Windows, MacOS n Linux, Mana Yang Terbaik??

23

OS

Halo Pembaca! Pada posting kali ini, saya tidak bermaksud membandingkan antar sistem operasi, namun saya hanya mencoba menyalurkan opini saya mengenai 3 OS ini. Di dunia consumer, sistem operasi di dominasi oleh 3 OS utama, Windows, MacOS dan Linux. Windows memiliki prosentase jumlah pengguna yang paling besar, sekitar 90% dari pengguna umum/consumer menggunakan keluarga windows, disusul MacOS dengan 8% dan sisanya Linux, Solaris, dll. Saya sendiri adalah pengguna windows bajakan dan linux. Mana yang paling baik diantara 3 OS ini? Terlalu sulit bagi saya untuk menilai, namun bagi saya, yang mencukupi kebutuhan dan nyaman digunakan, itulah yang terbaik. Masing-masing pengguna memiliki alasan untuk menyukai/fanatik dengan salah satu OS, saya pun demikian.

Windows adalah sistem operasi proprietary produksi microsoft. OS ini lah yang memiliki basis pengguna terbesar untuk pasar konsumer. Apa kelebihan OS ini? Seorang pengguna windows mengatakan bahwa windows adalah OS yang paling user friendly atau paling mudah digunakan, benarkah? Menurut saya tidak sepenuhnya benar, karena mudah atau tidak, itu relatif. OS ini memiliki dukungan yang cukup banyak dari pengembang software komersial, saya menggunakan OS ini karena alasan tersebut, meski yang saya gunakan adalah bajakan versi petani edition. Kok nekat pake bajakan? Ya mau bagaimana lagi, dunia pendidikan negri ini masih mengutamakan penggunaan software proprietary di kurikulumnya. OS windows memiliki dukungan lebih baik dari produsen hardware, benarkah?? Menurut saya benar, jarang ada hardware komputer yang tidak kompatibel terhadap OS windows. Satu lagi kelebihan windows yang belum dapat disaingi OS lain, ketersediaan GAME komersial di platform windows paling banyak dibanding OS lain. Windows 7, OS windows versi baru yang baru saja diluncurkan diklaim merupakan versi windows yang terbaik yang pernah diluncurkan, bahkan menjadi OS yang terbaik versi majalah CHIP dan mengalahkan MacOS dan Kubuntu. Kalo menurut saya sie, terbaik di CHIP belum tentu terbaik bagi semua pengguna komputer. OS ini masih menjadi target utama pembuat virus, so siapin aja antivirus yang ampuh bin terupdate untuk meminimalisir ‘serangan’ virus.

Linux adalah sistem operasi unix-like yang dikembangkan oleh Linus Torvalds dari Minix. Sistem operasi ini berlisensi free dan open source. Free disini bukan berarti gratis lho ya… Free disini berarti bebas diapa-apain dimodifikasi dan didistribusikan kembali sesuai kebutuhan. Saat ini, linux dikembangkan oleh berbagai komunitas dan menghasilkan aneka jenis distro linux. Banyaknya distro ini bisa jadi pedang bermata dua, kok bisa? Positifnya, pengguna memiliki banyak pilihan untuk sistem operasi linux dan menggunakan distro linux yang sesuai selera dan kebutuhanya. Sedangkan sisi negatifnya, pengguna awam akan bingung memilih distro mana yang akan digunakan. Di indonesia, Linux cukup dikenal bahkan telah ada beberapa distro karya anak bangsa seperti Igos, blankon. Apa sih kelebihan linux dimata pengguna umum? Kelebihanya banyak, terutama lisensinya yang bersifat free dan open source. Bagi yang suka ngoprek, coding, hacking sangat cocok menggunakan linux, karena mengutak atik source code linux tidak melanggar hukum. Kelebihan lainya adalah kelengkapan software yang dibawa dan siap pakai, kamsudnya? Linux telah dilengkapi dengan software-software yang dibutuhkan untuk komputasi harian, jadi setelah instalasi linux, tidak perlu lagi install office dan software dasar lainya, karena sebagian besar distro mayor telah menyertakanya. Linux juga OS yang tangguh untuk kelas server, percaya gak microsoft pake linux buat search engine Bing.com? Menurut saya, OS ini juga memiliki kekurangan, apaan tuh? Linux bukan OS yang baik bagi gamers, dukungan developer game komersial untuk linux sangat minim. Bagi sebagian orang yang telah terbiasa dengan windows, menganggap bahwa pengoperasian linux sulit, benarkah? Menurut saya sie gak juga, sulit atau mudah itu relatif. Mungkin windows terasa lebih mudah karena sejak awal hanya dikenalkan pada windows, kalo sejak awal menggunakan linux pasti lain lagi ceritanya.

