangan begini mulai berkurang ya di tahun 2026 ini. Brand sebelah yang masih sodaraan ama Tecno ini bahkan pernah rilis hape dengan empat kamera belakang (dulu banget) dan yang bermanfaat cuma 1, itu pun performanya bapuk π
Kamera depan Tecno Spark 30 Pro edisi Optimus Prime ini lumayan karena dibekali resolusi 13 megapiksel dengan sensor BSI CMOS 1/3 inci yang ditandemkan dengan lensa f/2.0 fixed focus.Β Bukan yang terbaik di kelasnya, tetapi sudah lumayan oke untuk memuaskan hasrat jamaah narsisiyah. Kamera belakangnya bisa rekam video hingga 2K @30fps dan kamera depannya bisa sampai full HD 1080p @30fps.
Antarmuka & Fitur Kamera Tecno Spark 30 Pro

Aplikasi kamera di hape Tecno Spark 30 Pro edidi Optimus Prime kali tampilannya nggak jauh beda sama aplikasi kamera Spark 20 yang pernah Tuxlin ulas sebelumnya. Antarmuka kameranya terdiri dari viewfinder yang diapit dua baris menu pada sisi kanan dan kirinya. Bagian kiri terdapat menu aspek rasio, filter, mode 108M, settings lebih lanjut, LED flash, dan shortcut Google Lens.
Hape ini juga ada tombol switch ke kamera depan, tombol shutter, dan shortcut untuk mengakses galeri. Sedangkan untuk mode kamera dapat diakses melalui menu rolodex yang bisa digeser-geser sesuai kebutuhan. Di viewfindernya terdapat tombol zoom 1x dan 3x. Kenapa 3x? Bisanya cuma 2x lho digital zoom-nya. Konon sensor yang dipakai hape ini sudah support teknologi 3x in-sensor zoom.
Baca juga:Review Kamera Realme Note 60x: Sehebat Apa 8 Megapiksel di 2026?

Mode yang disediakan pada aplikasi kamera Spark 30 pro ini cukup standar untuk sebuah smartphone sejutaan, antara lain ada AIGC Portrait, Video, AI Cam, Portrait, Super Night, Vlog, Slow Motion, Time-Lapse, Dual Video, Short Video, Sky Shop, Pro, Panorama, Document, dan AR Shot.
Meski harganya terjangkau (pas tahun lalu π«£), smartphone ini juga menyediakan mode Pro! Mode ini cocok bagi pembaca Tuxlin Blog yang pengen eksplor kemampuan kamera hape ini biar serasa pegang kamera Mirrorless hehe… Beberapa parameter yang bisa diatur antara lain White Balance, EV, ISO (100 hingga 6400), Shutter Speed (1/1500s hingga 30s), fokus distance, dan Metering Exposure.

Penasaran dengan hasil jepretan kamera smartphone andalan Tecno yang berkekuatan 108 megapiksel? Oke, langsung scroll ke bawah saja⦠Seperti biasa, foto hasil jepretan kamera hape ini udah Tuxlin Blog resize ke 1200 x 900 piksel agar mudah diunggah ke blog.
Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro HDR


Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro Siang Hari








Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro Portrait Mode



Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro Macro







Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro Malam







Hasil Foto Kamera Tecno Spark 30 Pro Night Mode


Hasil Foto Kamera Depan Tecno Spark 30 Pro






Review Kamera Tecno Spark 30 Pro

Pembaca Tuxlin Blog udah lihatkan hasil jepretan kamera Tecno Spark 30 Pro di atas? Bagus nggak? Bagus dong… Masak enggaj hehehe… Jadi selama proses uji pakai, Tuxlin Blog udah jepret sekitar 400an foto dan sempat jga dipakai buat rekam video. Jujur saja, Tuxlin sangat puas dengan kemampuan kamera hape ini.
Saat siang hari dengan cahaya melimpah, kamera utama 108MP andalan Spark 30 Pro ini mampu menghasilkan foto yang berani diadu dengan smartphone harga 3 – 4 jutaan keluaran 2026 π Fotonya menampilkan detail yang tinggi dan pas Tuxlin zoom, tekstur detailnya tampak alami dan nggak kebanyakan rekayasa atau istilah bulenya over-processing!
Saturasi warna yang dihasilkan memang cenderung punchy dan agak warm, tetapi nggak sampai over-saturated. Kalian yang suka warna agak ngejreng, pasti suka dengan karakter warna yang dihasilkan kamera Spark 30 Pro ini. White balance konsisten dan akurat, sedangkan kontrasnya emang kadang agak kureng. Dynamic range secara default udah cukup wide, sehingga bisa menampilkan highlight maupun ngluarin detail area bayangan atau shadow.
Baca juga:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896, Sebagus Ini?
Tuxlin juga sempat nyobain mode portrait kamera belakangnya. Kalau dilihat dari separasai yang dihasilkan, ini udah cukup rapi ya. Bahkan subyek yang agak rumit pun masih bisa diatasi. Cuma entah efek bokehnya atau apanya gitu bikin foto mode portrait terlihat kurang alami. π€
Nah buat penggemar foto macro atau close-up, Tecno Spark 30 Pro bisa dikatakan salah satu final boss alias yang terbaik di kelas 2 jutaan (harga saat Tuxlin beli π ). Foto macro yang dihasilkan sangat memanjakan mata dengan kecepatan autofokus yang cepat dan akurat, serta tingkat detail yang tinggi. Efek bokehnya juga estetik dengan karakteristik warna yang ngejrteng, sehingga siap posting ke medsos tanpa perlu banyak sentuhan. Kalau mau efek bokeh yang lebih dramatis, bisa coba eksplorasi mode 3x in-sensor zoom, beuh kamera hape 3 – 4 jutaan zaman now lewat π
Kalau low light alias malam hari gimana? Pas Tuxlin ajak hape ini ke pasar malam bareng istri *pasar malem date nih π*, performa kamera Tecno Spark 30 Pro ini memang mengalami penurunan, terutama kecepatan autofokusnya. Sedangkan foto yang dihasilkan masih cukup mantap dengan saturasi warna yang tetap punchy, jarang flare, noise aman, dan kemampuan menangani highlight atau sumber cahaya juga bagus (nggak pecah atau mbleber gitu).
Kekurangannya adalah kecepatan autofokus yang lambat dan algoritma buat menghilangkan noise terlalu agresif. Hasilnya? Foto malam hari rawan blur kalau nggak bener-bener steady dan detailnya memang menyusut drastik jika dibandingkan saat siang hari. Hape ini juga nyediain mode malam yang terbukti mampu meningkatkan detail, eksposure, dan sedikit menurunkan saturasi warna.
Berbeda dengan kamera belakangnya yang tergolong mantap di kelasnya, kamera depan hape Tecno Spark 30 Pro malah biasa saja menurut Tuxlin Blog. Pas dipakai buat foto selfie, karakteristik warnanya mirip kamera belakang, tetapi tone warna kulit kadang kurang akurat. Selain itu, tingkat detailnmya juga biasa banget. Mode portrait-nya nggak serapi kamera belakang untuk separasinya.
Sedangkan buat pembaca yang suka bikin konten dan rekam video, sebenarnya kualitas video yang dihasilkan kamera Tecno Spark 30 Pro lumayan oke. Detailmnya bagus, warnanya ngejreng, dan cukup smooth. Cuma ya guncangannya cukup berasa dan kadang masih terasa ada jitter, serta kedut-kedut.
Ya pokoknya masih kalah jauhlah sama iPhone 17 Pro Max *ya iyalah π Masih suka heran sama orang yang compare hape sekelas Tecno Spark 30 Pro alias entry-level 2 jutaan dengan iPhone belasan juta yang notabene flagship tulen. Abis itu bilang kamera Android buriq π€£ Padahal dengan budget belasan juta dapat Tecno Spark 30 Pro banyak! Bisa buat tawuran π
Secara umum, Tecno Spark 30 Pro ini menawarkan kemampuan kamera utama yang di atas rata-rata dan bisa dikatakan terbaik di kelasnya untuk fotografi. Hasil fotonya sangat memuaskan dengan tingkat detail tinggi, warna ngejreng, dan bisa diandalkan di segala kondisi cahaya. Bagi pembaca Tuxlin Blog yang penasaran pengen nyobain Tecno Spark 30 Pro, bisa tuh berburu unit barunya *kalau masih ada π«£
Sampai di sini dulu review kamera Tecno Spark 30 Pro oleh Tuxlin Blog kali ini, semoga bermanfaat. π
Catatan Tuxlin: Review ini menggunakan unit yang dipinjam dari tim Laptophia, bukan unit sponsor atau seeding. Kalian juga bisa membacaΒ review kamera Tecno Spark 30 Pro di Laptophia.
Anda mungkin suka:Review Acer Swift Go 14 SFG14-41 R72E, Laptop Ringan Bertenaga Ryzen 5 7530U


Cakepppppp! Tapi kan spark udah sampe seri 50 ya?