Vivo Under Display Diperkenalkan, Sensor Sidik Jari Bawah Layar Berteknologi Ultrasonic

Vivo Under Display Diperkenalkan, Sensor Sidik Jari Bawah Layar Berteknologi Ultrasonic – Halo Pembaca! Pada kesempatan kali ini Tuxlin Blog bakal membahas teknologi sensor sidik jari bawah layar besutan Vivo, yakni Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution yang diluncurkan di ajang MWC (Mobile World Congress) 2017 yang digelar di Shanghai, China.

Seperti yang pembaca ketahui, Vivo merupakan vendor asal Tiongkok yang saat ini sedang naik daun di tanah air. Terakhir, Vivo telah meluncurkan smartphone V5s yang membidik pasar kelas menengah dan Vivo Y53 yang menyasar segmen entry-level. Back to topic, lalu seperti apa teknologi sensor sidik jari Vivo Under Display yang diluncurkan di ajang MWC 2017 ini? Simak ulasan Tuxlin Blog kali ini.

Vivo Under Display Diperkenalkan, Sensor Sidik Jari Bawah Layar Berteknologi Ultrasonic

Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution

Sensor sidik jari kini menjadi fitur keamanan wajib bagi smartphone kelas menengah dan atas. Fingerprint sensor dipandang sebagai salah satu fitur keamanan yang bisa diandalkan untuk melindungi data pengguna yang tersimpan di ponsel pintar mereka. Sebagian besar vendor smartphone menyertakan sensor sidik jari pada sisi belakang ponsel dan sebagian lagi menyatu dengan tombol Home pada sisi depan.

Kini Vivo berinovasi dengan menghadirkan solusi sensor sidik jari yang canggih, yakni Vivo Under Display. Sesuai namanya, sensor sidik jari berada di bawah layar ponsel. Nah, teknologi ini bakal membuat smartphone dengan sensor sidik jari konvensional jadi terlihat ketinggalan zaman. Tentunya, nanti akan banyak smartphone yang mengadopsi sensor sidik jari Vivo Under Display ini di masa mendatang.

Baca juga:Vivo V5 Lite Sudah Tersedia di Indonesia, Ini Harga & Spesifikasinya

Sebelumnya, teknologi sensor sidik jari bawah layar ini sudah ramai diperbincangkan diberbagai forum diskusi. Teknologi ini kabarnya akan digunakan pada smartphone iPhone 8 yang kabarnya akan diluncurkan September 2017 mendatang. Namun, Vivo bergerak lebih cepat dengan menggandeng Qualcomm untuk menghadirkan teknologi sensor sidik jari bawah layar yang disebut dengan teknologi Vivo Under Display. Vivo akan menjadi brand pertama yang mengadopsi teknologi Vivo Under Display.

Mengenal Lebih Dekat Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution

Teknologi Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution atau sensor sidik jari bawah layar besutan Vivo ini tak lama lagi bakal jadi mainstream, coy! Vivo Under Display ini merupakan salah satu teknologi sensor sidik jari paling maju saat ini yang dikembangkan bersama produsen SoC (System on Chip) terkemuka, Qualcomm, yang menggunakan basis teknologi Ultrasonic.

Vivo telah menampilkan prototype atau purwarupa smartphone yang dibekali dengan teknologi sensor sidk jari bawah layar atau Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution. Ponsel tersebut mengusung desain hampir bezelless dengan layar super wide atau yang bisa disebut dengan istilah Infinity Display.

Vivo Under Display

Prototipe Smartphone dengan Vivo Under Display

Lalu bagaimana cara kerja teknologi ultrasonic yang digunakan pada Vivo Under Display? Teknologi ini memanfaatkan gelombang ultrasonic untuk memproduksi bentuk dari sidik jari pengguna. Cara deteksi atau pengenalan sidik jari pada teknologi ultrasonic ini memanfaatkan perbedaan impedansi akustik yang muncul antara kulit dengan pengguna, serta refleksi ultrasonic yang muncul antara punggung dan lembah pada tekstur sidik jari manusia. Berdasarkan dua hal tersebut, maka akan tercipta gambar sidik jari yang kemudian dideteksi oleh sensor.

