Categories
Windows

Ubah Tampilan Windows XP Jadi Macintosh

flykite-copy

Bosan dengan tampilan windows XP? Atau pengen macintosh tapi terlalu mahal? Ubah saja tampilan windows XP menjadi mirip macintosh X tiger dengan software flykite OSX yang kini telah mencapai versi 3.5. Flyakite OSX dapat di download di situs resminya osx.potraitofakite.com atau bisa juga di softpedia.com. Setelah selesai download, mari kita install flyakite OSX!

Seperti biasa, dobel klik pada file flyakite OSX, akan muncul kotak dialog agreement.

agreement

Klik next, dan pilih komponen flyakite OSX yang diperlukan, klik next dan instalasi mulai berjalan.

os-1

Proses instalasi kurang dari 1 menit, tergantung spesifikasi. Saya sendiri menggunakan Athlon X2 4400 dengan 2GB ram.

reboot

Setelah proses instalasi selesai, sistem akan meminta ‘ritual’ restart untuk me-refresh file-file windows yang telah di modify. Dan hasilnya?

sebelum

Tuh diatas screenshotnya, keren gak? Yang diatas adalah tampilan desktop sebelum diinstal flyakite OSX. Setelah diinstal, tampilanya seperti screenshot dibawah ini.

sesaudah-age

Cakep gak? Setelah terinstall flyakite OSX, anda akan mendapati lampilan MacOSX tiger lengkap dengan dock-nya. Masih ada lagi screenshotnya.

sesudah-ageh

Setelah membantai beberapa icon shortcut, tampilan desktop terlihat lebih bersih dan elegan. Di screenshot diatas, saya menggunakan wallpaper dafaultnya macintosh terbaru, leopard. Kenapa pakai tampilan mirip mac? Yah karena saya suka dengan GUI macintosh yang keren dan elegan. Tak hanya windows XP yang saya ubah menjadi mirip mac, tapi juga ubuntu 8.04 juga saya ubah tampilanya jadi mirip leopard. Sekian saja dari saya, … ngantuk nie….hehehehe……

Categories
Windows

Mengatasi File Super Hidden Karena Virus

Banyaknya jenis dan varian virus lokal yang menyerang pengguna OS windows cukup membuat para pengguna komputer frustasi… termasuk saya hikz… kalo saya sih korban virus luar, namanya Win32/Viruut (yang ini luar negeri ato domestik sih…?) yang menginfeksi file aplikasi *.exe. Disini saya tidak akan membahas kisah sedih saya kena viruut tapi sesuai judul, saya cuma mau berbagi tips untuk mengatasi virus lokal yang menyembunyikan data-data pengguna atau sering disebut super hidden. File yang beratribut super hidden tidak akan tampak meski option show hidden file telah diaktifkan melalui folder options. Bahkan melalui command prompt pun tak terlihat. Pengguna awam mungkin mengira filenya telah dihapus oleh virus, padahal filenya masih ada namun beratribut super hidden oleh virus. Pengguna awam yang ‘nekat’ (seperti saya…hikz) mungkin akan mengambil tindakan format ulang drive/partisi yang terserang virus tanpa melihat propertiesnya terlebih dahulu, bahaya kan?

Awalnya saya bingung, gimana cara mengembalikan atributnya yaw? Karena melihat properties drive yang diserang, terlihat bahwa data-datanya masih ada. Bahkan saat antivirus melakukan scanning, file beratribut super hidden tersebut ada. Pada suatu ketika saya main ke rental komputer langganan dan mas2 yang jaga rentalan bilang, lihat aja pake ACDsee. Sampai rumah, saya explore drive yang diserang dengan ACDsee, hasilnya? Terlihat!! truz balikinnya gimana? Gampang, ubah saja properties file dengan menghilangkan tanda pada atribut ‘hide’ di ACDsee. Kalo gak punya ACDsee gimana? Gak masalah, ada cara lain. Saya sendiri pake ACDsee versi 8 dengan atribut b*j*k*n, hehehe… maklum anak kuliahan gak punya duit buat beli lisensi. Cara lainya tadi gimana? Gampang, pake command prompt alias DOS. Jangan parno gitu donk,,, comand promptnya gak sulit kok. Oke langsung saja…

Buka command prompt di Start>All Programs>accessories>Command Prompt atau bisa juga Run> ketik CMD. Disini akan menggunakan perintah ‘attrib’, untuk mengetahui cara penggunaannya ketik perintah :

Help attrib

Akan muncul cara-cara penggunaan perintah tersebut, sebagai contoh, misal drive yang filenya super hidden adalah F:/ , buka command prompt dan ketikan perintah :

F:

Perintah ini untuk berpindah drive ke F:, untuk cek terlebih dahulu keberadaan file dengan perintah :

dir

Perintah dir berfungsi untuk melihat isi direktori atau drive tertentu. Untuk mengembalikan file yang di super hidden, gunakan perintah ini :

attrib -s -h *.*

Perintah attrib berarti atribut. Sedangkan parameter -s yang diawalai tanada minus(-) yang berarti mengurangi atau menghilangkan sebuah attribut, kebalikanya adalah +s yang berarti menambah sebuah atribut dalam file. Huruf s pada parameter perintah berarti atribut untuk sistem file. Sedangkan huruf h, berarti ‘hide’, -h berarti menghilangkan atribut ‘hide’. Parameter *.* berarti perintah yang telah diketik ditujukan untuk semua file/direktori dengan berbagai extension. Jika hanya sebuah file saja yang ingin dihilangkan super hidden-nya, misal file tersebut bernaman dokumen.doc, untuk menghilangkan super hiden pada file dokumen.doc, gunakan perintah :

