Windows, MacOS n Linux, Mana Yang Terbaik??

OS

Halo Pembaca! Pada posting kali ini, saya tidak bermaksud membandingkan antar sistem operasi, namun saya hanya mencoba menyalurkan opini saya mengenai 3 OS ini. Di dunia consumer, sistem operasi di dominasi oleh 3 OS utama, Windows, MacOS dan Linux. Windows memiliki prosentase jumlah pengguna yang paling besar, sekitar 90% dari pengguna umum/consumer menggunakan keluarga windows, disusul MacOS dengan 8% dan sisanya Linux, Solaris, dll. Saya sendiri adalah pengguna windows bajakan dan linux. Mana yang paling baik diantara 3 OS ini? Terlalu sulit bagi saya untuk menilai, namun bagi saya, yang mencukupi kebutuhan dan nyaman digunakan, itulah yang terbaik. Masing-masing pengguna memiliki alasan untuk menyukai/fanatik dengan salah satu OS, saya pun demikian.

Windows adalah sistem operasi proprietary produksi microsoft. OS ini lah yang memiliki basis pengguna terbesar untuk pasar konsumer. Apa kelebihan OS ini? Seorang pengguna windows mengatakan bahwa windows adalah OS yang paling user friendly atau paling mudah digunakan, benarkah? Menurut saya tidak sepenuhnya benar, karena mudah atau tidak, itu relatif. OS ini memiliki dukungan yang cukup banyak dari pengembang software komersial, saya menggunakan OS ini karena alasan tersebut, meski yang saya gunakan adalah bajakan versi petani edition. Kok nekat pake bajakan? Ya mau bagaimana lagi, dunia pendidikan negri ini masih mengutamakan penggunaan software proprietary di kurikulumnya. OS windows memiliki dukungan lebih baik dari produsen hardware, benarkah?? Menurut saya benar, jarang ada hardware komputer yang tidak kompatibel terhadap OS windows. Satu lagi kelebihan windows yang belum dapat disaingi OS lain, ketersediaan GAME komersial di platform windows paling banyak dibanding OS lain. Windows 7, OS windows versi baru yang baru saja diluncurkan diklaim merupakan versi windows yang terbaik yang pernah diluncurkan, bahkan menjadi OS yang terbaik versi majalah CHIP dan mengalahkan MacOS dan Kubuntu. Kalo menurut saya sie, terbaik di CHIP belum tentu terbaik bagi semua pengguna komputer. OS ini masih menjadi target utama pembuat virus, so siapin aja antivirus yang ampuh bin terupdate untuk meminimalisir ‘serangan’ virus.

Linux adalah sistem operasi unix-like yang dikembangkan oleh Linus Torvalds dari Minix. Sistem operasi ini berlisensi free dan open source. Free disini bukan berarti gratis lho ya… Free disini berarti bebas diapa-apain dimodifikasi dan didistribusikan kembali sesuai kebutuhan. Saat ini, linux dikembangkan oleh berbagai komunitas dan menghasilkan aneka jenis distro linux. Banyaknya distro ini bisa jadi pedang bermata dua, kok bisa? Positifnya, pengguna memiliki banyak pilihan untuk sistem operasi linux dan menggunakan distro linux yang sesuai selera dan kebutuhanya. Sedangkan sisi negatifnya, pengguna awam akan bingung memilih distro mana yang akan digunakan. Di indonesia, Linux cukup dikenal bahkan telah ada beberapa distro karya anak bangsa seperti Igos, blankon. Apa sih kelebihan linux dimata pengguna umum? Kelebihanya banyak, terutama lisensinya yang bersifat free dan open source. Bagi yang suka ngoprek, coding, hacking sangat cocok menggunakan linux, karena mengutak atik source code linux tidak melanggar hukum. Kelebihan lainya adalah kelengkapan software yang dibawa dan siap pakai, kamsudnya? Linux telah dilengkapi dengan software-software yang dibutuhkan untuk komputasi harian, jadi setelah instalasi linux, tidak perlu lagi install office dan software dasar lainya, karena sebagian besar distro mayor telah menyertakanya. Linux juga OS yang tangguh untuk kelas server, percaya gak microsoft pake linux buat search engine Bing.com? Menurut saya, OS ini juga memiliki kekurangan, apaan tuh? Linux bukan OS yang baik bagi gamers, dukungan developer game komersial untuk linux sangat minim. Bagi sebagian orang yang telah terbiasa dengan windows, menganggap bahwa pengoperasian linux sulit, benarkah? Menurut saya sie gak juga, sulit atau mudah itu relatif. Mungkin windows terasa lebih mudah karena sejak awal hanya dikenalkan pada windows, kalo sejak awal menggunakan linux pasti lain lagi ceritanya.

