Categories
Linux

PCLinuxOS 2014.12 Resmi Diluncurkan, Download di Sini Gan!

PCLinuxOS 2014.12 – Halo Pembaca! Distro PCLinuxOS 2014.12 secara resmi telah diluncurkan dan dapat di-download melalui situs resmi PCLinuxOS atau melalui tautan yang ada di bawah artikel ini. Saat menulis artikel PCLinuxOS ini, rasanya seperti bertemu kembali dengan cinta lama… Saya dulu pernah menggunakan sistem operasi PCLinuxOS dalam jangka waktu cukup lama saat masih kuliah D3 dulu 🙂 Setelah mendengar PCLinuxOS 2014.12 dirilis, saya pun tertarik mengulasnya kembali di Tuxlin Blog. PCLinuxOS ini adalah distro yang sangat mudah dan nyaman digunakan. Dulu sih PCLinuxOS turunan Mandriva, sekarang malah udah bubar Mandriva-nya :mrgreen: Berikut tampang distro PCLinuxOS 2014.12 dengan desktop MATE.

Categories
Linux Software

Video Converter di Linux

Halo Pembaca! Pada tulisan kali ini, saya mau membahas mengenai software video converter di linux. Pengguna windows mungkin memiliki banyak pilihan untuk software video converter, sebut saja winAVI, Super, xilisoft, dll. Bagaimana dengan Linux? Tentu ada! Sebut saja Mobile Media Converter (MMC), DIVX Converter, [email protected] Encode, Transcode, dll. Pada kesempatan ini saya mencoba membandingkan kemampuan software-software video converter tadi. Berikut software-software yang telah saya, DivX Converter, MMC, Sinthgunt dan [email protected] Encode. Software tersebut saya jalankan di komputer dengan spesifikasi AMD Athlon X2 [email protected],7Ghz, 2GB dengan OS PCLinuxOS 2010.

[email protected] Encode

tabencoderSoftware [email protected] encoder ini memiliki user interface yang sederhana, namun meski sederhana, saya bingung menggunakanya (ato saya yang dudul?), hehehehehe… secara umum, penggunaan software ini cukup mudah, cuma saya agak kesulitan membuka direktori /media. Akhirnya saya pindah dulu video yang akan di convert ke direktori /home, baru deh lancar.

tabencoder1

Categories
Linux

Install PCLinuxOS 2010 di Netbook

Halo Pembaca! Beberapa hari yang lalu ada pembaca blog ini yang request tutorial menginstall PCLinuxOS 2010 di Netbook (Maap, telat, hehehe). Kebetulan, saya juga akan menginstall PCLinuxOS 2010 di netbook bapak yang sebelumnya telah terinstall Ubuntu 9.10 (Karmic Koala). Pada Posting sebelumnya, saya sempat mereview distro PCLinuxOS 2010 ini, memang distro ini menawarkan kemudahan pemakaian dan keindahan GUI nya. Okeh langsung saja siapin peralatan yang dibutuhkan. Emang apa aja yang dibutuhkan? Banyak! Hehehehe… yang dibutuhkan adalah Usb Flashdisk min 1GB, iso image dari PCLinuxOS 2010, software unetbootin dan sebuah netbook yang akan diinstal PCLinuxOS 2010. Karena sebagian besar netbook tidak dilengkapi dengan optical drive, maka instalasi dilakukan melalui usb flashdisk, nah berikut langkah-langkah membuat installer PCLinuxOS 2010 di flashdisk…

Pada tutorial kali ini, saya menggunakan Usb flashdisk 4gb, netbook acer 531h, unetbootin for windows (Linux juga tersedia) dan iso image PCLinuxOS 2010 KDE4. Pertama, format terlebih dahulu flashdisk dengan file sistem FAT32.

clip_image002

Format Flashdisk dengan file sistem FAT32

Categories
Linux

PCLinuxOS 2009.2, Distro Siap Pakai!

PCLinuxOS 2009.2, Distro Siap Pakai! 1Halo Pembaca! Sebenarnya saya sudah lama menggunakan distro PCLinuxOS 2009.2 (PCLOS), namun karena saya sok sibuk akhir-akhir ini, saya gak sempat bikin ulasan soal distro ini. Sebelumnya saya pernah memposting artikel mengenai distro PCLOS versi sebelumnya di blog ini. Jujur saja, saya suka menggunakan distro ini, coz masih keturunan dari distro favorit saya, Mandriva,hehehehe… Bedanya PCLOS 2009.2 sama yang versi 2009.1 apa gan? Hampir gak ada sih, kernel yang digunakan masih sama, yaitu versi 2.6.26.8 tex3. Menurut informasi yang saya dapat, PCLOS 2009.2 ini merupakan ‘maintenance release’ yang berisi bugfix untuk meningkatkan stabilitas. Berikut hasil inspeksi saya tentang distro ini.

GUI

Untuk urusan GUI, PCLOS 2009.2 ini termasuk keren, theme baru yang digunakan ‘blue carres’ cukup menawan. Satu hal yang saya suka dari PCLOS, yaitu driver graphic card proprietary yang telah disertakan, sehingga mampu menghasilkan animasi dan tampilan grafik yang halus. Seperti versi sebelumnya, Distro PCLOS ini telah menyertakan paket compiz-fusion, paket ini lah yang kadang bikin pengguna ‘Jendela’ iri,hehehehe… Betapa tidak, efek compiz-fusion yang keren serta kebutuhan resource yang rendah. Saya pernah mencoba menjalankan efek compiz-fusion di laptop yang menggunakan graphic card onboard sisi mirage 3, compiz berjalan mulus tanpa tersendat-sendat, padahal mirage 3 termasuk graphic onboard yang payah, bahkan masih kalah dengan GMA milik intel. Weh kok ngelantur, back to topic, berikut screnshot desktop PCLOS 2009.2…