attrib -s -h dokumen.doc

Setelah itu, cek keberadaan file dengan perintah dir, terlihat kan sekarang filenya? Kalo mau bikin file super hidden gimana?? Gunakan perintah ini :

attrib +s +h *.*

Perintah diatas ditujukan untuk semua file, jika hanya satu file atau satu direktori dapat menggunakan perintah attrib +s +h namafile/direktori. Contoh :

attrib +s +h dokumen.doc

Perintah diatas berarti file yang bernama dokumen.doc telah beratribut super hidden dan tidak tampak di windows explorer meski option show hidden file telah diaktifkan. Sekian dulu dari saya, jika anda memiliki pengalaman serupa, mari kita saling berbagi. Semoga bermanfaat. Udah dulu yaw… ngantuk nie.. mo bubux,… DAAAG!

Categories
Windows

Mengenal Struktur Registry Windows

Bagi pengguna awam, registry mungkin merupakan bagian windows yang pantang untuk diutak-atik. Bahkan, beberapa warnet pun melakukan blokade untuk akses registry ini. Mengapa begitu? Bagi yang belum tau seluk beluk registry, mungkin dapat membuat kesalahan saat mengedit registry. Akibatnya?? Kesalahan dalam mengedit registry dapat berakibat fatal, mulai windows yang tidak mau bekerja normal, tampilan menjadi aneh, bahkan install ulang windows. (Serem amat mas….:D). bagi yang telah mengenal seluk beluk registry windows, tentu mengedit registry adalah hal yang biasa. Jika registry diatur dengan tepat dan benar, maka tidak akan terjadi ‘mogoknya windows’. Pengaturan yang tepat dan optimal akan membuat windows bekerja lebih cepat dan lebih stabil. Sebelum kita mengedit registry, alangkah baiknya kita berkenalan dengan struktur dalam registry terlebih dahulu.

Registry merupakan basis data milik windows. Registry windows dibagi dalam enam cabang/key yang mewakili fungsi dan kegunaan masing-masing.

HKEY_CLASSES_ROOT: Key ini berisi tentang informasi mengenai asosiasi file, fitur drag n drop, informasi Object Linking and Embedding (OLE), shortcut windows dan aspek kredensial tentang profile tiap-tiap user di dalam sistem oprasi windows tersebut.

HKEY_CURRENT_USER: Key ini berisi informasi tentang login user pada PC dan langsung berhubungan dengan HKEY_USERS. Informasi meliputi pengaturan desktop dan start menu serta pengaturan masing-masing pengguna dalam sistem operasi tersebut.

HKEY_LOCAL_MACHINE: Key ini menyimpan data informasi mengenai hardware , software dan preferensi lain yang terdapat pada PC. Informasi pada key ini digunakan secara umum oleh setiap pengguna PC yang login ke sistem operasi tersebut.

HKEY_USERS: Key ini berisi pengaturan individual masing-masing user pada PC dan tiap user diwakili oleh SID key yang berbeda yang terletak dibawah cabang utama key tersebut.

HKEY_CURRENT_CONFIG: Isi key ini mengarah pada HKEY_LOCAL _MACHINE yang berguna untuk sinkronisasi perangkat keras yang digunakan sebuah PC. Key ini diciptakan terkaitdengan sistem operasi yang ada berikut driver dan aktualisasi penggunaanya.

HKEY_DYN_DATA: key ini mangarah langsung dan secara penuh bekerja sama dengan HKEY_LOCAL_MACHINE untuk mengaktifkan fitur plug n play. Fitur ini berjalan otomatis jetika sebuah perangkat keras tertancap dalam PC yang sedang digunakan.

Dah tau kan?? Jujur saja saya juga masih awam soal registry ini, makanya saya cari artikel tentang registry agar kita dapat belajar bersama. Back to topic, dah tau kan cabang-cabang dalam registry? Setiap key memiliki tugas sendiri-sendiri. Tiap key memiliki data informasi yang digunakan windows agar tetap berjalan. Didalam registry, setiap data tersimpan dan memiliki tipe data yang berbeda-beda. Terdapat lima tipe data, sebagai berikut.

REG_SZ (String Value) : Tipe data ini dibuat untuk menampung data bertipe string.

REG_BINARY (Binary Value) : Adalah tipe data yang menyimpan nilai data biner secara mentah, sebab kebanyakan komponen hardware PC menyimpan informasi dalam bentuk data biner dan bisa ditampilkan dengan editor dalam format heksadesimal.

REG_DWORD (DWORD Value) : Adalah tipe data ini menampilkan data dengan format angka 4 byte dan biasanya menggunakan nilai boolean, contoh angka ‘0’ untuk pernyataan disable dan angka ‘1’ untuk enable. Biasanya semua parameter hardware dan layanan windows bisa ditampilkan oleh tipe data registri ini.

REG_MULTI_SZ (Multi String Value) : Merupakan tipe data yang mengandung banyak list atau nilai bervariasi dan tiap entri dipisahkan oleh karakter NULL. Tipe data ini hanya dapat dibaca jika registri dibuka melalui program regedt32.exe.

REG_EXPAND_SZ (Expandable String Value) : Tipe data ini memperluas data string yang memuat variabel yang diubah bila sedang dipakai oleh sebuah aplikasi dalam windows.

Dah paham kan??? Saya juga lagi belajar utak-atik registry…hehehe…. mari belajar bersama… (thanks to PCPLUS)