Review Kamera Xiaomi 13T dengan Sensor Sony IMX707, Masih Bersaing dengan HP Sekarang? – Halo Pembaca! kali ini Tuxlin Blog bakal bahas kemampuan kamera Xiaomi 13T. Lho sejak kapan punya hape berkamera Leica ini? Sejak Xiaomi 12 andalan Tuxlin Blog hilang dua tahun lalu… Eh gimana itu ceritanya? Nanti deh kalau lagi selow Tuxlin ceritain kepahitan yang udah dialami wkwkw… 🤣 Singkat cerita, Tuxlin harus segera mencari pengganti hape tersebut. Soalnya kalau nggak, rasanya pincang *emang jalan pakai hape? 😑* Tuxlin biasa pakai dua hape dan Xiaomi 12 yang ilang itu adalah hape kedua. Saat itu Tuxlin memutuskan untuk jual emas buat beli Xiaomi 13T yang dijual dengan harga miring sama Koh Herry SW. Jual emas itu adalah artian sebenarnya lho 😏
Baru beberapa bulan berjalan, ternyata Vivo V27 5G yang jadi andalan istri ternyata sering pingsan tanpa sebab yang jelas. Akhirnya Xiaomi 13T yang jadi hape kedua Tuxlin serahklan ke istri. Ini penting, soalnya istriku itu tukang ngulas makanan alias food vlogger lho. Cek aja akunya di @kisahfotoblog di IG. Food vlogger beneran lho, jangan disamain dengan Lord Kutang yah 🤣 Selama dua tahun menggunakan Xiaomi 13T ini untuk ngonten bareng istri, ternyata ada banyak kejutan dari hape ini. Mulai kualitas video di atas rata-rata, tone warna foto yang nggak disukain istri, sampai sering demam hingga video patah-patah wkwkwk… Penasaran? Berikut review kamera Xiaomi 13T dengan sensor Sony IMX707 setelah dua tahun dipakai buat ngonten bareng Tuxlin Blog dan istri! 😎

Table of Contents
Spesifikasi Kamera Xiaomi 13T
Xiaomi 13T ini memang bukan real-flagship kayak Xiaomi 12 andalan Tuxlin yang hilang, tetapi smartphone kamera sentris kelas premium. Kalau nggak salah ingat, Xiaomi 13T merupakan kolaborasi pertama Xiaomi dengan Leica. Jadi Xiaomi bikin smartphone dan setup kameranya, kemudian Leica membantu pengembangan lensa dan optimasi dari sisi software alias perangkat lunaknya. 🤓 Yah semacam Vivo dengan ZEISS atau Oppo dengan Hasselblad gitulah… 🤔
Spesifikasi kamera Xiaomi 13T ini bisa dikatakan mentereng, cuy! Ya memang nggak sekelas flagship, setup kameranya meyakinkan banget. Jadi hape ini dibekali dengan tiga kamera belakang dengan kamera utama utama resolusi 50MP ditandemkan tujuh elemen lensa LEICA VARIO-SUMMICRON ASPH 24 mm (bukan Vario Rangka eSAF yak 😝) aperture f/1.8 yang menggunakan sensor Sony IMX707 1/1.28 inci 1.22um piksel yang diperkuat fitur multi-directional phase-detection autofokus, EIS, OIS (Optical Image Stabilization), dan LED flash.
Anda dapat cek harga dan promo terbaru smartphone Xiaomi 13T di Sini (Klik) atau di Shopee (Klik)
Sensor Sony IMX707 yang dipakai kamera utama Xiaomi 13T ini ukurannya bisa dikatakan paling besar atai di atas rata-rata hape saat itu yang mentok di sensor Samsung/Sony ukuran 1/1.56 inci. Ukuran sensor besar tentunya dapat menangkap cahaya lebih banyak dan potensi detail yang lebih tinggi. 😎
Berdasarkan informasi yang Tuxlin himpun, sensor Sony IMX707 mengusung teknologi quad-bayer filter 4-to-1 yang menggabungkan empat buah piksel menjadi sebuah piksel berukuran besar biar bisa menyerap lebih banyak lagi cahaya. Makanya, nggak heran kalau secara default foto yang dihasilkan kamera hape ini resolusinya hanya 12,5 megapiksel aja.

