Categories
Komputer

All About Pentium 4

All About Pentium 4 1

Siapa yang gak kenal prosesor satu ini?? Orang yang awam di dunia komputer pun pasti kenal dengan prosesor ini, karena Pentium 4 memiliki brand image yang sangat kuat di mata masyarakat. Apa sih keistimewaan prosesor ini??? Pentium 4 adalah prosesor pertama yang berbasis arsitekturIntel NetBurst sebagai jawaban Intel terhadap kompetitornya, AMD Athlon yang saat itu tengah populer karena mampu menembus angka keramat 1 Ghz saat itu. Intel menyambutnya dengan pentium 4 yang memiliki kecepatan diatas 1 Ghz walau secara clock-to-clock kalah dengan athlon dan pentium III .

Mas, bukanya nie prosesor jadul?? Kok masih dibahas aja??? Sabar-sabar, Cuma buat referensi aja kok… betul kan pembaca sekalian??? Nah sekarang langsung saja pada pembahasan pentium 4 generasi pertama, Willamete.

Willamette adalah nama sandi generasi pertama pentium 4. Prosesor ini menggunakan socket 423, menggunakan rambus memori (RD RAM) dan menggunakan proses fabrikasi 180 nanometer. Prosesor ini menggunakan set instruksi Intel x86, Intel MMX dan SSE. Prosesor ini memiliki range kecepatan antara 1,3Ghz-2Ghz, dengan ukuran cache L1 8kb data cache, 12k micri-op execution trace cache, serta L2 cache berukuran 256kb. Prosesor ini menggunakan Quad Pumped Bus (QPB) atau bersifat 4x, bus prosesornya adalah 100Mhz (400Mhz QPB). Performa prosesor ini tidak istimewa, harga mahal dimasanya dan menurut saya, performanya buruk dan mampu dikalahkan dengan mudah oleh kompetitornya, Athlon.

Northwood adalah nama kode prosesor pentium 4 generasi kedua. Prosesor ini menggunakan socket 478 dan mendukung penggunaan memori DDR, prosesor ini menggunakan proses fabrikasi yang lebih kecil dari pendahulunya, yaitu 130 nanometer serta tambahan set instruksi intel SSE2. Spesifikasi L1 cache masih sama dengan pendahulunya tapi L2 cachenya lebih besar yaitu, 512kb. Prosesor ini memiliki 20 stage pipeline, sama dengan pendahulunya. Prosesor ini memiliki kecepatan bus 133Mhz (533Mhz QPB). Prosesor ini memiliki range kecepatan antara 1,6Ghz-3,4Ghz. Prosesor ini memiliki banyak varian dan kombinasi fitur yang cukup membingungkan. Prosesor yang memiliki imbuhan C setelah clockspeed, contoh pentium 4 2,4C memiliki teknologi hyperthreading, yaitu teknologi dimana 1 prosesor mampu menjalankan 2 thread secara bersamaan, sehingga OS menganggapnya memiliki 2 CPU secara logical. Teknologi hyperthreading mampu meningkatkan performa di aplikasi mutitasking. Menurut saya, seri northwood inilah pentium 4 yang memiliki performa yang paling bagus, apalagi disandingkan shipset springdale (i865) atau canterwood (i875P). Performanya sepadan dengan harganya dan mampu bersaing dengan kompetitornya, Athlon XP.