Categories
Linux

Mencicipi PCLinuxOS 2009.1

Halo pembaca! Pada posting kali ini saya akan membahas OS PCLinuxOS 2009.1. Awalnya saya menggunakan OS Ubuntu Studio 8.10+Repo dan Mandriva 2009.0 KDE4. Dari 2 distro tersebut, Ubuntu yang paling lengkap, karena saya memiliki reponya. Sayangnya, pengaturan refresh rate di ubuntu hanya sampai 60Hz (saya masih menggunakan monitor jenis CRT). Sebenarnya ada tutorial untuk mengatur refresh rate, namun setelah saya praktekan ternyata tidak jalan di komputer saya. Saya menginginkan distro yang cukup lengkap sesuai kebutuhan dan memiliki pengaturan refreh rate yang mudah seperti mandriva. Akhirnya saya menemukan PCLinuxOS 2009.1 ini pada bonus sebuah majalah. Setelah saya telusuri, distro PCLinuxOS 2009.1 ini merupakan keturunan dari Mandriva. Saya memutuskan untuk mengganti ubuntu dengan distro ini. Sebelum saya instal di komputer, saya mencoba distro PCLinuxOS 2009.1 ini di laptop milik teman saya secara live cd. Di laptop teman saya, semua driver terdeteksi dengan baik. 3D compiz fusion pun berjalan mulus dilaptop tersebut. Setelah melihat tampilan yang keren dan kelengkapan package yang dibawa PCLinuxOS 2009.1, saya memutuskan untuk menginstalnya dikomputer. Saat boot lewat cd, ternyarta tidak dapat berjalan mulus dikomputer saya. Peringatan yang muncul adalah “Unable to mount the live cd” dan muncul command line busy box. Setelah saya utak-atik, ternyata permasalahanya pada driver graphic card yang aktif di live cd harus dimatikan, karena mungkin tidak cocok dengan graphic card dikomputer. Setelah menonaktifkan driver graphic card di opsi boot live cd, booting PCLinuxOS 2009.1 di komputer saya berjalan lancar. Setelah selesai booting, langsung dilanjutkan ke live install. Proses instalasi PCLinuxOS 2009.1 di komputer saya memakan waktu sekitar 30menit, cukup cepat.
DESKTOP
PCLinuxOS 2009.1 menggunakan desktop environment KDE versi 3.5.10. Menurut saya, KDE v3.5 masih lebih stabil dibandingkan KDE4. Pernyataan ini bukanya tanpa alasan, namun berasal dari pengalaman saya menggunakan distro yeng menggunakan KDE4 sebagai desktop environment. Meski demikian, tampilan KDE4 memang lebih cantik dibanding pendahulunya. Satu hal yang kurang saya suka di KDE, karena banyaknya item yang dapat dikonfigurasi, membuat KDE trelihat terlalu kompleks dan rumit. Efek 3D compiz-fusion yang menakjubkan juga berjalan tanpa masalah setelah meng-enable compiz di PCLinux Control Center. compiz-fusion yang langsung berjalan tanpa harus repot-repot menginstal driver inilah yang saya sukai dari Mandriva dan PCLinuxOS 2009.1. Taskbar PCLinuxOS 2009.1 yang berwarna dominan biru dengang radasi warna yang menyenangkan serta icon yang menarik membuat tampilan distro ini layak mendapat acungan jempol bagi pecinta keindahan tampilan desktop. Saya sendiri betah memandangi dan bekerja dengan desktop PCLinuxOS 2009.1. Distro inilah yang kini menggantikan Mandriva 2009 KDE4 yang saya gunakan untuk memperkenalkan linux ke teman-teman di kampus. Berikut ini adalah screenshot dari PCLinuxOS 2009.1 yang telah terinstall di komputer saya dilengkapi dengan Super Karamba widget desktop yang menawan…
desktop

sphere

window switch Bagus kan tampilan desktopnya? Efek 3D compiz-fusion nya memang sangat indah dan mungkin saat ini belum ada yang bisa menyaingi keindahan efek compiz-fusion milik linux. Back to topic, distro PCLinuxOS 2009.1 ini menyertakan paket lengkap untuk menyesuaikan tampilan desktop sesuai keinginan, sebut saja compiz-fusion, super karamba, emerald theme dan compiz-fusion icon.
DUKUNGAN UNTUK HARDWARE
Seperti Mandriva, distro PCLinuxOS 2009.1 ini memiliki dukungan untuk kompatibilitas hardware yang sangat baik. Saya di bantu beberapa teman saya mencoba menginstall distro ini di 3 laptop, 2 diantaranya ber merk Axioo dengan tipe berbeda dan merk eMachines. Semua driver yang diperlukan oleh 3 laptop tersebut mampu diakomodasi dengan baik oleh PCLinuxOS 2009.1 sehingga semua hardware dapat terdeteksi dan bekerja tanpa masalah. Compiz-fusion yang notabene membutuhkan driver graphic card pun dapat berjalan tanpa instalasi driver di onboard graphic intel GMA4500, GMA3100 dan radeon HD3200 di komputer saya. Tak hanya onboard graphic saja, namun juga add on graphic card GeForce dan Radeon, karena secara default, PCLinuxOS 2009.1 telah menyertakan driver Ati dan Nvidia. Bagaimana dengan printer? Jujur saja, saya tidak memiliki printer, namun saya dapat sedikit berkomentar untuk masalah ini. Distro PCLinuxOS 2009.1 ini telah menyertakan berbagai utility untuk printer HP, Lexmark dan Epson, cukup lengkap bukan? Satu lagi yang paling saya suka, sebagai pengguna monitor CRT, pengaturan refresh rate cukup mudah melalui PCLinux Control Center.
KELENGKAPAN SOFTWARE
Pada poin kelengkapan software, PCLinuxOS 2009.1 ini kembali layak mendapatkan ancungan empat jempol. Betapa tidak, paket software yang dibawanya terbilang sangat lengkap untuk installer CD, bahkan berani disandingkan dengan distro yang yang menggunakan installer DVD. Menurut beberapa sumber yang saya temukan, distro PCLinuxOS 2009.1 ini melakukan compressing paket software yang amat lengkap itu dari ukuran asli sekitar 2GB menciut sehingga cukup ditampung dengan installer CD yang notabene berukuran max 700MB, benar tidaknya kabar ini, saya kurang tahu. Software bawaan PCLinuxOS 2009.1 ini sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, jika kurang dapat mengunduh paket software ke mirror repository-nya. Untuk keperluan kantor, PCLinuxOS 2009.1 menyertakan open office.org versi 3.0.0 besrta software pembaca file PDF, Kpdf dan KghostView serta accesoris tambahan lainya.