Nah hal menarik dari Xiaomi 13T ini menurut Tuxlin Blog adalah dilengkapi kamera telefoto! Kamera kedua atau telefotonya berkekuatan 50MP dengan lensa telefoto 50 megapiksel dengan lensa 50mm aperture f/1.9 yang menggunakan sensor OmniVision OV50D 1/2.88 inci 0,61um piksel dengan kemampuan 2x optical zoom. Oiya, kamera kedua ini nggak dikasih fitur OIS ya. Apakah bisa motret bulan? Ya bisa-bisa aja. Cuma kalau di zoom buat Moon shot kayak hape flagship, hasilnya tentu burique 😅
Nah sensor OmniVision OV50D yang digunakan kamera telefoto Xiaomi 13T ini dibekali teknologi PureCel Plus‑S quad-bayer filter atau 4-in-1 pixel binning, makanya secara default kamera telefotonya menghasilkan foto dengan resolusi 12,5MP.
Sedangkan kamera ketiga berkekuatan 13 megapiksel dengan sensor OmniVision OV13B 1/3.06 inci 1.12um didukung lensa ultra-wide 15mm aperture f/2.2 fixed focus yang mampu menghasilkan foto ultra-wide dengan FoV 119 derajat. Untungnya ini tiga kamera belakang Xiaomi 13T berguna semua… Nggak kayak merk sebelah kang jualan gimmick! Kameranya banyak ampe baris, fungsinya buat macro buriklah, aux lens lah, AI detectionlah… Gak guna semua! 🤣
Buat jamaah narsisiyah atau suka ngedubbing lagu di TikTok pakai filter super bening, kamera depan Xiaomi 13T termasuk lumayan sih, tapi bukan yang paling oke. Tentu saja tone warna Leica nggak bakal disukai sama kakak-kakak penikmat filter TikTok 😅 Haspe ini dibekali kamera depan resolusi 20 megapiksel dengan sensor sensor Sony IMX596 1/3.47 inci 0.8um piksel dengan lensa aperture f/2.2 fixed focus. Kamera depan dan ultra wide angle cuma bisa rekam video full HD 1080p @30 fps dan bisa support HDR. Sedangkan kamera belakang bisa rekam video dengan resolusi 4K @30fps atau Full HD hinggga 120fps, serta support HDR.
Antarmuka & Fitur Kamera Xiaomi 13T

Sekilas emang aplikasi kamera bawaan Xiaomi 13T emang nggak jauh beda dengan aplikasi kamera Xiaomi lainnya. Tapi setelah dicermati, ternyata agak beda. Fiturnya banyak banget, Tuxlin ampe bingung ini fitur buat apa aja wkwkwk… 😅 Barisan menu kiri terdapat opsi untuk mode Leica Vibrant atau Leica Authentic. Tuxlin sih jelas pakai Leica Vibrant sepanjang masa, soalnya tone warnanya lebih berani. Kalau yang Leica Authentic itu tone warnanya terlalu estetik untuk mata yang terbiasa lihat foto oversaturated 🤣 Selain itu juga ada aksaes ke menu Setting, Google Lens, dan pengaturan LED flash.
Baca juga:Review Kamera Infinix Hot 50 Berkekuatan 50MP, Bagus Nggak?
Sedangkan sisi kanan terdapat indikator Night mode (aktif kalau kondisi gelap), tombol untuk mengatur EV/eksposure, dan tombol pemilihjan lensa 0.6x (ultra wide angle, 1x (kamera utama), 2x (optical zoom). Selain itu juga ada deretan mode yang bisa kita pilih dengan cara swipe kanan atau kiri. Ada tombol Shutter yang diapit sgortcut gallery dan tombol switch kamera depan. Sampai di sini kelihatan sama aja kan dengan Xiaomi pada umumnya? Tap kalau dibedah, duh fiturnya banyak dan rumit. Puyeng belajarnya 😅

Mode yang disediakan kamera Xiaomi 13T ini cukup lengkap gaes, antara lain ada Pro, Documents, Video, Photo, Portrait, Night, 50MP, Panorama, Short Film, Slow Motion ( 1080p @240fps/720p @960fps), Time Lapse, dan Long exposure. Mode portrait-nya juga terdiri empat mode lagi, yakni Standar, Dokumenter, Swirly Bokeh, dan Soft Focus.

Mode Pro yang dimiliki Xiaomi 13T juga udah canggih gaes, cocok banget buat kalian yang mau eksplorasi kemampuan fotografi hape ini lebih jauh. Beberapa pengaturan yang bisa dieksplorasi antara lain White Balance, EV, ISO (50 hingga 3200), Shutter Speed (1/8000s hingga 30s), MF, dan fokus distance. Hape ini juga mendukung pengambilan RAW atau DNG. Nggak cuma itu, mode video juga ada mode manualnya lho 😎

Penasaran dengan hasil jepretan kamera Xiaomi 13T yang mengusung lensa LEICA berkekuatan 50 megapiksel? Selama dua tahun, hape ini udah motret ribuan foto dan rekam banyak video. Nah di artikel ini Tuxlin pilihin deh yang terbaik! Langsung scroll ke bawah saja… Seperti biasa, foto hasil jepretan kamera hape ini udah Tuxlin Blog resize ke 1200 x 900 piksel agar mudah diunggah ke blog.
Hasil Foto Kamera Xiaomi 13T Siang Hari








Hasil Foto Kamera Xiaomi 13T Mode Portrait




Hasil Foto Kamera Xiaomi 13T Macro








Baca juga:Review Kamera Tecno Spark 30 Pro, Masih Terbaik di Kelasnya?
Hasil Foto Kamera Xiaomi 13T Malam Hari