Macintosh atau yang sering disebut Mac OSX adalah sistem operasi besutan Apple. OS ini masih masuk dalam kategori unix-like seperti linux, mengapa? Ternyata macintosh dikembangkan dari BSD yang merupakan salah satu turunan unix. OS ini juga memiliki GUI yang indah serta performa yang baik. Daya tarik lain dari OS ini adalah brand apple-nya, mengapa? Brand apple sendiri memiliki emage eksklusif, mewah dan desin produk-produknya yang keren. Jarang produk apple yang tidak menjadi fenomena atau booming, lihat saja keberhasilan ipod, iphone dan Mac-nya. Selain itu, banyak orang yang yang bilang, MacOSX cocok untuk para designer grafis dan editing musik. Benarkah? Gak tau deh, saya sendiri belum pernah nyoba. Saya sampai saat ini belum pernah menggunakan mac, tapi udah nyoba pegang iMac (Gak Ngaruh deh!!) di pameran. Dukungan vendor software komersial untuk Mac ini lebih baik dari pada linux, lihat saja keluarga Adobe, Ms Office tersedia versi Mac, bahkan, Photoshop waktu pertama kali muncul hanya mendukung Mac. Bagaimana dengan hardware? Dukungan produsen hardware terhadap Mac cukup baik, cukup banyak produsen hardware yang menyediakan driver hardware untuk Mac. Mac juga menyediakan fitur-fitur yang inovatif dan powerfull, lihat saja fitur dock, time machine, spaces. Apa kelemahan Mac? Yang saya ketahui adalah, Mac banyak memakan tempat di memory (RAM) saat dijalankan, penggunaanya rata-rata menurut majalah CHIP, 635mb, cukup banyak bukan? Bandingkan dengan windows 7 (550mb) atau kubuntu (280mb). Mac juga termasuk mahal bagi sebagian orang.

Terbaik Menurut Saya?

Menurut saya? Linux. Mungkin bukan yang terbaik, tapi yang paling nyaman untuk saya gunakan sehari-hari. Banyak hal yang membuat saya menyukai OS open source ini, terutama adalah GUI nya, saya suka OS dengan GUI indah dan customizeable, apalagi compiz-fusionya, keren dan cukup membantu ketika bekerja dengan banyak window di beberapa desktop. Selain itu, Linux lebih aman dari serangan virus dan malware, membuat saya selalu merasa aman. OS linux terdiri dari beraneka ragam distro dan masing-masing memiliki rasa yang berbeda walau intinya sama, membuat saya tidak bosan dengan OS ini, tak hanya distronya yang bermacam-macam, desktopnya pun beraneka ragam, mulai dari KDE, Gnome, Xfce, FluxBox dan banyak lagi, sehingga saya tidak bosan dengan tampilan OS ini. Linux mudah digunakan untuk komputasi harian, sama mudahnya dengan windows. Gak percaya? Coba aja distro mandriva, PCLOS atau Ubuntu, sangat mudah digunakan. Untuk menggunakan OS ini secara legal, saya hanya mengeluarkan uang maksimal 20 ribu untuk download dan burning cd/dvd installer, murah n legal. Linux murah n powerfull tapi kok jarang ada yang make? Dari segi biaya setup nya, biaya untuk menggunakan Linux legal dan komersial bajakan kurang lebih sama, mungkin ini salah satu sebabnya(terutama di Indonesia). Mana yang terbaik buat pembaca? Saya tunggu komentarnya… 🙂

23 COMMENTS

  1. Pilihan yang tidak salah…Linux memang merupakan sistem operasi yang memberikan kebebasan kepada end-user untuk menkostumasi apapun yang ada dalam sistem operasinya….