Prescott adalah nama kode prosesor pentium 4 generasi ketiga. Pada generasi ketiga ini, intel sedikit merubah arsitektur pentium 4, yaitu perubahan jumlah stage pipeline menjadi 31 dari sebelumnya 20, tambahan set instruksi baru SSE3 dan fitur xD-Bit untuk mencegah serangan buffer overflow di beberapa tipe prosesor. Spesifikasi L1 cache masih sama, namun L2 cache lebih besar, yaitu 1mb. Prosesor ini memiliki kecepatan bus 200Mhz (800Mhz QPB). Prosesor ini memiliki range kecepatan antara 2,4Ghz-3,8Ghz. Prosesor ini juga menggunakan proses fabrikasi yang lebih kecil, yaitu 90 nanometer. Pada generasi pertama, prosesor ini memiliki penamaan dengan imbuhan huruf E, contoh, intel pentium 4 3,0E. Pada generasi berikutnya, intel merubah penamaan prosesor dengan 3 angka diikuti imbuhan untuk tipe tertentu. Seri 3xx untuk kelas low end (celeron), 5xx untuk mainstream performance (pentium 4 prescott), 6xx untuk high end (pentium 4 cedar mill), 7xx untuk prosesor mobile (pentium M) dan extreme edition untuk top model. Variasi dan kombinasi fitur prescott sangat banyak, cukup membingungkan bagi yang awam tentang hardware. Pada seri prosesor ini, intel beralih ke socket LGA 775 yang mana pin prosesor berada di socketnya. Intel mulai mendukung penggunaan DDR2 memori dengan meluncurkan chipset i9xx. Pada seri ini pula Intel mendukung komputasi 64 bit dengan menyertakan fitur Intel Extended Memori 64 Technology (EM64T) yang menurut beberapa sumber, EM64T adalah instruksi AMD64 dengan sedikit perubahan oleh intel, bahkan,berdasarkan info dari beberapa forum hardware, EM64T merupakan hasil tukar guling dengan lisensi SSE3 dengan AMD. Menurut saya, performa seri prescott ini tidak terlalu bagus, cenderung panas dan banyak mengkonsumsi daya. Mulai dari seri ini pula intel mulai dikalahkan secara performa oleh pasukan Athlon 64 series.

Cedar mill adalah nama kode sandi dari prosesor pentium 4 6×1 series dengan proses produksi 65 nanometer. Di seri ini, intel menghadirkan fitur virtualisasi (vanderpool) serta penambahan L2 cache prosesor menjadi 2mb. Prosesor ini memilikirange kecepatan antara 2,8Ghz-3,8Ghz dan masih menggunakan FSB 800 QPB. Seri ini merupakan perbaikan dari seri prescott sebelumnya, dengan proses fabrikasi 65 nanometer memiliki dampak positif turunnya konsumsi daya dan panas yang dihasilkan. Performa yang dimilikinya pun lebih baik dari pendahulunya, walau masih kalah dengan kompetitornya, walau begitu, potensi overclockingnya cukup bagus.

Gallatin adalah kode nama prosesor pentium 4 extreme edition yang diluncurkan beberapa hari sebelum dilincurkanya Athlon 64. Prosesor ini berbasis dari core prosesor server Xeon, hanya saja intel menghilangkan dukungan multi prosesor. Prosesor ini memiliki spesifikasi L1 dan L2 cache sama dengan seri northwood, hanya saja memiliki tambahan L3 cache sebesar 2mb. Performa prosesor ini cukup hebat dimasanya, namun memiliki penawaran harga yang tinggi pula. Prosesor ini memiliki range kecepatan antara 3,2Ghz-3,4Ghz. Prosesor ini menggunakan proses fabrikasi 130 nanometer. Pada generasi berikutnya, pentium 4 extreme edition menggunakan proses fabrikasi 90 nanometer dan berbasiskan arsitektur prescott. Pentium 4 extreme edition berbasis presscott ini memiliki spesifikasi L1 dan L2 cache sama dengan seri cedarmill. Prosesor ini memiliki clockspeed 3,73Ghz dan menggunakan fsb 266Mhz (1066Mhz QPB).

Nah dah tau kan jenis-jenis prosesor pentium 4?? Buat yang berburu second-nya jangan sampe salah pilih yaw….

Categories
Linux

Percantik Tampilan Ubuntu

Halo! Pada posting kali ini saya mencoba membahas langkah-langkah untuk mempercantik tampilan Ubuntu atau bisa juga di praktekan di distro linux yang lain. Ngomong2 soal tampilan, saat ini banyak orang menilai tampilan GUI Mac Leopard lah yang paling indah atau Windows Vista yang mengagumkan, bagaimana dengan linux?

Gak kalah Donk! Secara default, rata-rata distro linux memeiliki tampilan yang standar saja dan beberapa diantaranya sudah menyertakan efek Compiz Fusion. Salah satu kelebihan compiz fusion yang saya ketahui adalah mampu berjalan di hardware yang lumayan tua.

