Nokia Asha 210, Dual SIM Murah Berdesain Elegan

DSC_0929

Halo Pembaca! Setelah beberapa hari minggu ini sibuk dengan lemburan, akhirnya ada juga kesempatan buat ngeblog di sini, hehehehe… Kebetulan, sebuah smartphone ponsel Nokia Asha 210 Dual SIM mampir ke Tuxlin Lab, mayan bisa review bentar ini barang sebelum dibalikin ke yang punya, hehehehe… Walau yang bisnis ponsel dan smartphone Nokia sudah tamat dibeli Microsoft senilai 5,4 miliar euro, tapi prosesnya baru kelar kira-kira tahun 2014, jadi produk yang berkeliaran bakal tetep pake nama Nokia. Bayangin aja ntar Nokiyem Nokia Lumia dan Nokia Asha berubah jadi Microsoft Lumia dan Microsoft Asha :mrgreen:. Mantan raja ponsel selama 14 tahun ini akhirnya nyungsep juga, nyusul idola saya yang udah tamat juga, Siemens. Lho ini kok ceritanya malah ngelantur yak?Laughing out loud Oke deh ini spesifikasi Nokia Asha 210:

  • Dual-band GSM, dual-SIM standby.
  • Kamera resolusi 2 megapiksel.
  • Layar berukuran 2,4 inci dengan resolusi 320 x 240 piksel.
  • GPRS, EDGE, Bluetooth 2.1 EDR, WiFi, Micro USB port.
  • Music Player, FM Radio
  • Keypad qwerty, desain “Fabula” ala Lumia
  • 3,5mm earphone jack.
  • Nokia Express Browser, Nokia SelfPotrait
  • Java, WhatsApp, game dari EA
  • 64MB internal, 32MB RAM. Memori internal yang kosong cuma 13,4MB Smile with tongue out
  • Slot microSD maksimal 32GB, 4GB dalam paket pembelian.
  • Baterai kompatibel Nokia BL-4U, 1200mAh.
  • Dimensi 111.5 x 60 x 11.8 mm, berat 97 gram

Perlengkapan Nokia Asha 210

DSC_0930

  • Handset Nokia Asha 210 Dual SIM
  • Chargrer
  • Headset
  • Kartu garansi, buku petunjuk
  • Boks

Desain & Usabilitas

DSC_0945

Pertama kali saya membuka boks, wah ternyata isinya ponsel :mrgreen: hahahahaha ya iyalah… masak bom? Smile with tongue out Pertama kali saya pegang ponsel Nokia Asha 210, rasanya tidak licin dan kesat karena casingnya terbuat dari plastik mate. Hal yang saya suka dari Nokia Asha 210 ini adalah desainnya yang elegan dan kebetulan dapat yang warna hitam hehehehe… Mirip jajaran smartphone Lumia. Jelas saja, Nokia Asha 210 & 205 telah mengadopsi basis desain yang sama dengan Lumia, yakni Fabula. Sayangnya, Nokia Asha 210 agak terlalu tebal menurut saya.

Nokia meletakkan port micro USB, port audio 3.5mm, dan port charger di bagian atas ponsel, sdangkan bagian samping terdapat slit SIM 2 yang memungkinkan pengguna mengganti SIM secara hot-swao. Keypad QWERTY yang diusung oleh Nokia Asha 210 ini lumayan empuk dan tidak licin, tapi karena saya tidak biasa pakai keypad QWERTY jadi agak sush kalo ngetik :mrgreen:. Berikut ini foto-foto Nokia Asha 210, klik untuk memperbesar:

DSC_0933DSC_0932DSC_0941

DSC_0936DSC_0938DSC_0939

Aplikasi & Game

DSC_0951


Harus diakui bahwa ponsel seri Asha ini adalah ponsel ‘tanggung’ alias pintar nggak, bodoh juga nggak… emang ada ponsel bodoh? Smile with tongue out Maksudanya, ini ponsel mirip seperti feature phone aka ponsel pemula, tetapi dilengkapi beberapa aplikasi pendukung yang cukup baik yang membuatnya sedikit gaul, sebut saja WhatsApp, Facebook, Twitter, YouTube, dan beberapa game buatan EA. Keren juga nih bisa buat WhatsApp, tapi pas saya buka WhatsApp, ternyata harus download dulu :mrgreen:. Saya kemudian beralih ke sektor game, lumayan ada game Asphalt 6 dan saya coba jalankan. Jangan berekspektasi game Asphalt 6 ini bakal keren seperti di Android, karena cuma game 2D dan cuma demo selama 20x percobaan, hahahaha kagak jadi main saya Disappointed smile.