    salam linuxer…

  2. menurut saya, gimanapun juga mudah windows
    bukan karena pengoperasianx, tp untuk instalasix saja jauh lebih mudah. apalagi kalo sudah bicara driver2na, susah bener ngeset ke linux spt ubuntu, malah harus main console lagi, mana terkadang harus nyari jg driver2 dan codecx. padahal windows untuk install driver2na sudah full GUI, ga pake puyeng… itu fakta..
    soal bajak dan tidak, menurut saya karena faktor income penduduk2 kita yg rata2 rendah, sementara mereka jg ga boleh gaptek.. andai windows murah, bakal dibeli. juga faktor dunia pendidikan dan kerja, rata2 menuntut bisa windows.

    • @andi,
      good opinion gan.. susah dilinux karena sejak awal pake windows, itu menurut ane sih… coz linux itu mudah kok… nie ane pake ubuntu kagak perlu install driver, tergantung distro juga sie..

  3. Hidup linux! Hehehe. Pilihan saya sih linux. Namun saya seperti kamu yang banyak order mantainance laptop yang windows semua. 🙁 mana sekarang ngajarin komputer ke guru guru lagi… Mau memperkenalkan linux. Windows aja yang gui katro.. Wekeekk… Jadi serba salah …
    Oiya dit. Mau nanya di screenlet loe weather jalan enggak? Kok ogud gak bisa execute yah? Padahal di running gadget ada…. Tapi di desktop enggak muncul …

    • @Gadgetboi
      ane malah gak make screenlet weather, yang ta pake cuma clock bawaan caairo, tar kalo ada waktu ane coba,coz akhir2 nie tugas menumpuk gila2an!! skrg bisa ol aja sukur,hehehe.. btw gak nyoba pake win7 bro??

  4. Kalo untuk yang bener-bener end-user, untuk kepentingan office dan aktivitas umum, belum pernah intens make komputer atau sistem operasi tertentu, ngga masalah pendanaan, saya saranin macintosh. Tinggal pake, ngga ribet virus.

    Kalo yang terbiasa make windows, dana terbatas, ngga mau ribet belajar sistem operasi, sanggup beli windows, ya pake windows aja. Software-nya pake yang open source.

    Kalo untuk power user yang mau baca, siap belajar, ingin tahu, tidak banyak mengeluh, mampu mengatasi masalah sendiri, pilih linux, freebsd, atau opensolaris aja. 🙂 Pilih sesuai kebutuhan dan kemampuan.

    Game, bisa pilih linux untuk gamers.
    Yang suka musik bisa pilih Ubuntu Studio.
    Yang mau multimedia langsung on, pilih Mint, Sabayon, MEPIS.
    Yang bikin penasaran dioprek, mungkin semacam LFS, Gentoo, Slackware, Arch.
    Yang hampir tidak perlu menyentuh terminal, coba openSUSE, PCLinuxOS, Mandriva.
    cmiiw ya.. 🙂 Linux itu pilihan. Kalo ngga suka, ya jangan pake, pilih yang lain aja. Ngga usah ngejelek-jelekin sistem operasi dan distro yang lain. Linux itu batasnya hanya penggunanya. 🙂

  5. ya karena dari dulu cuma windows yang jadi pemain di tanah air………..coba klo dari dulu..yang main linux,mac, dan lain lain ceritanya jadi lain………..hampir sebagian besar pengguna komputer di tanah air “pacar pertamanya” pasti windows……..

  6. Secara umum aq setuju. Tapi, aq boleh nanya kan? Sebagai orang yang baru ngotak ngatik linux, aq punya pengalaman yang ga tahu jawabannya. Aq pernah install Ubuntu Studio, tampilannya keren banget, 3D. Kinerjanya luarbiasa cepat. Cuma aq heran, kok di officenya cuma ada pasilitas Word (alias untuk mengetik surat dll saja), presentasi (mirip powerpoint), dan yang mirip Excelnya ga ada. Apakah memang seperti itu? atau aq kebetulan dapat/beli DVD yang yang belum komplit programnya? please give me your hand, ok? I need your help.

