Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

Review Sennheiser HD 202 II: Ngebass!

4 min read

Review Sennheiser HD 202 II

Review Sennheiser HD 202 II – halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog akan membahas review Sennheiser HD 202 II yang merupakan headphone murah-meriah dengan bass yang lumayan nendang. Sebenarnya Tuxlin Blog udah lama pegang Sennheiser HD 202 II ini, soalnya beli pas Harbolnas Desember 2015 dulu, promonya nendang hahahaha… Yah saat ini sih udah ada Sennheiser MX375, Xiaomi Hybrid Dual Driver, dan Polytron Muze XC1 yang menemani Tuxlin dengerin musik.

Namun, Tuxlin belum punya yang model headphone begini… Kayaknya asik tuh buat ditandemkan sama laptop atau PC. Setelah perburuan panjang, akhirnya Tuxlin mantap untuk meminang Sennheiser HD 202 II yang saat ini dijual dengan harga Rp 400 ribu-an untuk garansi resmi Astrindo, penasaran? Simak ulasan review Sennheiser HD 202 II yang ngebass ini oleh Tuxlin Blog!

Review Sennheiser HD 202 II

Spesifikasi Sennheiser HD 202 II

  • Color Black
  • Wearing style: Headband
  • Impedance 32 Ω
  • Frequency response 18 – 18000 Hz
  • Sound pressure level (SPL) 115 dB
  • THD, total harmonic distortion < 0,5 %
  • Jack plug 3,5 mm
  • Cable length 3 m – symetric

Anda bisa membeli atau cek harga Sennheiser HD 202 II di Sini (Klik) untuk pengguna iOS/Android di sini (klik)

Fitur Sennheiser HD 202 II

  • Tertutup, supra-aural, dinamis hi-fi headphone stereo
  • Untuk DJ, ideal untuk sumber mobile (gadget)  dan sistem Home Mini hi-fi
  • Peredaman ambien noise yang baik
  • Earcup dapat dilepas
  • Dirancang khusus perforasi redaman memastikan respon bass yang kuat
  • Bahan diafragma ringan dengan “turbin” embossing untuk bass yang sangat rendah
  • Magnet neodymium yang kuat dan diafragma ringan untuk tingkat suara yang tinggi
  • Bass yang kuat dan peningkatan tingkat sinyal musik irama-driven yang modern
  • Klip ke sabuk: kabel dapat diset untuk menyesuaikan panjang kabel sesuai kebutuhan
  • Sangat nyaman dipakai karena desain ultra-ringan, bahkan untuk mendengarkan dalam waktu lama
  • Desain luar ruangan kuat dengan headband sangat fleksibel
  • Kabel tembaga OFC 3 m sangat konduktif
  • Bantalan telinga diganti kulit imitasi

Baca juga:Review Sennheiser MX 375, Suara Mantap Harga Bersahabat

Paket Penjualan Sennheiser HD 202 II

Paket Penjualan Sennheiser HD 202 II

Kurang lebih 5 hari setelah pemesana (kok lama amat?) headphone Sennheiser HD 202 II ini mendarat dengan selamat di Tuxlin Blog tanpa kurang suatu apapun 😆 Lambatnya pengiriman headphone pesanan Tuxlin kali ini bisa dimaklumi kok sob, kenapa?

Soalnya Tuxlin beli Sennheiser HD 202 II ini kan pas Halbolnas 2015 kemarin! Mungkin pesanan seller pas rame-ramenya dan masih ditambah lagi dengan kurir ekspedisi yang lagi padat hehehe… Setelah mendarat, review Sennheiser HD 202 II malah molor 😆 Berikut paket atau perlengkapan pada penjualan headphone Sennheiser HD 202 II.

  • Headphone Sennheiser HD 202 II
  • 1 cord take-up yang dilengkapi dengan klip
  • 1 adaptor 3.5/ 6.3mm

Desain & Penampilan Sennheiser HD 202 II

Penampilan Sennheiser HD 202 II

Review Sennheiser HD 202 II di sisi desain menurut Tuxlin Blog nggak ada yang istimewa sih. Harga headphone ini Rp 400 ribu-an dan tergolog sebagai produk entry-level, jadi kita jangan berharap atau mematok ekspektasi terlalu tinggi sob Open-mouthed smile Sesuai dugaan,headphone Sennheiser HD 202 II ini menggunakan material plastik! Yap semuanya plastik, nggak ada metalnya…

Mungkin Sennheiser HD 202 II nggak suka musik metal kali ya *nggak nyambung 😆  Meski menggunakan material plastik, bukan berarti build quality headphone ini jelak yah. Menurut Tuxlin Blog, build quality Sennheiser HD 202 II udah bagsu kok, ringan, dan solid. Headband yang terbuat dari plastik ini lumayan lentur.

