Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah – Halo Pembaca! Xiaomi Indonesia udah meluncurkan duo smartphone entry-level Redmi 8A dan Redmi 8 di pasar tanah air awal Desember 2019 silam. Nah kali ini Tuxlin Blog bahas tuntas mengenai salah satu dari mereka, yakni Xiaomi Redmi 8A! Yoha, smartphone Redmi 8A ini bisa dikatakan sebagai smartphone murah yang berfitur premium! Sekarang coba bayangin, mana ada smartphone murah yang pakai port USB Type-C dan didukung fitur Qualcomm Quick Charge 3.0? 🤔 Cuma Redmi 8A doang cuy! Sayangnya nih, Redmi 8A di Indonesia kamera belakangnya kagak pakai Sony IMX363 seperti di India… 🤦‍♂️

Nggak cuma mengandalkan dua fitur premium, Xiaomi Redmi 8A ini juga menawarkan peningkatan kapasitas baterai juka dibandingkan Redmi 7A, yakni dari 4000mAh menjadi 5000mAh! Soal performa sih doi masih stagnan alias gitu-gitu aja karena masih pakai chipset Qualcomm Snapdragon 439 octa-core. Chipset ini malah juga di pakai kakaknya, Redmi 8 🤦‍♂️ Yah setidaknya masih cukup kompetitif untuk menghadang lawannya yang masih pakai Helio P22 kayak Realme C2, Samsung Galaxy A10s, Vivo Y91C, dan kawan-kawan. Penasaran? Simak review Xiaomi Redmi 8A oleh Tuxlin Blog kali ini!

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah

Spesifikasi Xiaomi Redmi 8A

  • Sistem Operasi Android 9.0 Pie dengan antarmuka MIUI 11
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 439 dengan prosesor octa-core ARM Cortex-A53 yang terdiri dari quad-core 2GHz dan quad-core 1,45GHz
  • Grafis Adreno 505
  • Kamera belakang 12 megapiksel, sensor Sony IMX486 1/2.9 inci 1,25um piksel, aperture f/1.8, phase-detection autofokus dengan dilengkapi LED flash. Kamera depan 8 megapiksel aperture f/2.2, sensor OmniVision OV8856 1/4 inci 1.12um piksel, fixed focus
  • Layar sentuh 6,2 inci 2.5D, aspek rasio 18:9 dengan resolusi HD+ 720 x 1440 pixels, kerapatan 271 ppi (pixel per inch), 16 juta warna, panel IPS, Corning Gorilla Glass 5
  • Memori RAM 2GB, ROM 32GB, dilengkapi slot microSD max 256GB (dedicated slot)
  • WiFi, Bluetooth, port USB Type-C, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, Dual SIM
  • GSM / 3G HSPA / 4G LTE
  • Dimensi 156.5 x 75.4 x 9.4 mm dengan berat 188 gram
  • Baterai 5000mAh non-removable, Quick Charge 3.0 18W
  • Warna Midnight Black, Ocean Blue, dan Sunset Red

Anda dapat membeli atau cek promo Xiaomi Redmi 8A di Sini (Klik)

Paket Penjualan Xiaomi Redmi 8A

Paket Penjualan Xiaomi Redmi 8A
  • Handset Xiaomi Redmi 8A warna Ocean Blue
  • Charger
  • Kabel USB Type-C
  • Manual
  • Kartu garansi

Desain Xiaomi Redmi 8A

Desain Xiaomi Redmi 8A

Meski spesifikasi dapur pacunya nggak seberapa peningkatannya, tetapi Xiaomi Redmi 8A ini tampil dengan tampang yang bener-bener beda dengan Redmi 7A lho! Konsep desainnya beda banget. Kalau Redmi 7A nggak dibekali poni, Redmi 8A ini udah mengusung desain poni minimalis yang disebut dengan dot drop design! Nggak cuma itu, bezel layarnya juga terlihat lebih tipis. 😎

Perubahan lain yang terlihat adalah desain casing belakang Xiaomi Redmi 8A yang kece abis! Bodi belakang Redmi 8A ini emang bentuknya agak melengkung coy, biar kita makin nyaman menggenggamnya. Selain itu, casing belakangnya menggunakan finishing emboss bertekstur S yang kece dan nggak licin! Udah gitu, casing belakangnya anti sidik jari, jadi nggak gampang kotor kalau hape ini sering dipegang-pegang. 😁 Paling Tuxlin suka bentuk kameranya belakangnya itu lho segaris vertikal sama logo Redmi… Keren!