    • @dasta
      di google banyak bget bro tutorialnya. secara umum kek gini :
      1. donlod openoffice di situs openoffice.org
      2. masuk ke konsole/terminal, pindah ke direktori tempat openoffice berada
      3. ekstrak dengan perintah tar -xvf nama file openoffice nya
      4. masuk ke direktori hasil ekstrak tadi
      5. ketik perintah sh install
      instalasi akan berjalan dengan basis GUI setelah anda mengetik perintah sh install tadi..

      semoga membantu :mrgreen:

  7. Nah, di Indonesia kan kurikulum sekolahannya pakai Windows. Berarti pembajakan Windows semakin meningkat dong. Windows semakin populer dong. Masyarakat semakin tergantung sama satu sistem operasi dong.

    Jadi kita perlu mengatakan sama orang yang belum tau… Mas, Mbak, komputer itu nggak bisa jalan tanpa sistem operasi. Sistem operasi itu nggak cuma Windows.

    Intinya sosialisasi saja 🙂

    Katanya orang Indonesia kalau dikasih gratisan gak mau, tapi kalau disuruh beli bajakan langsung diserbu 🙂

    Entah benar atau enggak 🙂

    • @mardianto
      Pernyataan ente hampir benar! emang orang indonesia lebih menyukai produk bajakan…hehehehe, software bajakan itu murah dan berkualitas dan tentu sesuai kurikulum pendidikan :mrgreen: walo bagemana, saya tetep nyaman di linux gan… meski saya pengguna software bajakan juga…
      BTW gan, situs ente kok gak bisa saya buka ya? saya pake smart… tapi kalo diwarnet bisa sih…

  8. wha,,,dilema seh,,,tapi pake windows ma ubuntu,dual booting gitu,,
    jadi pas mau make buat belajar (baca: kerja tugas kuliah) make windows
    soalnya program nya banyakan disitu (jalan di window)
    kyk delphi,c++,mathlab,autocad,vb.net,
    ato pas ngegame aja,
    soalnya hobi bgt tuh ngegame,
    NFS,COD,CRYSIS dll kan g ada tuh buat ubuntu,
    nah pas mau make yg buat ngenet ato dengerin musik (ngaggur) make ubuntu,,lumayan buat nyegerin mata dengan GUI nya yg mantep,,
    jadi sesuaikan dengan kebutuhan aja,,

    • @yudho
      kalo saya pake windows cuma buat ngegame sm coding… susah juga ninggalin dunia game, hehehehe 😀

  9. Hai, saya pengguna windows non lisensi,
    Agar linux bisa berkembang dilihat dari jumlah pemakainya yg semakin meningkat, kita harus memulai dari diri kita sendiri, dg memakai linux, setidaknya dg dua-boot.
    Kita kenalkan pula linux ke masyarakat dengan mendirikan rental komputer/warnet dg sistem operasi linux, terutama buat masyarakat pelosok/desa yg belum pernah pegang komputer sama sekali alias belum kenal apa itu windows.
    Ketiga, bikin blog, meski sekedar copy-paste sana-sini tentang linux dan isinya biar pengguna linux terutama yg newbie punya bnyk referensi/panduan penggunaan.
    Trus ada yg menyediakan cd linux terbaru semudah dan secepat mendapatkan cd2 windows dan program2 berbayar (bajakan) lainnya?

  10. mantap..
    go open source. Meskipun saya sendiri sejak kecil sudah terbiasa pake Wind*ws. Tapi dari kemaren udah mulai coba open source(gara2 beli laptop dapat dvd instalasi klix)
    barudan dapet OS garuda setelah semalem nunggu download filenya 3,8 GB…
    lanjutkan open source…..

  11. menurut saya sih, linux
    linux memang sangat cocok buat yang suka ngoprek system, tetapi beberapa vendor – vendor software yang tidak menyediakan aplikasi versi linuxnya padahal linux sangat jarang sekali ada yang mau bajak, jika mau bikin bajakannya pasti rada repot, cobaa kalau vendor – vendor besar menyadari potensi ini pasti banya deh orang2 pindah kelinux,

    untuk masalah terminal menurut saya tidak terlalu sulit, bahkan sekarang penggunaan terminal sudah bisa diminimalisasi karena banyaknya perbaruan di os linux itu sendiri,

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here