Categories
Linux Review Tuxlin's Journal

OpenSuse 12.1 Tampang Khas Si Bunglon

snapshot1

Halo Pembaca! Distro berlogo bunglon ini telah merilis versi 12.1 pada tanggal 16 November lalu. Wah saya termasuk telat nih, hehehehe… Langsung saja saya download distro ini disini, saya pilih yang LiveCD KDE4,hehehehe Mau download yang versi DVD gak kuat gara-gara koneksi, ada juga sih yang versi Gnome, namun saya tidak begitu suka dengan Gnome 3. Akhirnya saya putuskan untuk download yang versi KDE4 saja Smile. Setelah download selesai, langsung saya bikin LiveUSB nya dan saya install di netbook.

System Requirements

  • Prosesor Pentium III 500Mhz (direkomendasikan Pentium 4/ AMD Athlon 2,4GHz)
  • Memory 768 MB (direkomendasi 1GB)
  • HDD 3GB
  • DVD/USB untuk instalasi
Categories
Linux

PCLinuxOS 2010, Cantik dan Responsif!

Halo Pembaca! Lama gak posting soal linux, kali ini saya akan kembali membahas sebuah distro yang baru saja dirilis, PCLinuxOS 2010. PCLinuxOS dengan tagline andalan ‘Radicaly Simle’ adalah salah satu distro linux yang saya sukai. PCLinuxOS 2010 ini distro yang berbasis mandriva yang dirilis tanggal 19 April 2010. Distro ini sangat berorientasi untuk desktop dengan menawarkan berbagai kemudahan pengoperasianya.

Pada rilis 2010 ini, dirilis serentak 5 desktop antara lain KDE, Gnome, LXDE, XFCE dan E17 (Enligtenment). 3 hari setelah dirilis, saya segera berburu iso-nya di mirror mirror lokal. Dari sekian mirror lokal, baru repo UGM yang saat itu telah menyediakan iso PCLinuxOS 2010 itu pun baru desktop Gnome dan KDE, kalo sekarang mungkin sudah lengkap dan mirror lain seperti kambing sudah menyediakan. Langsung saja saya mengaktifkan Smart dan mendownloadnya pergi ke warnet langganan (yang biasanya ngasih alokasi bandwith lebih ke komputer client yang saya pakai) untuk mendownload iso image nya.

Saya memutuskan mendownload iso PCLinuxOS 2010 desktop KDE yang berukuran sekitar 692Mb, karena sejak dulu saya penasaran bagai mana ‘tampang’ PCLinuxOS dengan KDE4. Kurang dari 45 menit, iso PCLinuxOS telah selesai dan segera saja saya bikin Live USB nya dengan bantuan Unetbootin. Saya coba Live USB PCLinuxOS 2010 di PC, bootingnya cukup cepat dan tidak perlu menggunakan safe mode vesa seperti versi dahulu, ini berarti driver catalyst for linux makin bagus 😀 (Saya pengguna OB Radeon HD3200). Tanpa Ba-bi-bu lagi langsung saja saya install PCLinuxOS nya :D.

Categories
Linux

Mencoba Ubuntu & Kubuntu Dari ShipIt

Halo Pembaca! Maaf, mungkin artikel tentang ubuntu Jaunty Jackalope sudah agak basi, tapi ya mau gimana lagi lha ship it ubuntu nya baru sampai awal juni lalu. Yah lebih baik terlambat daripada tidak sama sekali, betul? Langsung saja, kira-kira pertengahan mei saya memesan 2 cd shipit, yaitu ubuntu dan kubuntu 9.04 Jaunty Jackalope. Kurang lebih 3 minggu setelah pemesanan, cd dari shipit pun tiba, 2 cd dalam satu pembungkus+4 sticker ubuntu. Kedua cd ubuntu tersebut tidak langsung saya coba, karena tugas kuliah menumpuk dengan waktu deadline yang berdekatan. Setelah ada waktu, tentu saja saya mencoba distro rilis terbaru dari Canonical. Berikut gambar dari pack shipit ubuntu…

neoshot_090621_155525

neoshot_090621_155548 Ubuntu merupakan salah satu distro linux keturunan debian. Ubuntu menggunakan package *.deb serta package manager Syinaptic/APT. Ubuntu 9.04 yang memiliki codename “Jaunty Jackalope” menggunakan kernel linux versi 2.6.28-11. Ubuntu menggunakan lingkungan desktop Gnome versi 2.26 serta beberapa software-software yang turut melengkapi antara lain, gimp 2.6.6, firefox 3.0.8, rhytmbox, brasero disc burning dan banyak lagi. Saat menggunakan distro ubuntu terbaru ini, saya merasa booting lebih cepat serta tampilan bootscreen dan latar login yang lebih cantik. Berikut tampilan bootscreen dari Ubuntu 9.04.