Macintosh atau yang sering disebut Mac OSX adalah sistem operasi besutan Apple. OS ini masih masuk dalam kategori unix-like seperti linux, mengapa? Ternyata macintosh dikembangkan dari BSD yang merupakan salah satu turunan unix. OS ini juga memiliki GUI yang indah serta performa yang baik. Daya tarik lain dari OS ini adalah brand apple-nya, mengapa? Brand apple sendiri memiliki emage eksklusif, mewah dan desin produk-produknya yang keren. Jarang produk apple yang tidak menjadi fenomena atau booming, lihat saja keberhasilan ipod, iphone dan Mac-nya. Selain itu, banyak orang yang yang bilang, MacOSX cocok untuk para designer grafis dan editing musik. Benarkah? Gak tau deh, saya sendiri belum pernah nyoba. Saya sampai saat ini belum pernah menggunakan mac, tapi udah nyoba pegang iMac (Gak Ngaruh deh!!) di pameran. Dukungan vendor software komersial untuk Mac ini lebih baik dari pada linux, lihat saja keluarga Adobe, Ms Office tersedia versi Mac, bahkan, Photoshop waktu pertama kali muncul hanya mendukung Mac. Bagaimana dengan hardware? Dukungan produsen hardware terhadap Mac cukup baik, cukup banyak produsen hardware yang menyediakan driver hardware untuk Mac. Mac juga menyediakan fitur-fitur yang inovatif dan powerfull, lihat saja fitur dock, time machine, spaces. Apa kelemahan Mac? Yang saya ketahui adalah, Mac banyak memakan tempat di memory (RAM) saat dijalankan, penggunaanya rata-rata menurut majalah CHIP, 635mb, cukup banyak bukan? Bandingkan dengan windows 7 (550mb) atau kubuntu (280mb). Mac juga termasuk mahal bagi sebagian orang.

Terbaik Menurut Saya?

Menurut saya? Linux. Mungkin bukan yang terbaik, tapi yang paling nyaman untuk saya gunakan sehari-hari. Banyak hal yang membuat saya menyukai OS open source ini, terutama adalah GUI nya, saya suka OS dengan GUI indah dan customizeable, apalagi compiz-fusionya, keren dan cukup membantu ketika bekerja dengan banyak window di beberapa desktop. Selain itu, Linux lebih aman dari serangan virus dan malware, membuat saya selalu merasa aman. OS linux terdiri dari beraneka ragam distro dan masing-masing memiliki rasa yang berbeda walau intinya sama, membuat saya tidak bosan dengan OS ini, tak hanya distronya yang bermacam-macam, desktopnya pun beraneka ragam, mulai dari KDE, Gnome, Xfce, FluxBox dan banyak lagi, sehingga saya tidak bosan dengan tampilan OS ini. Linux mudah digunakan untuk komputasi harian, sama mudahnya dengan windows. Gak percaya? Coba aja distro mandriva, PCLOS atau Ubuntu, sangat mudah digunakan. Untuk menggunakan OS ini secara legal, saya hanya mengeluarkan uang maksimal 20 ribu untuk download dan burning cd/dvd installer, murah n legal. Linux murah n powerfull tapi kok jarang ada yang make? Dari segi biaya setup nya, biaya untuk menggunakan Linux legal dan komersial bajakan kurang lebih sama, mungkin ini salah satu sebabnya(terutama di Indonesia). Mana yang terbaik buat pembaca? Saya tunggu komentarnya… 🙂


23 Comments

  1. Dinus Open Source Community January 11, 2010
  2. andi January 11, 2010
    • tuxlin January 11, 2010
  3. Gadgetboi January 12, 2010
    • tuxlin January 12, 2010
  4. dani January 13, 2010
  5. gadgetboi January 14, 2010
    • tuxlin January 14, 2010
  6. ardi January 22, 2010
  7. idl January 25, 2010
    • tuxlin January 26, 2010
  8. dasta February 4, 2010
    • tuxlin February 7, 2010
  9. Mardianto February 5, 2010
    • tuxlin February 7, 2010
  10. yudho May 3, 2010
    • tuxlin May 4, 2010
  11. arif November 16, 2010
  12. firman December 11, 2011
  13. cezna December 16, 2011
  14. adi martono May 19, 2012
  15. muhammad dzulfikar May 3, 2014
    • tuxlin May 6, 2014

Add Comment

*