Saya pernah menginstal distro mandriva one 2008.1 di sebuah sistem Intel Pentium 4 3,06 Ghz, intel 865G, 256MB PC-2700 dan compiz fusion mampu berjalan dengan baik, perlu diingat, sistem diatas hanya menggunakan VGA onboard intel extreme graphics 2 yang performanya loyo di masanya. Vista Aero tentu tidak dapat berjalan di hardware tersebut diatas. Lho mas kok melenceng dari topik?! Katanya mo bikin cakep linux?!

Maaf,maaf keasyikan soalnya, oke langsung saja liat screenshot dibawah…

Percantik Tampilan Ubuntu 2

Cakep gak?? Kalo gak ya mungkin selera kita beda.. he….
Pertama, kita download theme untuk gnome di www.gnome-look.org kita bisa pakai theme GTK atau Emerald theme, kalau pake emerald jangan lupa instal dulu paket-paket yang berkaitan. Kedua kita instal dock nya seperti yang dibawah ini…

Percantik Tampilan Ubuntu 3
untuk menginstalnya, masuk ke teminal/konsole dengan catatn repository telah terkonfigurasi dengan baik. Ketik perintah seperti di bawah ini…
$ su
perintah untuk menjadi super user, setelah itu masukan passwordnya. Untuk menginstal dock, ketik perintah dibawah ini…
# apt-get install avant-window-navigator
setelah itu sistem akan menginstalnya, setelah selesai, kita bisa menambah icon quick launch-nya dengan mudah, cukup drag n drop saja. Untuk efek di dock-nya bisa kita pilih di preference-nya dan bisa di-custom sesuai selera, warna-warnanya pun bisa diganti. Berikutnya adalah menginstal aplikasi untuk menampung aplikasi mini yang mirip gadget di windows vista, linux punya gdesklets atau screenlets. Yang saya pakai diatas adalah screenlets. Cara instalnya sama seperti menginstal aplikasi dock sebelumnya, dengan perintah:
# apt-get install screenlets
maka screenlets terinstal di linux kita… gampang toh?? untuk screenlets yang akan ditampilkan bisa dikonfigurasi sesuai selera, jika ingin screenlets yang lain bisa kunjungi sius www.gnome-look.com. Sebenernya sie nginstall program gak perlu diketik-ketik segala di konsol, tinggal masuk ke synaptic package manager malah lebih gampang. Buat mas-mas ato mbak-mbak yang udah senior kasih kritik ya buat juniormu ini….

Percantik Tampilan Ubuntu 4
Percantik Tampilan Ubuntu 5

Tuh liat.. gak kalah deh ama si aero ato si leopard…. gak da salahnya nyobain linux yang free n bikin kita banyak belajar tentang bagaimana sebuah OS bekerja. Enjoy Ur Linux!

Categories
Software

Dilemma Software Bajakan VS Original

Dilemma Software Bajakan VS Original 6

Software bajakan sangat merajalela di Indonesia, betapa tidak, dengan harga murah dan terjangkau bagi semua kalangan dapat menikmati kecanggihan software komersial. Meskipun UU HaKI telah lama ada, namun tidak dapat menekan angka pembajakan software secara signifikan. Pembajakan software tidak henya di kalangan pengguna rumahan, tetapi juga di beberapa perusahaan, sekolah dan instansi pemerintah. Pihak yang berwajib pun kini sering mengadakan razia software bajakan di perusahaan-perusahaan, warnet dll.

