Vivo V9 di Indonesia Versi Downgrade dari V9 India, Mengapa?

Vivo V9 di Indonesia Versi Downgrade dari V9 India, Mengapa? – Halo Pembaca! Pasti udah lihat acara peluncuran smartphone Vivo V9 yang edan-edanan di TV? Atau kalian nonton channel lain? Lah isinya peluncuran Vivo V9 juga. Kalau nggak pake TV kabel, paling bisa kabur ke acara dangdut yang nggak ikutan nyiarin Vivo V9 wkwkw… Peluncuran jor-joran begini kan emang dalam rangka mendongkrak penjualan, toh tar yang bayar ya yang beli hape hehehe…

Tuxlin Blog kali ini nggak bahas acara peluncuran, tapi soal spesifikasi! Yoha, Vivo V9 yang secara resmi sudah bisa dipesan dengan harga Rp 3.999.000 ini ternyata mengusung spesifikasi lebih rendah atau versi downgrade dari Vivo V9 yang diluncurkan di India, mengapa demikian? Koh Herry SW pemilik blog Ponselmu akhirnya mengungkapkan jawabannya melalui Twitter.

Vivo V9

Vivo V9

 

Spesifikasi Vivo V9 Indonesia

  • Sistem Operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka FunTouch OS 4.0
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 450 dengan prosesor octa-core ARM Cortex-A53 1,8GHz
  • Grafis Adreno 506
  • Kamera belakang ganda 13 megapiksel + 2 megapiksel, sensor BSI 1/3 inci, aperture f/2.2, phase-detection autofokus dengan dilengkapi LED flash. Kamera depan 24 megapiksel aperture f/2.0, sensor BSI, AI Face Beauty
  • Layar sentuh 6,3 inci 2.5D, aspek rasio 19:9 dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2280 pixels, kerapatan 400ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS
  • Memori RAM 4GB, ROM 64GB, dilengkapi slot microSD max 256GB (dedicated slot)
  • WiFi, Bluetooth, port microUSB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, fingerprint sensor
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 154.8 x 75.1 x 7.9 mm dengan berat 150 gram
  • Baterai 3260mAh non-removable
  • Warna Black dan Gold

Anda dapat membeli atau cek harga promo Vivo V9 di Sini (Klik)

Spesifikasi Vivo V9 India

  • Sistem Operasi Android 8.1 Oreo dengan antarmuka FunTouch OS 4.0
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 626 dengan prosesor octa-core ARM Cortex-A53 2,2GHz
  • Grafis Adreno 506
  • Kamera belakang ganda 16 megapiksel + 2 megapiksel, sensor BSI CMOS, aperture f/2.0, phase-detection autofokus dengan dilengkapi LED flash. Kamera depan 24 megapiksel aperture f/2.0, sensor BSI, AI Face Beauty
  • Layar sentuh 6,3 inci 2.5D, aspek rasio 19:9 dengan resolusi Full HD+ 1080 x 2280 pixels, kerapatan 400ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS
  • Memori RAM 4GB, ROM 64GB, dilengkapi slot microSD max 256GB (dedicated slot)
  • WiFi, Bluetooth, port microUSB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM, fingerprint sensor
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 154.8 x 75.1 x 7.9 mm dengan berat 150 gram
  • Baterai 3260mAh non-removable
  • Warna Black dan Gold

Baca juga:Menjajal Xiaomi Redmi 5 Plus, Kayak Gini Hasil Fotonya!

Perbandingan Vivo V9 Indonesia vs Vivo V9 India

Smartphone Vivo V9 memang cukup menarik perhatian konsumen tanah air karena acara peluncuran yang gila-gilaaan yang disiarkan di 12 stasiun TV. Tuxlin Blog ampe ganti-ganti channel dan isinya itu mulu, akhirnya malah kepencet off dan tetiba remotnya rusak… Gak bisa diidupin lagi dah TV-nya. 😆

Selain acaranya yang gila-gilaan, smartphone Vivo V9 ini lumayan menarik karena desainnya yang bezelless dengan layar fullscreem. Jangan salah, fullscreen aka FullView di Vivo V9 ini nggak sembarangan karena dilengkapi poni alias notch pada bagian atas layar, kan keren dan inovatif banget kayak merek buah-buahan yang harganya mahal hehehehe…

Smartphone Vivo V9 ini dibekali memori internal 64GB yang masih didukung hadirnya slot microSD untuk ekspansi memori eksternal hingga maksimal 256GB tipe dedicated slot. Vivo juga menyematkan sensor sidik jari yang berada di sisi belakang ponsel.

Baca juga:Review Vivo Y65: Layar Lebar dengan Performa Standar

Terlepas dari hal tersebut, spesifikasi Vivo V9 ini memang nggak terlalu wah. Ponsel ini dibekali dengan layar sentuh berukuran 6,3 inci yang menggunakan teknologi panel IPS (In-Plane Switching) dengan resolusi full HD+ 2280 x 1080 piksel yang menawarkan kerapatan mencapai 400 piksel per inci yang cemerlang. Ponsel ini Vivo V9 ini udah pakai Android 8.1 Oreo dengan antarmuka FunTouch OS 4.0. Lalu apa bedanya Vivo V9 Indonesia vs Vivo V9 India?