Sayangnya nih pada review Sennheiser HD 202 II kali ini, kabelnya nggak dilindungi sleeve atau lapisan apa gitu biar nggak mudah kusut sekaligus menigkatkan reliabilitas kabelnya.

Desain Sennheiser HD 202 II

Sennheiser HD 202 II ini dilengkapi dengan earcup yang ukurannya lumayan. Setidaknya cukup lah buat menutup kuping Tuxlin Blog hehehehe… Busanya lumayan empuk dengan bahan yang nggak menyerap keringat. Alhasil kalau lagi panas dan keringetan, basah deh busanya hihihih…

Bagian atas headband Sennheiser HD 202 II ini juga dilengkapi dengan busa untuk mendukung kenyamanan pengguna. Bentuk atau desain secara keseluruhan headphon Sennheiser HD 202 II ini udah menyesuaikan kepala manusia gan, jadi begitu dipake, rasanya pas dan nyaman.

Spesifikasi Sennheiser HD 202 II

Kabel bawaan pada review Sennheiser HD 202 II ini lumanyun lumayan panjang, sampai 3 meter cuy! Di situs resminya, Sennheiser mengungkapkan bahwa seri HD 202 II ini cocok untuk pengguna mobile, seperti smartphone, player musik portabel, dan sejenisnya.

Akan tetapi apa enak jalan-jalan bawa headphone dengan kabel sepanjang 3 meter? Nah solusi dari Sennheiser adalah menyediakan 1 cord take-up alias gulungan kabel dalam paket pembeliannya yang dilengkapi dengan clip. Jadi kita bisa gulung tuh kabel yang panjangnya kayak kisah cinta kita Smile with tongue out dan kita cepitkan di celana, beres! 😆

Kalau pengguna nggak mau ribet ya beli saja headphone wireless hehehehe…. Lalu bagaimana kualitas headphone Sennheiser HD 202 II ini? Simak review Sennheiser HD 202 II oleh Tuxlin Blog di halaman berikutnya Smile.

Baca juga:Review Sennheiser MX 375, Suara Mantap Harga Bersahabat

Review Sennheiser HD 202 II

Review Sennheiser HD 202 II

Pasti pembaca Tuxlin Blog udah pada penasaran dengan review headphone Sennheiser HD 202 II kali ini Smile with tongue out Sektor desain, mungkin itu selera masing-masing pengguna atau konsumen. Nah headphone ini menurut Tuxlin Blog biasa aja, nggak mencolok dan nggak jelek.

Soal kenyamanan, sebenarnya headphone Sennheiser HD 202 II ini tergolong nyaman dipake. Busa pada earcup-nya empuk banget. Ukuran earcupnya juga lumayan. Headband Sennheiser HD 202 II ini lentur dan nggak menekan kepala kalau pas dipakai.

Eh tapi nggak tahu kalau yang make kepalanya lebih besar dari Tuxlin Blog 😆 Headband plastik yang lentur itu nggak menimbulkan kesan ringkih. Akan tetapi sadar dong, itu plastik yang bisa pecah kalau mengalami kekeras wkwkwkw… Untuk penggunaan sehari-hari udah cukup kuat lah.

Kualitas suaranya gimana? Seperti yang udah Tuxlin Blog ungkapkan sebelumnya di judul review Sennheiser HD 202 II, headphone ini ngebass! Setidaknya lumayan ngebass di kelas Rp 400 ribu-an hehehehe… Seperti biasa, Tuxlin Blog langsung menjajalnya untuk memutar lagu-lagu metal dan metalcore, semacam Metallica, Trivium, Arch Enemy, Chimaira, Bullet for My Valentine, dan sejenisnya.

Bass-nya lumayan nendang, dalam, dan seakan-akan mengajak kepala angguk-angguk mengikuti irama musik Hot smile Namun kalau tempo bass-nya  ngebut kayak dobel pedal kick drum di lagu-lagu Arch Enemy (Beast of Man, Nemesis, Bury Me An Angel) atau pas intro lagu instrumental Samsara milik Chimaira, emang agak kewalahan Bass-ya dan jadi kurang dalam.

Suara vokalnya terdengar jelas, baik cewek maupun cowok. Suara scream dan growlnya tante Angela Gossow (ex-vokalis Arch Enemy) sangat bisa Tuxlin nikmati. Meski karakter Sennheiser HD 202 II ini dominan bass, tapi suara treble-nya juga bagus bro, detail tapi nggak tajam. Tuxlin menjajal lagu-lagu milik band Jerman, Thunder and Lightning – Legend In The Making, asik banget treble-nya, suara cymbal-nya cess…cesss..cess gitu hahahah…

Baca juga:Harga Xiaomi Mi5 32GB/64GB Terbaru, Sudah Bisa Dibeli di Indonesia

Tuxlin Blog juga seneng dengerin lagu-lagu symponic macem Nightwish, Voices of Destiny, dan Epica. Suara cewek yang keluar asik banget sob, detail dan seolah-olah dia nyanyi di depan kita hihihihi… Open-mouthed smile Apalagi pas dengerin lagu Eva besutan Nightwish, suara Anette Olzon nyess banget, apalagi pas nada-nada tinggi.