Populernya software bajakan cukup beralasan, karena harga software original cukup mahal, lihat saja OS Windows XP Home Edition seharga 800 ribuan, Microsoft Office 1,7 juta-4jutaan (tergantung versi dan edisi). Bagi pengguna komputer kalangan menengah atas mungkin tidak masalah dengan angka tersebut diatas, tapi bagi kalangan bawah??? (seperti saya.. hiks…!). Di Indonesia, sebagian besar penduduk adalah kalangan menengah-bawah, mereka lebih memilih menggunakan uang mereka untuk memenuhi kebutuhan hidup daripada membeli sebuah lisensi software asli. Ini bukan kerena tidak menghargai Hak Kekayaan Intelektual, tapi lebih mengarah peda pemenuhan kebutuhan.
Apakah bisa diberantas? Bisa! Tapi cukup sulit. Di bidang pendidikan, kurikulum beberapa sekolah untuk mata pelajaran TIK menunjuk pada softwre tertentu, ini akan menanamkan kergantungan pada software yang ditunjuk tadi. Di sekolah-sekolah (SD, SMP, SMA) dalam kurikulumnya menunjuk pada software-software komersial, contoh, microsoft office, corel draw dll. Alangkah baiknya dalam kurikulum tersebut, microsoft office diganti menjadi aplikasi office? Yang nantinya dapat bebas memilih software office yang digunakan dalam proses belajar mengajar. Sebenarnya tidak sepenuhnya salah, tapi yang dipermasalahkan adalah lisensi yang digunakan sekolah tersebut, asli atau bajakan? Kalau bajakan, tentu secara tidak langsung sekolah juga mengajarkan pembajakan software kan? Di perguruan tinggi sebagian sudah tidak menunjuk pada softwre yang spesifik, bahkan ada beberapa perguruan tinggi swasta dan negeri memilih migrasi ke open source.
Solusinya?? Ada dua pilihan. Pertama, membeli lisensi software. Kedua, beralih ke freeware dan open source. Pilihan pertama cukup memberatkan bagi kalangan menengah bawah, namun bagi yang mampu, bukan masalah yang serius. Saya lebih menganjurkan pada pilihan yang kedua, yaitu migrasi ke freeware dan open source, selain lebih hemat, software open source dapat di-customize sesuai kebutuhan. Penggunaan software open source cukup mudah, hanya perlu sedikit pembiasaan saja. Mencoba menggunakan open source software? Mengapa tidak? Mari kita bersama-sama mengurangi angka pembajakan dengan menggunakan software open source dan meninggalkan software bajakan. GUNAKAN SOFTWARE ASLI DAN BERLISENSI! (kalo ada biaya… hehehe….!)

Categories
Komputer

Langkah-Langkah Overclocking Untuk Pemula

Apa itu overclock? Kata overclock mungkin menjadi bahasa asing bagi seorang pemula yang tertarik dibidang hardware. Tetapi bagi mereka yang sudah mahir dibidang hardware, kata tersebut merupakan sebuah kata baku dan digunakan dalam kehidupan sehari hari. Bahasa overclock disusun dari dua kata yaitu over dan clock yang artinya melakukan setup mainboard clock bagi processor maupun sebuah VGA. Kata overclock dikonotasikan dengan membuat computer lebih cepat. Entah kapan dimulai para hobbiest melakukan overclock. Diperkirakan overclock sudah dimulai pada tahun 1985. Kalau tidak salah, computer pertama yang dijual yaitu jenis PC XT dengan processor tipe Intel (8088) dan dibuat lebih cepat bekerja dengan procesor dari NEC V20. Maklum kecepatan pada computer PC XT dahulu luar biasa lambatnya. Jangankan kata sistem Linux atau Windows, yang dikenal saat itu hanyalah PC-DOS IBM sebagai sistem operasi sebuah computer.
Overclock mulai dilakukan ketika processor 486 DX dan Pentium Klasik pertama. Tetapi memacu processor hanya dapat dilakukan dengan jumper pada mainboard. Misalnya Pentium 166Mhz dijumper menjadi kecepatan 200Mhz, sedikit sekali perbedaan antara 166Mhz dan 200Mhz. Tetapi cukup lumayan untuk kecepatan pada tahun itu. Ramainya overclocker dimulai pada 1997 ketika Intel mengeluarkan processor jenis Celeron berkecepatan 300Mhz (Celeron 300A) dengan jenis slot 1 dan ramai ramai dipacu menjadi 450Mhz. Saat itulah muncul para overclocker yang mulai memacu processor sampai batas terakhir.
Kebanyakan intronya ya?? Maaf deh… oke lansung ja kita mulai…
Ada beberapa software yang digunakan untuk melihat dan mengetest sistem. Untuk memastikan kenaikan clock CPU dan memory, bisa menggunakan CPU-Z, test kestabilan sistem bisa menggunakan software prime 95 atau orthos, untuk benchmark, super PI, SisSoft Sandra, PCMark, 3D Mark, Cinebench dan banyak deh… gak bisa disebutin lagi he…. Downloadnya dimana??? Tanya Mbah Google donk!!

Langkah-Langkah Overclocking Untuk Pemula 7

Langkah overclock sebenarnya melakukan setup kecepatan clock CPU pada BIOS, atau software overclocking on the fly. Bila processor dengan kecepatan 1.86Ghz dengan bus 266Mhz, artinya processor bekerja pada kecepatan 7x266Mhz akan menghasilkan kecepatan processor 1862Mhz atau 1.86GHz, faktor pengali tadi disebut multiplier. Dengan merubah bus pada option BIOS misalnya dari 266Mhz menjadi 300Mhz maka computer akan bekerja dengan kecepatan 2.1GHZ atau 7x300Mhz dengan hasil 2.1Ghz atau 2100Mhz. Gampangkan?? Untuk merubah kecepatan BUS, saat boot, tekan del untuk masuk bios, cari option CPU Clock/FSB/Bus, kalau sudah ketemu, naikan 10Mhz. Boot ulang, jika lancar masuk OS, cek kenaikan clock di CPU-Z kemudian test kestabilan dengan orthos atau prime 95 selama 20 menit atau lebih dan harus tanpa eror. Jika lulus, lakukan hal diatas berulang kali, jika sistem gagal boot/tidak mau masuk BIOS, lakukan clear CMOS. Beberapa merk dan tipe motherboard masih menggunakan jumper untuk clear CMOS, baca buku manual motherboard. Setelah clear CMOS, set BUS/clock pada saat sebelum fail boot, contoh, dikecepatan bus 340 fail, maka turunkan menjadi 335/330. Setelah mencapai batas, maksimal hingga dapat boot dengan normal, maka lakukan langkah tes kestabilan. Tes kestabilan dapat menggunakan software orthos atau prime 95 selama 6 jam atau lebih dan harus tanpa eror, karena untuk menjamin kestabilan sistem. Jika error, turunkan clock/bus 5/10Mhz dan lakukan test lagi hingga stabil.

Langkah-Langkah Overclocking Untuk Pemula 8

Dah tau kan caranya overclock??? Ya sederhanya seperti yang dijelaskan paragraf diatas. Bagi yang udah advance, sebelum melakukan langkah overclock, sebaiknya mencari clock maksimal prosesor dan memori, agar nantinya lebih mudah menentukan konfigurasi yang maksimal. Caranya?? Gini, saya jelaskan dulu… (sok bgt deh…!) setiap kita menaikan clock prosesor, maka clock memori (RAM) ikut naik, karena antara memori dan cpu bersifat synchronous. Untuk mencari clock maksimal prosesor, turunkan divider memori. Divider?? Apaan lagi tuh?? Divider adalah rasio antara kecepatan memori dengan kecepatan prosesor.duh susah juga jelasinya… gampangnya gini deh… misal kamu pakai memori DDR2-800 maka default speednya adalah 800Mhz (400MHzx2), maka pada setingan bios, turunkan jadi DDR2-533 atau lebih rendah lagi, karena yang dicari adalah clock maksimal prosesor. Setelah itu baru naikan clock/ bus prosesor hingga mencapai batas fail-nya. Kalo nyari clock maksimal memori?? Ya kebalikanya, set divider/clock memori ke posisi default pabrikan, contoh, kamu pake memori DDR2-800, maka bios set divider di DDR2-800 juga, baru kemudian naikan bus/clock prosesor hingga batas failnya, jangan lupa catat clock maksimal dari prosesor dan memori.