Kamera

Sektor kamera ini terlihat jelas kalau Vivo V9 versi Indonesia masih di bawah versi India. Kedua varian Vivo V9 memang sama-sama mengusung kamera depan 24 megapiksel dengan sensor BSI CMOS dengan lensa f/2.0 ditandemkan dengan pelbagai fitur canggsih seperti AI Face Beauty yang memanfaatka kecerdasan buatan untuk memberikan efek beautify sesuai karakter wajah pengguna.

Kamera belakang yang beda gaes! Kamera belakang Vivo V9 India mengusung kamera belakang ganda berkekuatan 16 megapiksel + 5 megapiksel yang menggunakan sensor BSI CMOS, phase-detection autofokus, dan LED flash. Kombinasi kamera ganda Vivo V9 ini mampu menghasilkan efek bokeh atau blur ala kamera DSLR.

Sedangkan Vivo V9 versi Indonesia mengusung kamera belakang ganda berkekuatan 13 megapiksel + 2 megapiksel yang menggunakan sensor BSI CMOS, phase-detection autofokus, dan LED flash. Fungsi kamera ganda di Vivo V9 versi Indonesia ini memang masih sama, yakni menghasilkan foto dengan efek blur ala kamera DSLR. 😐

Chipset atau SoC

Nah penggunaan chipset atau SoC ini memang bagian paling sensitif karena berkaitan dengan kinerja yang dihasilkan oleh sebuah ponsel. Bagi seorang jamaah Antutuiyah atau pemuja skor AnTuTu, chipset adalah hal yang paling kritikal karena menentukan skor benchmark wkwkwk… Padahal yang beli Vivo V9 rata-rata bukan kaum jamaah AnTuTuiyah, melainkan sekte lain yakni Jamaah Narsisiyah. Jamaah Narsisiyah ini biasanya nggak mikir spek, yang penting kamera depan mantap! 😎

Berdasarkan informasi yang Tuxlin Blog himpun, Vivo V9 versi India dan Malaysia ditenagai oleh chipset Qualcomm Snapdragon 626 yang mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 64-bit yang berlari dengan kecepatan 1,8GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 4GB, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 506.

Sedangkan Vivo V9 di Indonesia ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon 450 yang mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 64-bit yang berlari dengan kecepatan 1,8GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 4GB, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 506.

Baca juga:Review Kamera Vivo Y65: Andalkan Mode Portrait Bokeh

Sebenarnya perbedaan kinerja antara Snapdragon 626 dengan Snapdragon 450 itu nggak terlalu jauh. Akan tetapi Tuxlin Blog merasa aneh aja, masak smartphone dengan harga 4 juta menggunakan SoC yang sama dengan yang digunakan oleh Xiaomi Redmi 5 yang harganya mulai Rp 1,7 juta? Kenapa nggak pake Snapdragon 660 sekalian, kan jauh lebih kencang hehehehe… 😆

Mengapa Vivo V9 Indonesia Versi Downdgrade?

Hal mengganjal Tuxlin Blog adalah mengapa spesifikasi Vivo V9 di Indonesia ini lebih rendah atau downgrade dari Vivo V9 verian yang beredar di India dan bahkan Malaysia? Yang pertama mungkin sebabnya harga! Yoha, Vivo V9 di India dan Malaysia harganya 4,8 juta-an. Sedangkan Vivo V9 di Indonesia harganya cuma Rp 4 juta kembali seribu, jadi memang harganya lebih murah coy! 😛

Tuxlin lihat sih tetep aja gak asik hape dengan harga 4 juta-an pakai SoC Snapdragon 4xx. Nah apakah Vivo Indonesia ada alasan lain mengenai pemilihan SoC Snapdragon 450 untuk varian yang beredar di Indonesia? Koh Herry SW udah nanya duluan dan jawabannya begini:

Barusan saya bertanya, mengapa Vivo V9 yang beredar di Indonesia pakai Snapdragon 450, bukan Snapdragon 626? Ini jawabannya: berdasarkan survei, orang Indonesia lebih cocok dan memerlukan ponsel dengan Snapdragon seri 4xx.

Berdasarkan keterangan dari Twit Koh Herry, penggunaan Snapdragon 450 di Vivo V9 ini berdasarkan survei aja dan faktor kecocokan hehehehe… 😆 Oke, sampai di sini dulu ulasan mengenai smartphone Vivo V9 kali ini, semoga bermanfaat. 🙂

(Credit Image: GSM Arena)

Anda mungkin suka:Benchmark Xiaomi Redmi 5 Plus: Smartphone Kekinian Bertenaga!


2 Comments

  1. Fadjar March 31, 2018
    • Tuxlin March 31, 2018

Add Comment

*