Akan tetapi, paling joss pas dipake dengerin lagunya Nightwish yang judulnya Ghost Love Score, separasi instrumennya oke banget, bass-nya nendang dan dalam… Apalagi suara vokalnya khasnya tante Tarja Turunen yang bikin deg-deg serrr hehehehe…

Lagu genre lain yang Tuxlin coba adalah Gorillaz – Feel Good Inc, ini juga enak banget, bassnya dalam banget dan nendang cuy. Yah secara umum, review Sennheiser HD 202 II ini memang kurang cocok untuk lagu-lagu metal yang ngebut, soalnya bass bakal kewalahan. Meski demikian, Tuxlin Blog masih bisa menikmati.

Soal kenyamanan, sebenarnya Sennheiser HD 202 II ini lumayan nyaman kalau dipake lama. Berhubung Tuxlin Blog pake kaca mata, alhasil 2 jam kuping udah panas hehehehe… Maklum, frame kacamatanya ngganjel banget di kuping hihihihi.

Soal kompatibilitas, Sennheiser HD 202 II nggak perlu ditanya deh. Semua laptop Tuxlin Blog kompatibel. Semua smartphone yang Tuxlin review dari Desember 2015 – Maret 2016 kompatibel dengan headset Sennheiser HD 202 II ini.

Baca juga:Review Power Bank Xiaomi 20000mAh: Jumbo!

Kesimpulan dari review Sennheiser HD 202 II ini, Tuxlin rasa laik dipertimbangkan sob. Kualitas suara yang dihasilkan nggak bisa dipandang sebelah mata, terutama bagi mereka yang menyukai bass yang nendang. Bass-nya memang mantab, tetapi mid dan high (treble) masih bisa dinikmati.

Isolasi suaranya juga lumayan, Tuxlin nggak denger suara luar meski pakai volume 30 – 40% saja. Sennheiser HD 202 II headphone yang oke di kelas Rp 400 ribu-an menurut Tuxlin Blog. Sampai di sini dulu review Sennheiser HD 202 II kali ini, semoga bermanfaat bagi pembaca semua Smile Nih, anek kasih bonus yang lucu-lucu… Open-mouthed smile

Ftur Sennheiser HD 202 II

Kelebihan Sennheiser HD 202 II

  • Bass mantap
  • Kualitas suara secara umum oke

Kekurangan Sennheiser HD 202 II

  • Kabel terlalu panjang, nggak dikasih sleeve
  • Agak ribet kemana-mana pakai Sennheiser HD 202 II (kabel panjang dan gulungan kabel berukuran besar)

Anda mungkin suka:Review Xiaomi Hybrid IEM Dual Driver Earphone


Artikel Terkait


Tuxlin Seorang blogger yang gemar mengikuti perkembangan teknologi dan gadget, reviewer amatir, dan suka traveling.Pertanyaan? Silakan Komen. Kontak saya melalui Twitter dengan ID: @dityatuxlin atau email: dityatuxlin@gmail.com.

17 Replies to “Review Sennheiser HD 202 II: Ngebass!”

  1. Kalo dilihat dari suara, mending ambil mana nih: Beats Solo by Dr. Dre OEM (bilang KW juga boleh atau Sennheiser HD 202 II). Katanya Beats itu kuat di bass baik yang ori atau kw. kisarannya untuk Beats Solo KW itu di 300 ribuan

    1. mendingan original karena garansi nya di jamin, 2 tahun setelah pembelian
      untuk barang barang original seperti ini bisa check di website kami

    1. saya pernah coba smule dengan koss porta pro yg notabene gak ada mic nua juga, sama sperti hd 202. tapi tetep bisa kok. tapi hp ny harus deket ke mulut. karena kan menggunakan mic dari hp

  2. bro gua rencana mau beli headphone tapi bingung antara mau beli earphone in-ear atau over ear ini.
    Pilihan nya xiaomi earphone triple driver atau sennheiser hd 202.
    minta saran donk bagusan ambil yang mana?
    berhubung agan punya xiaomi dual driver, kalau di bandingkan head to head gimana kualitas suaranya?

    pemakaian saya sih di dalam rumah saja, bukan untuk portable, jadi bagusan mana untuk kualitas suaranya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *