Review Motorola Moto E, Android Murah Bersuara Kencang!

Review Motorola Moto E – Halo Pembaca! Pada kesempatan Tuxlin Blog dapat melakukan review Motorola Moto E yang merupakan smartphone Android murah dengan speaker yang kencang. Saat ini harga smartphone Motorola Moto E ini adalah Rp 1.199.000 di toko online Lazada yang merupakan partner eksklusif untuk penjualan smartphone Motorola. Sebenarnya sejak pertama kali dirilis, saya sudah penasaran dan pengen review Motorola Moto E ini, tapi baru sekarang ini mendapat kesempatan tersebut :mrgreen: Kerennya lagi, smartphone Motorola Moto E ini ternyata tahan cipratan air! Ingat, cuma cipratan… jangan direndam ke air Motorola Moto E 😆

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_06

Spesifikasi Motorola Moto E

  • Sistem Operasi Android 4.4.4 KitKat akan dapat update ke Android 5.0 Lollipop 😀
  • Chipset Qualcomm Snapdragon MSM8610 dengan prosesor dual-core ARM Cortex-A7 dengan kecepatan 1,2GHz
  • Grafis Adreno 302
  • Kamera belakang 5 megapiksel fixed focus 🙁
  • Layar 4,3 inci, dengan resolusi qHD 960 x 540 pixels, kerapatan 256 ppi (pixel per inch), IPS Panel dilindungi Gorilla Glass 3
  • Memori RAM 1GB, ROM 4GB , slot micro SD hingga maksimal 32GB.
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual micro SIM
  • GSM 850 / 900 / 1800 / 1900 MHz HSDPA 2100 MHz
  • Dimensi 124.8 x 64.8 x 12.3 mm dengan berat 142 gram
  • Baterai 1980mAh lithium ion, non-removable

Anda mungkin suka: Asus Zenfone 4S vs Xiaomi Redmi 1S, Pilih Mana ya?

Paket Penjualan Motorola Moto E

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_04

Dua hari setelah memesan smartphone Motorola Moto E, barang telah mendarat di Tuxlin Blog dengan selamat. Langsung saja deh saya bongkar kardus pake Motorola Moto E dengan brutal. Ternyata nggak cuma ada boks berisi Motorola Moto E, tetapi juga dibundel dengan SP Simpati. Karena penasaran seperti apa Motorola Moto E, saya segera membuka boksnya dan memegang langsung smartphone murah tapi nggak murahan 😀 Berikut paket penjualan dari Motorola Moto E.

  • Handset Motorola Moto E
  • Charger
  • Headset
  • Kitab suci Buku manual
  • Kartu Garansi

Baca juga: Menjajal BBM 2.0 for Windows Phone di Lumia 520

Penampilan & Desain Motorola Moto E

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_12 Desain atau tampilan luar smartphone Motorola Moto E nggak jauh berbeda dengan Moto G. Kehadiran dual lis speaker grill berwarna krom yang ada di atas dan di bawah layar Moto E ini membuatnya makin cantik dan elegan. Jujur saja, tampilan fisik dari Motorola Moto E ini lebih keren dari fotonya! 😆 Saya sendiri kesengsem dengan penampilannya yang elegan dan kebetulan saya dapat yang warna hitam. Bagian belakang terdapat lubang kamera dan logo Motorola. Bahan casing belakangnya memang plastik berwarna hitam doff yang dilapisi semacam karet seperti casing belakang Lumia 520, sehingga nyaman digenggam dan tidak licin.

Bagian depan Motorola Moto E terdapat dual lis speaker grill, proximity sensor, layar sentuh berukuran 4,3 inci. Motorola Moto E sudah menggunakan onscreen button, sehingga nggak ada tombol kapasitif di luar 🙂 Bagian samping atau frame Motorola Moto E ini terbuat dari logam yang kokoh, sehingga terasa mantap digenggam. Secara umum, build quality Motorola Moto E ini sangat bagus dan solid. Saat pertama kali pegang Motorola Moto E, nggak akan terasa kalo ini adalah smartphone murah 😀

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_10

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_09

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_11

Sisi kanan Motorola Moto E terdapat tombol power dan volume rocker, sedangkan sisi kirinya tidak terdapat tombol apapun. Bagian atas terdapat port audio 3,5 mm dan lubang kecil, sepertinya microphone. Sedangkan port microUSB berada di bagian bawah Motorola Moto E. Satu hal yang saya suka dari desain Motorola Moto E, speakernya menghadap ke depan dan suaranya kencang! :mrgreen:

Baca juga: Cara Update Lumia Denim Melalui OTA (Over The Air)

Tampilan Antarmuka Motorola Moto E

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_17Motorola Motorola Moto E ini menggunakan sistem operasi Android 4.4.4 KitKat dengan tampilan yang nyaris stock Android, seperti jajaran smartphone dan tablet Nexus. Motorola Assist dan Motorola Migrateadalah dua aplikasi asing diluar aplikasi Google yang ada di Motorola Moto E. Tamilan standar Android seperti Motorola Moto E ini memang memiliki kelebihan dan kekurangan gan… Disisi lain stock Android lebih ringan dan bebas bloatware, tetapi disisi lain minim fitur tambahan. Nggak cuma itu, tampilan standar Android ini terlihat ‘pasaran’ karena banyak merek lokal dan vendor yang menggunakannya. Beda cerita kalau kita pake Samsung dengan TouchWiz UI, Sony dengan Xpesia UI atau Xiaomi dengan MIUI.

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog21 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog22 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog24

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog18 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog23 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog24

Tampilan antarmuka smartphone Motorola Moto E ini sama seperti smartphone Android lainnya dengan Homescreen berjumlah lima buah dan disediakan tombol menu untuk mengakses App Drawer. App drawer sendiri tamoil dalam dua tab, yakni Apps dan Widget. Meski tamoilan antarmukanya standar, tetapi saya suka dengan tampilan dial pad, contact, dan message yang telah mendapat sentuhan Material Design.  Kalau bosan dengan tampilan standar pada Motorola Moto E, bisa mencoba menginstal aplikasi launcher.

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog15 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog19 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog20

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog28 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog29 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog30


Motorola Moto E ini dibekali dengan aplikasi QuickOffice yang dapat digunakan untuk membuka, mengedit, dan membuat dokumen baru. Sayangnya, Motorola Moto E nggak punya player musik bawaan, adanya Google Play Music… Ya sudah muter lagu pakai Google Play Music, meski sebenarnya saya nggak begitu suka pakai itu, hehehehehe… 😀 Motorola Moto E menyediakan pilihan equalizer dan tersedia beberapa preset yang dapat diatur sesuai selera.

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog16 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog17 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog31

Secara umum tamoilan antarmuka Motorola Moto E ini nyaman dan mudah dipakai. Buat yang nggak suka tampilan stock Android bisa download aplikasi launcher untuk ganti tampilan, hehehehehe… Satu lagi, Motorola Moto E kabarnya bakal dapat update ke Android 5.0 Lollipop lho gan :mrgreen:

Baca juga: Review Smartfren Andromax C3, Android 4.4 KitKat Seharga 500 Ribu-an

Performa Motorola Moto E

Review Motorola Moto E Tuxlin Blog_16Kinerja smartphone Motorola Moto E ini sebenarnya nggak terlalu istimewa gan karena cuma dibekali dengan chipset Qualcomm Snapdragon 200 MSM8610 (sama seperti yang digunakan Andromax C3 😆 )yang mengusung prosesor dual-core ARM Cortex-A7 berkecepatan 1,2GHz yang ditandemkan dengan memori RAM sebesar 1GB. Motorola Moto E ini didukung oleh grafis Adreno 302, tapi menurut AnTuTu dan CPU-Z, GPU yang digunakan oleh Motorola Moto E ini kok Adreno 305 ya? Hal yang sama juga terjadi pada Andromax C3 yang menggunakan chipset yang sama dan juga terdeteksi Adreno 305 🙂

CPU-Z Motorola Moto E

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog07 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog08 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog09

Benchmark AnTuTu Motorola Moto E

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog01 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog02 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog03

Benchmark GeekBench Motorola Moto E

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog10 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog12 Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog13

Benchmark Quadrant Standard Motorola Moto E

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog06Sensorbox for Android Motorola Moto E

Screenshot Review Motorola Moto E  Tuxlin Blog05

Baca juga: Review Xiaomi Redmi Note, Phablet Gahar Harga Masuk Akal

Kinerja smartphone Motorola Moto E ini lumayanlah untuk smartphone kelas entry-level. Skor AnTuTu yang dihasilkan Motorola Moto E nggak jauh beda dari Andromax C3 yang berada di kisarang 13 ribuan, tepatnya 13.911 poin. Motorola Moto E ini skornya masih di bawah Asus Zenfone 4 yang mencapai 17 ribu-an dan dijual dengan harga yang lebih murah. Skor benchmark memang kada tak benar-benar menggambarkan kinerja smartphone di dunia nyata atau real world apps. mengandalkan prosesor dual-core ARM Cortex-A7 dengan kecepatan 1,2Ghz dari chipset Qualcomm Snapdragin 200 dengan RAM sebesar 1GB ini sudah mencukupi untuk kebutuhan komunikasi sehari-hari gan, nggak pake lag :mrgreen:

Beralih ke layar Motorola Moto E, yakni berukuran 4,3 inci dengan resolusi qHD 960 x 540 piksel ini kualitasnya bagus menurut saya karena viewing angle-nya lumayan luas dan dapat terbaca dengan baik di bawah sinar matahari. Kita bisa mengatur brightness Motorola Moto E ini secara auto dengan memanfaatkan sensor ambient light, sehingga tingkat kecerahan dapat berubah otomatis sesuai keadaan cahaya sekitar. Satu lagi gan, Motorola Moto E ini dilindungi oleh lapisan antigores dari Gorilla Glass 3 gan, mantap dah untuk kelas smartphone murah 🙂 Kelebihan lain dari Motorola Moto E ini adalah kemampuan tahan cipratan air gan, jarang tuh dimiliki smartphone lain dikelasnya 🙂 *jangan direndam air lho ya 😆

Beralih ke kualitas audio Motorola Moto E! Speaker Motorola Moto E itu lho, nggak nahan kencangnya… Nggak cuma kencang doang, tapi juga berkualitas gan 😀 Keluaran suaranya lumayan detail dan bass-nya terasa saat memainkan musik di speaker yang menghadap ke depan. Sedangkan kualitas audio Motorola Moto E dengan menggunakan headset bawaan lumayan bagus, bass dan treble-nya seimbang, enak di kuping 🙂 Fitur lain seperti Bluetooth, WiFi, dan GPS bekerja dengan baik dan tidak ada masalah.

Baca juga: Review Kamera Xiaomi Redmi Note Berkekuatan 13 Megapiksel

Baterai Motorola Moto E ini daya tahannya bisa dikatakan di atas rata-rata karena dibekali dengan lithium ion 1980mAh, tapi nggak bisa dilepas gan baterainya. Saya menggunakan Motorola Moto E dengan intensitas ringan bisa bertahan hampir dua hari, sedangkan dengan penggunaan cukup intensif, bisa bertahan sehari lebih. Waktu isi ulang Motorola Moto E ini dengan charger bawaannya lumayan lama, hampir 3 jam gan… 😆 Update ke Android 5,0 Lollipop yang dijanjikan Motorola pada Moto X, Moto G, dan Moto E patut ditunggu kehadirannya. Kapan lagi smartphone harga 1,2 juta dapat update Android 5.0 Lollipop? 😀

Hasil Foto Motorola Moto E

IMG_20141217_081742136

Kelebihan Motorola Moto E

  • Desain dan build quality bagus, tahan cipratan air
  • Speaker kencang dan berkualitas
  • Dapat update Android 5.0 Lollipop

Kekurangan Motorola Moto E

  • Kamera fixed focus, nggak bisa motret macro :mrgreen:
  • Nggak dikasih kabel data di paket pembelian
  • Tidak terdapat setingan “3G Only”
  • Nggk dukung USB OTG

Outro….

Saya baru nyadar kalau ternyata Motorola Moto E ini nggak ada setingan 3G Only di jaringan, lalu akibatnya apa gan? Akibatnuya kita bakal sering terlempar ke jaringan 2G ketika jaringan 3G melemah…. Sebenarnya nggak terkalu penting juga sih ada setingan itu atau nggak, tetapi kadang dibutuhkan saat kini mau pake koneksi cepat 3G, eh smartphone-nya main nylonong ke 2G :mrgreen: Sampai di sini dulu posting mengenai review Motorola Moto E, semoga bermanfaat bagi pembaca semua 🙂

Review kameranya dapat dibaca di sini: Review Kamera Motorola Moto E, Berkekuatan 5 Megapiksel Fixed Focus

Anda mungkin suka: Samsung Galaxy J1 Digarap, Inilah Spesifikasinya


2 Comments

  1. Clytie April 24, 2015
    • Tuxlin April 24, 2015

Add Comment

*