ubuntu

ubuntu desktop Tampilan bootscreen Ubuntu 9.04 terlihat lebih elegan dibanding versi sebelumnya. Sedangkan tampilan desktop ubuntu secara umum masih sama dengan pendahulunya, hanya saja wallpaper default-nya yang berbeda. Menurut saya, tampilan ubuntu kurang cantik dan agak membosankan, disini saya membandingkanya dengan PCLinuxOS 2009.1 atau dibandingkan dengan distro mandriva yang menggunakan desktop Gnome. Kabarnya, ubuntu versi berikutnya nanti (Karmic Koala 9.10) tampilanya akan dirombak menjadi lebih cantik, kita tunggu saja. Distro ubuntu ini secara default belum dapat memainkan file-fila multimedia semacam mp3, avi dan sebagainya, karena instaler ubuntu hanya menyertakan software yang bersifat free dan open source, sedangkan codec multimedia tadi adalah berlisensi. Bagi pengguna yang baru migrasi dari windows ke linux, tidak adanya codec tersebut menjadi masalah.

neoshot_090621_155603 Kubuntu adalah ubuntu yang menggunakan lingkungan desktop KDE. Selain penggunaan lingkungan desktop KDE, secara umum Kubuntu dengan Ubuntu adalah sama. Kubuntu menggunakan KDE versi 4.2.2. Menurut saya, tampilan KDE lebih cantik dibanding Gnome, namun banyaknya parameter yang dapat diatur di desktop KDE membuatnya terlihat agak rumit dan kompleks. Kubuntu menyertakan amarok untuk memutar file musik, dragon player untuk memainkan file video, openoffice.org serta firefox.

amarox

firefox

gimp

ooo

kde4Diatas adalah tampilan desktop kubuntu, cantik bukan?? Booting kubuntu 9.04 juga lebih cepat dibanding pendahulunya. Kabarnya, versi berikutnya (karmic koala 9.10), pengembang ubuntu menjanjikan waktu booting hanya 10 detik. Secara umum, pengoperasaian kubuntu/ubuntu relatif mudah jika sudah terbiasa. Pengguna yang ingin menambah software di ubuntu/kubuntu cukup mudah bagi yang memiliki koneksi internet sendiri, bagi yang tidak punya? Anda bisa membeli DVD repo Ubuntu ditoko-toko online. Syarat minimum untuk menggunakan ubuntu adalah prosesor 800mhz, 256mb ram, 4gb space hardisk. Sampai disini dulu posting kali ini, see you!