Langkah-Langkah Overclocking Untuk Pemula 9Sudah paham kan??? Oya, untuk prosesor AMD, ada satu parameter yang harus diperhatikan, yaitu hypertransport bus. Hypertransport adalah system bus pada platform AMD yang memiliki cara kerja seperti jaringan point-to-point. Pada AMD K8 ( Athlo64, Athlon 64 X2, Sempron) memiliki kecepatan hypertransport default 1000Mhz (2000Mhz DDR) untuk socket 939 keatas dan 800Mhz (1600MHz) untuk socket 754, sedangkan K10 (Phenom series) memiliki clock hypertransport diatas 1000MHz. Pada prosesor K8 yang memiliki clock hypertransport 1000Mhz, angka ini didapat dari 5x200Mhz. Sebaiknya, clock hypertransport tetap pada defaultny, karena dari pengalaman yang saya alami, clock hypertransport yang lebih dari defaultnya menyebabkan sistem tidak stabil, padahal, setiap kita menaikan bus speed pada prosesor AMD, maka clock hypertransport pun ikut naik, contoh, bus dinaikan menjadi 220Mhz, maka clock hypertransportnya 220×5=1100Mhz. Lha teruz gimana biar gak ikut naik??? Gampang, turunin aja multiplier hypertransportnya ke 4x atau 3x, bereskan?? Usahakan clock hypertransport mendekati clock defaultnya, contoh., bus dinaikan ke 230, jika multiplier hypertransport diset 4x, maka 4×230=920Mhz. Bisa juga multiplier HT diset di 3x tapi, lebih baik di 4x karena hasilnya akan lebih mendekati clock HT defaulnya, 1000Mhz.
Udah paham kan?? Oya hati-hati pengguna motherboard lama, karena beberapa motherboard tidak mengunci clockspeed PCI dan AGP, tapi untuk motherboard baru, sudah tidak masalah. Oya bagi yang ingin hasil yang lebih tinggi, silahkan naikan Vcore, Vmemori, Vchipset dll… dan kalo dah naikin voltage kayak gini, mending pendingin juga diganti, tapi saya lebih menyarankan voltage default saja. Udah dulu ya… capek saia… dagh!!!

Categories
Komputer

Tips-Tips Membeli VGA Card

Tips-Tips Membeli VGA Card 10

Memilih VGA card memang tidak semudah dulu, karena sekarang perkembangan harware sangat cepat terutama vga, lihat saja, geforce seri 8 (G92 based) yang muncul pertengahan tahun lalu, disusul geforce seri 9 yang muncul akhir tahun lalu yang arsitekturnya sama-sama berbasis G9x, sekarang sudah muncul lagi gefoce seri baru dengan basis arsitektur yang berbeda, yaitu GTX280 dan GTX260 yang berbasis GT200. Kompetitornya, AMD/ATI Radeon pun tak jauh beda, akhir tahun 2006, HD2000 series muncul dilanjutkan HD3000 series yang diluncurkan diwaktu yang hampir bersamaan dengan munculnya geforce 8800GT, kini telah muncul HD4000 series yang price/performance-nya cukup hebat. Ada juga keuntungan dari perkembangan hardware yang cepat, yaitu konsumen dapat memperoleh vga teknologi baru dengan harga yang masuk akal. Tapi bagi orang awam/pemula yang akan membeli vga? Membingungkan! Gebukin aja tuh produsen… bikin bingung aja… he… ndak usah bingung, saya punya tips n trik buat beli vga (dari berbagai sumber n pengalaman pribadi tentunya…)
Pertama, tentukan KEBUTUHAN. Mengapa? Biar nanti gak salah pilih dong… kalau buat multimedia n game ringan, vga terbaru kelas low end pun sudah mencukupi. Buat yang ngaku gamer, perhatikan ukuran layar n resolusi layarnya. Semakin tinggi resolusi layar buat ngegame, menuntut vga yang lebih powerfull. Perhatikan juga prosesor yang dipakai, sebagai pedoman, vga high end memerlukan prosesor yang memiliki performa yang hebat untuk mengoptimalkan kinerjanya. Perhatikan juga chipset motherboard, jika anda membutuhkan multi GPU crossfire/SLI. SLI sampai saat ini hanya didukung oleh chipset keluaran nvidia saja (baca: nforce), sedangkan crossfire didukung oleh chipset mainstream-high keluaran intel dan AMD.
Kedua, tentukan BUDGET. Mengapa? Biar gak kebablasan donk,… anda harus membatasi budget maksimal untuk membeli vga, karena mungkin anda membeli vga super mahal tanpa memperhatikan poin pertama, kebutuhan. Mungkin anda membeli vga sekelas radeon HD4870 atau GTX260 padahal kebutuhan anda untuk memainkan game ringan? Itu dapat disebut pemborosan.
Ketiga, tentukan tipe yang digunakan. Setelah anda menentukan 2 poin diatas, anda dapat menentukan tipe vga yang digunakan, contoh, anda seorang gamer dengan budget maksimal 2 jutaan, anda dapat mencari referensi harga vga dan tipe apa saja yang sesuai budget anda,setelah itu anda dapat membandingkan kinerja berbagai tipe vga di situs review di majalah atau internet, dan nda menjatuhkan pilihan pada radeon HD4850 misalnya.
Keempat, tentukan merk. Mengapa? Halah dari tadi tanya mengapa tyuz…! dalam memilih merk vga, yang perlu diperhatikan adalah spesifikasi core clock dan memory, design board dan pendingin dan yangterakhir, Garansi dan perlengkapan.
Treakhir, pertimbangkan vga seri lama. Contoh, dikisaran harga 1jutaan, terdapat radeon HD3650, geforce 8600GT/GTS, geforce 7900gs dan radeon X1950pro. Jika anda ingin performa yang lebih matang, tentu geforce 7900gs dan radeon X1950pro dapat dipertimbangkan. Atau anda butuh dukungan untuk teknologi terbaru seperti DirectX 10, SM 4.0 dll, hanya dapat anda temui di vga seri terbaru.
Gimana? Dah paham kan? Atau tambah bingung? He… beli tinggal beli aja kok, gitu aja kok repot (pak Gus Dur style).

Categories
Komputer

Overclock Adalah Maksimalisasi Sistem

Overclock Adalah Maksimalisasi Sistem 11
Selama ini, overclock hanya dikenal oleh kurang dari 10% pengguna computer, sungguh disayangkan. Sebenarnya overclock bukan lah hal yang berbahaya apabila dilakukan dengan benar dan menggunakan perlengkapan yang memadai. Menurut saya, overclock merupakan suatu langkah untuk mencari kinerja maksimal dan stabil dari system yang kita miliki. Peripheral pendukungnya pun tidak mahal jika hanya melakukan mild overclocking. Overclock yang paling aman adalah tanpa menaikan voltase apapun, karena jika menaikan voltase, suhu juga ikut naik dan sebaiknya pendingin juga sebaiknya diganti. Di pembahasan kali ini lupakan liquid nitrogen, dry ice atau peltier, karena pada pembahasan kali ini hanya menggunakan stock cooling. Mild overclocking ini cenderung murah dan aman untuk digunakan sehari-hari.
Overclock bukanlah hal yang sulit, bahkan semudah membalikan tangan. Hanya membutuhkan sedikit ketelitian dan keberanian. Peralatan yang dibutuhkan hanya sebuah system dengan BIOS yang memadai. Tujuan overclock bukanlah mencari speed yang setinggi-tingginya, tetapi mencari speed stabil tertinggi dari sebuah system. Overclocker hardcore biasanya menghabiskan banyak dana untuk membeli peripheral istimewa yang harganya jika ditotal tidak terjangkau bagi sebagian besar kalangan. Lakukan maksimalisasi dengan mild overclock yang aman sesuai dengan dana anda.
Adapun orang yang tidak menyukai overclock, menurut pandangan mereka, overclock adalah hal yang berbahaya dan beresiko kerusakan system. Menurut saya, pendapat itu tidak sepenuhnya benar, malah saya menganjurkan untuk melakukan overclock untuk mandapatkan price/performance yang bagus. Sebagai contoh, sebuah system yang berbasis AMD Athlon64 X2 4400+ brisbane core yang memiliki clockspeed 2,3 GHz dibandingkan dengan system yang berbasis Athlon64 X2 5000+ yang berkecepatan 2,6 GHz, tentu system yang pertama tadi akan kalah kinerjanya. Namun, wafer yang digunakan untuk memproduksi Athlon64 X2 4400+ dan Athlon64 X2 5000+ adalah sama, dengan kata lain, anda dapat merubah 4400+ menjadi 5000+ dengan mudah. Hal ini dikarenakan penggunaan wafer silicon yang sama, hanya saja penetapan kecepatanya berbeda-beda. Kesimpulanya, overclock bukanlah hal yeng berbahaya jika dilakukan dengan benar dan merupakan salah satu langkah maksimalisasi system.