oooKeperluan multimedia, distro PCLinuxOS 2009.1 ini dilengkapi paket software yang cukup lengkap, mulai dari Amarok, Kaffeine, KMPlayer hingga the GIMP versi 2.6.4.

gimpSeperti yang saya sebutkan tadi, software untuk memepercantik tampilan pun sudah sangat lengkap. Tak lupa, Konqueror dan mozilla firefox 3.0.7 akan menemani browsing dunia maya dengan aman. Untuk keperluan berinteraksi dengan dunia maya, PCLinuxOS 2009.1 telah melengkapi dirinya dengan software messenger/chat (Xchat IRC, Kopete), Download manager dan P2P (Kget, Frostwire, Ktorrent), email client mozilla thunderbird dan aplikasi remote access. Software utility pun juga tak kalah lengkap, Ark untuk file compressor, K3B untuk pembakar CD/DVD, Encryption tool, desktop search dan banyak lagi. Kesimpulanya, distro ini menyertakan kelengkapan paket software yang amat lengkap.
KEMUDAHAN PENGGUNAAN
Sebenarnya poin ini bersifat relatif, tergantung si pemakai. Menurut saya (subyektif) distro ini sangat mudah digunakan. Pngeturan tampilan dan konfigurasi sistem dapat diaokomodasi oleh semacam control panel berbasis GUI yang disebut dengan PCLinuxOS control center serupa dengan ‘Bapaknya’ Mandriva Control Center. Screenshotnya dapat dilihat dibawah ini….
CC
Tampilan Control Centernya mudah dimengerti oleh pemula sekalipun (Saya termasuk pemula di dunia linux). Ada satu hal yang paling disukai pemula dan pengguna yang baru saja migrasi dari Windows, yaitu PCLinuxOS 2009.1 telah dilengkapi dengan codec multimedia yang sangat lengkap. Secara default, PCLinuxOS 2009.1 telah dapat memainkan hampir semua file multimedia macam mp3, avi, wmv, mpeg hingga 3gp dengan sempurna.
KESIMPULAN
Secara umum, distro PCLinuxOS 2009.1 ini sangat menarik, dilihat dari kelengkapan software yang dibawanya hingga dukungan terhadap hardware yang cukup baik. Keindahan tampilan desktop PCLinuxOS 2009.1 sungguh menggoda mata. Kemudahan dalam penggunaan dan konfigurasi sistem patut diacungi jempol. Distro ini cocok digunakan bag pemula linux dan pengguna yang baru saja migrasi dari OS windows. Saya sendiri telah menetapkan distro ini sebagai ‘Penghuni Tetap’ di komputer saya. Jujur saja, saya merasa cocok dengan distro PCLinuxOS 2009.1 ini. Oke, sampai disini dulu posting kali ini. Buat pembaca, jangan lupa untuk mencoba distro PCLinuxOS 2009.1, See U!