Hasil Foto Kamera Xiaomi 13T Night Mode


Hasil Foto Depan Kamera Xiaomi 13T






Hasil Foto Kamera Telefoto (Optical Zoom 2x) Xiaomi 13T









Hasil Foto Kamera Ultra Wide Angle (0.6x) Xiaomi 13T









Review Kamera Xiaomi 13T

Jujur saja, Xiaomi 13T ini merupakan salah satu smartphone yang berkesan bagi Tuxlin. Ini adalah perangkat yang turut berkontribusi dan membersamai perjalanan Tuxlin dan istri selama dua tahun terakhir ini sebagai kreator — mulai dari food vlogger, beauty, hingga review hotel buat TikTok Go! Xiaomi 13T ini memang bukan yang paling baik dan reliabel, tapi sejauh ini dapat dimaklumi kekurangannya. 😁
Nah kalau kemampuan kameranya buat foto siang hari gimana? Xiaomi 13T ini sebenarnya mampu menghasilkan kualitas foto yang luar biasa untuk kelas harganya saat itu. Bahkan kemampuan kameranya masih bisa diadu dengan smartphone di range harga 5 – 6 jutaan keluaran 2026! 😎 Hape zaman sekarang banyak mengalami downgrade, baik spek secara umum dan kemampuan kamera gegara kenaikan harga RAM dan SSD 😅
Foto siang hari yang dihasilkan kamera utama Xiaomi 13T ini menurut Tuxlin Blog sudah sangat memuaskan dari segi detailnya. Fotonya tajam dan mungkin kadang sedikit agak oversharpening (penajaman berlebih) pada kondisi tertentu, terutama ketika cahaya sekitar sangat berlebihan. Kontras dan white balance cenderug akurat dan konsisten.
Baca juga:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896, Sebagus Ini?
Ngomongin soal saturasi dan tone warna (Tuxlin pakai mode Leica Vibrant sepanjang review) yang dihasilkan oleh Xiaomi 13T bukan buat semua orang ya. Tuxlin sih cenderung suka karena warnanya sangat natural, meski cenderung agak warm. Warna kulit juga natural, meski kadang ada sedikit rona merahnya. Bagi pembaca Tuxlin yang suka karakter warna oversaturated alias gonjreng, mungkin nggak suka karakter warna yang dihasilkan jepretan kamera Xiaomi 13T ini.
Ngomongin soal dynamic range, hasil foto Xiaomi 13T ini tergolong wide. Melihat ratusan foto yang dihasilkan, Xiaomi 13T selalu berhasil menampilkan detail highlight seperti langit dan sumber cahaya maupun bayangan (shadow) dengan baik tanpa kelihatan terlalu gelap. Ini oke banget, meski belum bisa dikatakan level flagship ya 🤔
Buat yang suka mode portrait, Xiaomi 13T ini juaranya! Tuyxlin demen banget pakai mode portrait 2x di hape ini karena hasilnya sangat memuaskan dan estetik. Separasi antara subyek dan background rapi dan konsisten, serta efek bokehnya juga cenderung natural. Nggak cuma itu, kalu kita pakai filter Leica BW High Contrast, beuh… Hasilnya estetik banget! Cocok nih buat penggemar foto BW 😎
Kecepatan autofokus kamera “Leica” yang diusung Xiaomi 13T ini juga layak dapet jempol yang banyak! Tuxlin motret close up atau macro, fokusnya sat-set dan akurat. Foto macro-nya juga oke punya, cuy! Kalian bisa lihat hasil foto macro di atas, kan? Yup, detailnya emang tinggi, jernih, dan efek bokehnya juga estetik banget. Kalian bisa pakai optical zoom 2x agar hasil jepretannya lebih estetik lagi 😍
Nah buat yang suka foto-foto malam, lagi-lagi Xiaomi 13T bisa jadi senjata andalan! Pokoknya kamera utama hape ini tuh bisa dikatakan andalan banget buat foto di segala kondisi cahaya. Saat malam hari, memang ada penurunan performa autofokus, tetapi ngak terlalu signifikan dan pas dijepret juga nggak ada shutter lag.
Hasil foto malam harinya? Mantap surantap! Berkat dukungan sensor berukuran besar dan optimasi yang matang hasil racikan Xiaomi dan Leica bikin foto malamnya tetap detail, warna yang punchy, dan minim noise. tersedia mode Night yang ketika diaktifkan, dapat meningkatkan detail secara signifikan. Tuxlin sering pakai mode Night ini agar fotonya ciamik dan siap di-share ke Instagram wkwkw…
Sedangkan kamera telefoto Xiaomi 13T dengan kemampuan optical zoom 2x juga nggak kalah andal. Kamera telefotonya ini mampu menghasilkan karakter warna yang sama dengan kamera utamanya. Bedanya? Tingkat detail dan eksposur-nya nggak semantap kamera utama. Ini bisa dimaklumi sih mengingat ukuran sensornya lebih kecil. Pas amalam hari juga masih oke, cuma detailnya emang agak menurun dan mulai terlihat noise, meski masih tergolong jauh dari kata mengganggu.
Kamera 0.6x atau ultra wide angle Xiaomi 13T ini mungkin paling biasa saja. Pas siang hari memang masih mampu menghasilkan foto dengan tingkat detail yang bagus, minim distorsi pada bagian sudutnya, dan karakter warna yang sama persis dengan kamera utamanya. Saat malam hari atau low-light, kamera ultra wide angle Xiaomi 13T ini emang kurang oke ya karena hasil fotonya agak gelap, tetapi tetep minim noise. 😏
Kamera depan Xiaomi 13T yang 20 megapiksel ini ternyata juga biasa saja. Foto selfie yang dihasilkan cenderunga agak soft. Karakter warna yang sangat Leica-nya ini kemungkinan nggak disukai oleh kebanyakan jamaah narsisiyah atau ciwi-ciwi TikTok 🤔
Nah selama dua tahun pakai Xiaomi 13T, Tuxlin Blog terkesan dengan hasil rekaman videonya! Tuxlin biasanya pakai rekam resolusi full HD 1080p @60fps kalau bikin konten bareng istri. Video yang dihasilkan hape ini sangat smooth dan stabil. Andalan banget deh kalau buat bikin konten. Minusnya adalah karakter warnanya yang cenderung terlalu natural, sehingga masih perlu editing tone warna agar konten makanan terlihat lebih menggugah.
Kekurangan lain dari Xiaomi 13T adalah gampang demam kalai pakai frame rate 60fps 😑 Kalau udah panas berlebih, hasil rekaman patah-patah dan bahkan kadang ngelag. Ini kendala Tuxlin kalau ngonten di outdoor pas siang atau di tempat yang suhu sekitarnya relatif panas.
Secara umum, kamera Xiaomi 13T masih sangat bertaring dan bisa diandalkan untuk foto maupun video di tahun 2026 dan bahkan masih sanggup bersaing dengan smartphone premium terbaru. Selama dua tahun pemakaian, Tuxlin dan istri sudah produksi ratusan konten video dan foto yang opke da ngaisilin cuan. Minusnya cuma dua: karakter warna Leica (ini subyektif) dan suhu yang panas kadang mengganggu proses perekaman video.
Sampai di sini dulu review kamera Xiaomi 13T oleh Tuxlin Blog kali ini, semoga bermanfaat.
Catatan Tuxlin: Review ini menggunakan unit dari tim Laptophia, bukan unit sponsor atau seeding. Kalian juga bisa membaca review kamera Xiaomi 13T di Laptophia.
Anda mungkin suka:Review Kamera Realme GT 7T dengan Sensor Sony IMX896, Sebagus Ini?


Oh ini udah lama juga yaa produknya. Temenku pake Xiaomi 13 something tp kalau ga salah ada PRO nya di embel2 belakang. Kemarin traveling bareng dia, ngeliat hasil fotonya sih ya oke laaah 😄. Atau bisa jadi karena temen ku juga jago ambilnya 😅.
Kita sama mas, aku pun lebih suka warna vivid. Jadi setting kamera ku biasanya udh di set vivid. Warna gonjreng itu lebih enak aja dilihat 😄😂. Makin gonjreng, makin seneng hahahahha
Aku pikir tadi nya Xiaomi ini udh masuk kategori flagship. Ternyata belum yaaa. Aku jadi penasaran brand sebelah yg kameranya banyak tapi gimmick hahahahahahha