Menjajal Windows XP SP2 X64 Edition

x64

Setelah sebelumnya saya ceritakan perjuangan mati-matian (halah!) untuk mendapatkan intaller win XP x64, kini saatnya menceritakan bagaimana ‘rasa’ OS 64bit ini. sebenarnya tidak ada alasan khusus saya mati-matian download OS ini, hanya saja performa OS win XP SP2 yang telah terinstal telah menunjukan gejala-gejala minta diinstal ulang. Saya merasa bosan dengan OS win XP yang itu-itu saja, namun setelah saya mendengar cerita adek tingkat saya mengenai OS win XP x64, saya tertarik dan kini telah tersedia installernya. Installer yang saya miliki adalah versi ‘pak tani’ aka b*jakan, downloadnya aja dari situs yang agak serem, hehehe… banyak pop-up hot-nya, hahahaha…! Di artikel ini saya tidak melakukan benchmarking tapi hanya dengan feeling, karena saya masih terlalu sibuk mengerjakan tugas kuliah yang banyaknya tidak berprikemahasiswaan, hehehe… Saya berkata demikian agar nanti pembaca tidak protes seperti posting sebelumnya, tapi percayalah jika saya memiliki modal dan waktu yang cukup, saya akan lakukan sendiri benchmarking apapun yang dibahas di blog ini. btw kapan punya modalnya yak? Modal-madul sih iya! Hahaha…

Oke setelah instaler win XP x64 sampai dirumah, saya segera ekstrak dan burn to cd. Setelah itu saya menginstal XP x64 sampai pada saat saya diminta memasukan serial number, setelah saya masukan serial number apa yang terjadi? Tidak valid! Waduh gimana ini baru setengah instalasi dudul! Saya teringat saat mengekstrak file iso milik win XP x64 terdapat keygen serial numbernya. Tapi bagaimana caranya? Keygenya di hardisk sedangkan saat itu OS yang masih bisa dijalankan hanya linux, emang bisa linux jalanin keygen? WINE! Saya ingat wine bisa jalanin keygenya adobe master collection tentu juga bisa jalanin keygenya win XP x64. Apa yang terjadi setelah masuk linux? Ternyata partisi dimana keygen berada tidak dapat dimount dan saya coba force lewat shell bash, hasilnya sama. Hanya ada satu cara, yaitu menginstal win XP 32bit dan jalanin keygen win XP x64 kemudian catat serial numbernya. Tapi kan memakan waktu lama? Duh kenapa gak dicoba dulu di virtual box saat win XP 32bit masih ada? Akhirnya saya memutuskan untuk menginstal Vista saja, karena di komputer saya, instalasinya cukup cepat, sekitar 30 menit. Setelah menginstall vista, saya langsung menjalankan keygen win XP x64 dan mencatat serial numbernya (pembajak banget ye!). Setelah itu segera saya lakukan instalasi win XP x64 dan ketika diminta memasukan serial numbernya, saya memasukan serial dari keygen yang telah saya catat, ternyata valid! Kemudian instalasi berjalan seperti biasa. 45 menit kemudian instalasi selesai, saya mendapati tampilan desktop yang sama dengan windows XP 32 bit hanya berbeda wallpapernya. Setelah itu langsung saya instal berbagai driver yang dibutuhkan sistem dan program yang saya perlukan.

dxdiag

dx diagnostic x64

sistem-propertis

 

Diatas adalah tampilan sistem properties sistem saya yang menggunakan windows XP x64. dari keterangan diatas terluhat bahwa windows XP x64 dikembangkan dari windows server 2003 64 bit (atau sebaliknya?). Setelah beberapa hari menggunakan windows XP x64 saya dapat mengambil kesimpulan bahwa OS ini sedikit lebih cepat dari sodaranya, windows XP 32bit. Mengapa hanya sedikit? Karena dari aplikasi yang sering saya gunakan (photoshop, corel, premiere, super 2008) tidak terdapat perbedaan kecepatan yang berarti (apa karena aplikasinya 32bit?). Perbedaan terasa ketika saya memainkan Call of duty 5:World at war dan beberapa game lainya yang terasa lebih cepat. Di COD5, ketika terjadi ledakan dahsyat dan full asap terjadi lag yang amat sangat mengganggu saat memainkanya di win XP 32 bit. Saat memainkan COD5 di win XP x64, terasa lebih cepat, ledakan dahsyat pun terasa lancar/lag masih dapat ditoleransi (saya menggunakan onboard radeon HD3200). Di COD4 pun demikian, lebih enteng. selain itu perpindahan menu-menu di lingkungan desktop terlihat lebih responsif. Terus kelebihanya apa dong? Yah terlihat keren aja, lain dari yang lain, x64 Edition gitu,hehehe….

Kesimpulanya, OS ini memang sudah ketinggalan jaman karena munculnya generasi baru (vista dan win 7). Namun menurut saya OS ini lebih nyaman dibanding windows XP 32bit yang dulu saya pakai. Mungkin berikutnya saya akan mencoba menggunakan windows vista 64bit edition, namun tidak dalam waktu dekat, karena saya tidak memiliki instalernya, jika donlod di situs langganan ukuranya mencapai gigabyte, menyeramkan bagi pelanggan warnet seperti saya. Oya sebenarnya saya telah mencoba windows 7 beta build 7000 dan telah saya buat artikelnya, namun saya belum sempat mengupload ke blog ini, mungkin waktu dekat ini… dah dulu yah, see u!


37 Comments

  1. Awonk April 14, 2009
    • tuxlin April 14, 2009
  2. dewa alit gunarta May 26, 2009
    • tuxlin May 30, 2009
  3. Andut June 7, 2009
  4. sulivan_s58 July 2, 2009
    • tuxlin July 6, 2009
  5. Mulyadi July 5, 2009
    • tuxlin July 6, 2009
  6. gde July 5, 2009
    • tuxlin July 6, 2009
  7. shagrath July 28, 2009
  8. iwan September 1, 2009
    • tuxlin September 1, 2009
  9. iwan September 3, 2009
  10. Kurniawan angga October 31, 2009
    • tuxlin October 31, 2009
  11. andri February 27, 2010
    • tuxlin March 1, 2010
  12. endrianur rahman zaim May 24, 2010
    • tuxlin May 24, 2010
  13. Maz eL July 26, 2010
  14. ep November 5, 2010
  15. kak ep November 5, 2010
    • tuxlin November 12, 2010
  16. darno March 7, 2011
  17. ucup October 7, 2011
  18. ucup October 7, 2011
    • tuxlin October 7, 2011
  19. Gamer January 16, 2012
  20. Yoga February 15, 2012
  21. Ari March 30, 2012
    • tuxlin March 30, 2012
  22. izach April 14, 2012
    • tuxlin April 28, 2012
  23. andri wijanarko April 29, 2012
  24. tuxlin July 9, 2012

Add Comment

*