Categories
Linux

Mencicipi PCLinuxOS 2009.1

Halo pembaca! Pada posting kali ini saya akan membahas OS PCLinuxOS 2009.1. Awalnya saya menggunakan OS Ubuntu Studio 8.10+Repo dan Mandriva 2009.0 KDE4. Dari 2 distro tersebut, Ubuntu yang paling lengkap, karena saya memiliki reponya. Sayangnya, pengaturan refresh rate di ubuntu hanya sampai 60Hz (saya masih menggunakan monitor jenis CRT). Sebenarnya ada tutorial untuk mengatur refresh rate, namun setelah saya praktekan ternyata tidak jalan di komputer saya. Saya menginginkan distro yang cukup lengkap sesuai kebutuhan dan memiliki pengaturan refreh rate yang mudah seperti mandriva. Akhirnya saya menemukan PCLinuxOS 2009.1 ini pada bonus sebuah majalah. Setelah saya telusuri, distro PCLinuxOS 2009.1 ini merupakan keturunan dari Mandriva. Saya memutuskan untuk mengganti ubuntu dengan distro ini. Sebelum saya instal di komputer, saya mencoba distro PCLinuxOS 2009.1 ini di laptop milik teman saya secara live cd. Di laptop teman saya, semua driver terdeteksi dengan baik. 3D compiz fusion pun berjalan mulus dilaptop tersebut. Setelah melihat tampilan yang keren dan kelengkapan package yang dibawa PCLinuxOS 2009.1, saya memutuskan untuk menginstalnya dikomputer. Saat boot lewat cd, ternyarta tidak dapat berjalan mulus dikomputer saya. Peringatan yang muncul adalah “Unable to mount the live cd” dan muncul command line busy box. Setelah saya utak-atik, ternyata permasalahanya pada driver graphic card yang aktif di live cd harus dimatikan, karena mungkin tidak cocok dengan graphic card dikomputer. Setelah menonaktifkan driver graphic card di opsi boot live cd, booting PCLinuxOS 2009.1 di komputer saya berjalan lancar. Setelah selesai booting, langsung dilanjutkan ke live install. Proses instalasi PCLinuxOS 2009.1 di komputer saya memakan waktu sekitar 30menit, cukup cepat.
DESKTOP
PCLinuxOS 2009.1 menggunakan desktop environment KDE versi 3.5.10. Menurut saya, KDE v3.5 masih lebih stabil dibandingkan KDE4. Pernyataan ini bukanya tanpa alasan, namun berasal dari pengalaman saya menggunakan distro yeng menggunakan KDE4 sebagai desktop environment. Meski demikian, tampilan KDE4 memang lebih cantik dibanding pendahulunya. Satu hal yang kurang saya suka di KDE, karena banyaknya item yang dapat dikonfigurasi, membuat KDE trelihat terlalu kompleks dan rumit. Efek 3D compiz-fusion yang menakjubkan juga berjalan tanpa masalah setelah meng-enable compiz di PCLinux Control Center. compiz-fusion yang langsung berjalan tanpa harus repot-repot menginstal driver inilah yang saya sukai dari Mandriva dan PCLinuxOS 2009.1. Taskbar PCLinuxOS 2009.1 yang berwarna dominan biru dengang radasi warna yang menyenangkan serta icon yang menarik membuat tampilan distro ini layak mendapat acungan jempol bagi pecinta keindahan tampilan desktop. Saya sendiri betah memandangi dan bekerja dengan desktop PCLinuxOS 2009.1. Distro inilah yang kini menggantikan Mandriva 2009 KDE4 yang saya gunakan untuk memperkenalkan linux ke teman-teman di kampus. Berikut ini adalah screenshot dari PCLinuxOS 2009.1 yang telah terinstall di komputer saya dilengkapi dengan Super Karamba widget desktop yang menawan…
desktop

sphere

window switch Bagus kan tampilan desktopnya? Efek 3D compiz-fusion nya memang sangat indah dan mungkin saat ini belum ada yang bisa menyaingi keindahan efek compiz-fusion milik linux. Back to topic, distro PCLinuxOS 2009.1 ini menyertakan paket lengkap untuk menyesuaikan tampilan desktop sesuai keinginan, sebut saja compiz-fusion, super karamba, emerald theme dan compiz-fusion icon.
DUKUNGAN UNTUK HARDWARE
Seperti Mandriva, distro PCLinuxOS 2009.1 ini memiliki dukungan untuk kompatibilitas hardware yang sangat baik. Saya di bantu beberapa teman saya mencoba menginstall distro ini di 3 laptop, 2 diantaranya ber merk Axioo dengan tipe berbeda dan merk eMachines. Semua driver yang diperlukan oleh 3 laptop tersebut mampu diakomodasi dengan baik oleh PCLinuxOS 2009.1 sehingga semua hardware dapat terdeteksi dan bekerja tanpa masalah. Compiz-fusion yang notabene membutuhkan driver graphic card pun dapat berjalan tanpa instalasi driver di onboard graphic intel GMA4500, GMA3100 dan radeon HD3200 di komputer saya. Tak hanya onboard graphic saja, namun juga add on graphic card GeForce dan Radeon, karena secara default, PCLinuxOS 2009.1 telah menyertakan driver Ati dan Nvidia. Bagaimana dengan printer? Jujur saja, saya tidak memiliki printer, namun saya dapat sedikit berkomentar untuk masalah ini. Distro PCLinuxOS 2009.1 ini telah menyertakan berbagai utility untuk printer HP, Lexmark dan Epson, cukup lengkap bukan? Satu lagi yang paling saya suka, sebagai pengguna monitor CRT, pengaturan refresh rate cukup mudah melalui PCLinux Control Center.
KELENGKAPAN SOFTWARE
Pada poin kelengkapan software, PCLinuxOS 2009.1 ini kembali layak mendapatkan ancungan empat jempol. Betapa tidak, paket software yang dibawanya terbilang sangat lengkap untuk installer CD, bahkan berani disandingkan dengan distro yang yang menggunakan installer DVD. Menurut beberapa sumber yang saya temukan, distro PCLinuxOS 2009.1 ini melakukan compressing paket software yang amat lengkap itu dari ukuran asli sekitar 2GB menciut sehingga cukup ditampung dengan installer CD yang notabene berukuran max 700MB, benar tidaknya kabar ini, saya kurang tahu. Software bawaan PCLinuxOS 2009.1 ini sudah sangat mencukupi untuk kebutuhan sehari-hari, jika kurang dapat mengunduh paket software ke mirror repository-nya. Untuk keperluan kantor, PCLinuxOS 2009.1 menyertakan open office.org versi 3.0.0 besrta software pembaca file PDF, Kpdf dan KghostView serta accesoris tambahan lainya.