Vivo Under Display memungkinkan layar ponsel menjadi media pengenalan sidik jari yang terintegrasi dengan desain unibody ponsel. Nah, yang membuat teknologi ini keren adalah sensor sidik jari ini tidak terlihat dari luar. Kita bisa membuka kunci ponsel dengan menyentuh layar pada bagian tertentu, keren abis dah!

Kelebihan Vivo Under Display selain soal tampilan luar, adalah akurasinya yang lebih tinggi dari sensor sidik jari konvensional. Hal ini tak lepas dari penggunakan teknologi ultrasonic yang mampu mengenali jari yang basah atau pelbagai kondisi lainnya. Nggak puas sampai di sini, Vivo bakal terus mengembangkan sensor sidik jari ini lebih jauh lagi untuk smartphone besutannya di masa depan.

Baca juga:Vivo V5S Sudah Bisa Dipesan di Indonesia, Ini Harga & Spesifikasinya

Vivo Under Display

Kelebihan Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution

Kelebihan Vivo Under Display

Seperti yang sudah Tuxlin Blog singgung pada paragraf di atas, Vivo Under Display ini memiliki kelebihan pada akurasi yang lebih tinggi berkat teknologi gelombang ultrasonic. Selain itu, teknologi fingerprint bawah layar andalan Vivo ini memiliki kemampuan kapasitas penetrasi yang lebih baik ketimbang sensor sidik jari biasa. Vivo Under Display ini mampu mengenali penetrasi sidik jari yang lebih dalam lagi. Teknolgi ultrasonic ini memungkinkan sensor sidik jari dapat mengenali penetrasi sidik jari meski terhalang layar OLED setebal 1,3mm, 800um kaca atau 525um aluminium.

Jadi, sensor sidik jari berteknologi ultrasonic ini tetap mampu mengenali sidik jari meski terletak di bawah casing atau layar ponsel. Vivo menempatkan sensor sidik jari ultrasonic ini di bawah layar sentuhnya, sehingga dinamai Vivo Under Display Fingerprint Scanning Solution.

Kelebihan lain yang ditawarkan oleh fingerprint bawah layar besutan Vivo dibandingkan dengan sensor sidik jari standar adalah menawarkan pengalaman pengguna yang lebih baik. Teknologi ini memiliki ketahanan terhadap gangguan seperti air, debu, dan mengurangi interfensi cahaya di sekitar.

Ini berarti sensor dapat mengenali sidik jari dengan baik meski kotor terkena debu atau air.  Sobat nggak perlu khawatir sidik jari tidak terdeteksi ketika membuka kunci ponsel dengan tangan basah atau kotor terkena debu. Ini jelas sangat berbeda jika dibandingkan dengan sensor sidik jari konvensional yang ada saat ini yang mana sulit mendeteksi sidik jari ketika basah atau kotor.

Ada juga kelebihan Vivo Under Display dari sisi produsen, yakni memungkinkan desain yang lebih solid tanpa kehadiran lubang untuk sensor sidik jari dan memungkinkan pengembangan desain ponsel unibody dengan infinity display. Absennya lubang pada ponsel membuat produsen lebih mudah menghasilkan desain smartphone tahan air yang lebih solid, menarik bukan?

Sayangnya, masih belum ada informasi mengenai smartphone Vivo seri apa yang akan menggunakan teknologi canggih ini. Sampai di sini dulu ulasan mengenai sensor sidik jari bawah layar Vivo Under Display, semoga bermanfaat bagi pembaca semua.

Anda mungkin suka:Vivo Y53 Hadir di Indonesia, Ini Andalkan Snapdragon 425


13 Comments

  1. Daren July 3, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
  2. Budianto July 3, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
  3. Shirare July 3, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
  4. Draco July 3, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
  5. Hastiraa July 4, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
    • Tuxlin July 4, 2017
  6. HenryJr July 6, 2017
    • Tuxlin July 8, 2017

Add Comment

*