Multimedia, Memori & Konektivitas

DSC_0949

Nokia Asha 210 ini dibekali dengan fitur multimedia yang cukup lumayan, ada music player, galeri, radio FM, dan bisa merekam video QCIF @10fps :mrgreen:. Langsung saja saya kirim lagu Bullet for My Valentine – Hand of Blood dan Epica –  Seif Al Din buat nyobain kemampuan musiknya. Keluaran suara speakernya cukup bagus, gak pecah, hanya saja suaranya kurang kencang. Sedangkan melalui headset, keluaran suaranya lumayan gak gitu bagus menurut kuping saya. Saran saya sih ganti headset aja kalo pengen suaranya lebih oke. Nokia Asha 210 juga dilengkapi dengan Radio FM dan seperti biasa, kita harus nancepin headset dulu yang berperan sebagai antena biar bunyi tuh radio.

Berdasarkan infromasi dari GSM Arena, ponsel Nokia Asha 210 ini ngakunya bawa memori internal 64MB, tetapi setelah saya cek, sisa memori internal yang kosong cuma 13,4MB saja. Nokia Asha 210 datang dengan slot microSD dan sudah termasuk microSD 4GB dalam paket pembelian. Meski Nokia Asha 210 belum dukung 3G atau HSDPA, tapi ponsel ini udah punya WiFi dan Bluetooth, jadi kita bisa nebeng internetan di hotspot gratis atau hotspot tetangga Smile with tongue out.

Kamera

DSC_0954

Sebenarnya gak ada yang istimewa dari kemampuan kamera Nokia Asha 210 yang mengusung resolusi 2 megapiksel fixed focus tanpa flash, tetapi ada sebuah fitur unik yang disebut dengan Nokia Self Potrait yang dapat diaktifkan di menu kamera. Seperti apa cara kerja Self Potrait ini? Fitur ini akan memandu pengguna dengan suara yang ingin narsis memotret diri sendiri. Jadi, pas fitur Self potrait ini diaktifkan kemudian pengguna menghadap ke kamera dan melambaikan tangan, maka Nokia Asha 210 akan mengeluarkan suara berupa aba-aba “kanan”,”kiri”,”atas”,”bawah” dan akan ngomong “oke” kemudian melakukan capture dengan sendirinya ketika wajah pengguna sudah pas. Fitur Self Potrait ini adalah berkah luar biasa dari Nokia untuk emak2, tante2, anak2, remaja2 atau bapak2 yang doyan narsis hahahahaha…. :mrgreen:. Berikut ini adalah hasil foto ponsel Nokia Asha 210 yang diambil pas malam hari dan hanya diterangi lampu dan gak bisa ambil foto pas siang, soalnya malem itu juga ini Nokia Asha 210 diambil yang punya Smile with tongue out. klik untuk memperbesar.

Foto0000Foto0001Foto0002

Kesimpulan

DSC_0952

Menurut saya dengan harga Rp 699.000 ini ponsel Nokia Asha 210 ini memberikan kemampuan yang cukup layak. Selain membawa nama besar Nokia, ponsel Asha 210 ini juga memiliki desain yang cukup elegan yang mengadopsi basis desain Lumia. Antarmuka atau tampilan menu-menunya mudah digunakan, khas ponsel keluaran Nokia. Sayangnya, kita harus download dulu beberapa aplikasi atau game yang ada di dalam Nokia Asha 210, sebut saja WhatsApp dan game Asphalt 6. Kemampuan kamera Nokia Asha 210 ini cukup lumayan, kehadiran fitur Self Potrait ini merupakan fitur penunjang narsis nilai tambah tersendiri.

Kelebihan Nokia Asha 210

  • Fitur Self Potrait
  • Desain Elegan ala Lumia
  • Dual SIM

Kekurangan Nokia Asha 210

  • Memori internal kecil
  • Suara speaker kurang kencang
  • Beberapa aplikasi harus di-download dulu agar dapat digunakan

22 Comments

  1. nadliw45 September 6, 2013
  2. duniaely September 6, 2013
    • tuxlin September 7, 2013
  3. duniaely September 7, 2013
    • tuxlin September 7, 2013
  4. dediyaki zawa (@dediyaki_zawa) October 7, 2013
    • tuxlin October 13, 2013
  5. Bang Ikki Jadul October 14, 2013
  6. Raf October 15, 2013
    • tuxlin October 15, 2013
  7. Raf October 16, 2013
    • tuxlin October 18, 2013
  8. Raf October 19, 2013
    • tuxlin October 20, 2013
  9. rini October 29, 2013
    • tuxlin October 29, 2013
  10. cyanided November 29, 2013
    • tuxlin November 30, 2013
  11. adi darso January 25, 2014
    • tuxlin January 26, 2014
  12. hafizhmuhammad January 29, 2014
    • tuxlin January 30, 2014

Add Comment

*