oooKeperluan multimedia, distro PCLinuxOS 2009.1 ini dilengkapi paket software yang cukup lengkap, mulai dari Amarok, Kaffeine, KMPlayer hingga the GIMP versi 2.6.4.

gimpSeperti yang saya sebutkan tadi, software untuk memepercantik tampilan pun sudah sangat lengkap. Tak lupa, Konqueror dan mozilla firefox 3.0.7 akan menemani browsing dunia maya dengan aman. Untuk keperluan berinteraksi dengan dunia maya, PCLinuxOS 2009.1 telah melengkapi dirinya dengan software messenger/chat (Xchat IRC, Kopete), Download manager dan P2P (Kget, Frostwire, Ktorrent), email client mozilla thunderbird dan aplikasi remote access. Software utility pun juga tak kalah lengkap, Ark untuk file compressor, K3B untuk pembakar CD/DVD, Encryption tool, desktop search dan banyak lagi. Kesimpulanya, distro ini menyertakan kelengkapan paket software yang amat lengkap.
KEMUDAHAN PENGGUNAAN
Sebenarnya poin ini bersifat relatif, tergantung si pemakai. Menurut saya (subyektif) distro ini sangat mudah digunakan. Pngeturan tampilan dan konfigurasi sistem dapat diaokomodasi oleh semacam control panel berbasis GUI yang disebut dengan PCLinuxOS control center serupa dengan ‘Bapaknya’ Mandriva Control Center. Screenshotnya dapat dilihat dibawah ini….
CC
Tampilan Control Centernya mudah dimengerti oleh pemula sekalipun (Saya termasuk pemula di dunia linux). Ada satu hal yang paling disukai pemula dan pengguna yang baru saja migrasi dari Windows, yaitu PCLinuxOS 2009.1 telah dilengkapi dengan codec multimedia yang sangat lengkap. Secara default, PCLinuxOS 2009.1 telah dapat memainkan hampir semua file multimedia macam mp3, avi, wmv, mpeg hingga 3gp dengan sempurna.
KESIMPULAN
Secara umum, distro PCLinuxOS 2009.1 ini sangat menarik, dilihat dari kelengkapan software yang dibawanya hingga dukungan terhadap hardware yang cukup baik. Keindahan tampilan desktop PCLinuxOS 2009.1 sungguh menggoda mata. Kemudahan dalam penggunaan dan konfigurasi sistem patut diacungi jempol. Distro ini cocok digunakan bag pemula linux dan pengguna yang baru saja migrasi dari OS windows. Saya sendiri telah menetapkan distro ini sebagai ‘Penghuni Tetap’ di komputer saya. Jujur saja, saya merasa cocok dengan distro PCLinuxOS 2009.1 ini. Oke, sampai disini dulu posting kali ini. Buat pembaca, jangan lupa untuk mencoba distro PCLinuxOS 2009.1, See U!