Pada review Xiaomi Redmi 8A kali ini sekilas bodinya agak lebaran kalau dibandingkan dengan Redmi 7A. Ini mungkin efek kapasitas baterainya lebih besar kali ya? Meski demikian, bodinya nggak gede-gede amat dan masih nyaman digenggam. Ketebalan Redmi 8A ini juga cuma 9,4mm doang… Beratnya lumayan, yakni 188 gram. Masih enak lah ya masuk saku. Btw, build quality Xiaomi Redmi 8A ini terbilang kuat dan solid, meski nggak berasa premium. Berikut penampilan lebih jelasnya!

Baca juga:Review Realme 5 Pro: Upgrade yang Signifikan

Pada pembahasan Xiaomi Redmi 8A oleh Tuxlin Blog kali ini, bagian depan smartphone ini terdapat proximity sensor, ambient light sensor, earpiece, kamera depan, layar HD+ 2.5D berukuran 6,2 inci, tanpa kehadiran tombol kapasitif dibawah layar. Ponsel Redmi 8A ini sudah mengadopsi on-screen button seperti smartphone terkini lainnya.

Layar smartphone murah dengan baterai 5000mAh Redmi 8A sudah berkontur 2.5D yang tangguh dengan kaca antigores dari Corning Gorilla Glass 5. Walau udah ada Gorilla Glass, mending tetep pasang tempered glass biar aman kalau jatuh. Segahar-gaharnya Gorilla Glass tetep rawan pecah kalau jatoh… Kalau jatuh ke hatimu sih nggak papa wkwkw… Kalau ke lantai ya bisa pecah cuy!

Tombol volume rocker dan tombol power ditempatkan di sisi kanan ponsel Redmi 8A ini. Sedangkan sisi kiri terdapat tray slot SIM 1, SIM 2, dan microSD dengan jenis triple slot. Sisi atas ponsel murah Xiaomi Redmi 8A ini terdapat microphone.

Sedangkan bagian belakang ponsel Redmi 8A ini terdapat sebuah kamera yang ditemani LED flash di bawahnya dan logo Redmi. Merek asal Tiongkok yang baru aja memperkenalkan Mi Note 10 Pro ini menempatkan port USB Type-C, speaker grill, dan microphone di sisi bawah ponsel. Kece, udah pakai port USB Type-C lho… Bisa dibolak-balik… Emang gak kayak merk sebelah yang tetep pede rilis hape 3 jutaan masih pake port microUSB 🤣🤣🤣

Video Unboxing Xiaomi Redmi 8A

Jangan lupa Subscribe channel Laptophia ya di Sini (Klik)

Antarmuka & Fitur Xiaomi Redmi 8A

Antarmuka & Fitur Xiaomi Redmi 8A

Jadi gini, kalau udah ngomongin software atau perangkat lunak pas review hape Xiaomi pasti bahas MIUI dan pasti ada iklannya… Ini hape atau papan reklame sih? hahahaha… 🤣🤣🤣 Konon katanya sih Realme bakal mengikuti jejak Xiaomi, bakal pasang iklan juga… Eh tapi jangan ding, tar dibully lho sama pengguna hape se-Indonesia dan dunia… masak kita beli hape pake duit, masih dikasih iklan juga 🤦‍♂️

Xiaomi Redmi 8A ini pakai MIUI 10 awalnya dan langsung Tuxlin upgrade ke MIUI 11. Basisnya masih sama, yakni Android 9.0 Pie. Tuxlin nggak tahu apakah Redmi 8A nanti bakal dapat upgrade ke Android 10 atau nggak… Kemungkinan itu ada, soalnya kapan tau ada bocoran Redmi 8A di Geekbench pakai Android 10 🤔 Yah semoga saja, jangan banyak berharap dengan smartphone 1 juta-an hehehe…

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 8

MIUI 11 di Redmi 8A ini nggak menyediakan app drawer, cuma ada Lock Screen dan Homescreen doang. Opsi kostumisasi yang disediakan cukup lengkap dan memungkinkan pengguna untuk mengganti theme, wallpaper, animasi, dan banyak lagi sesuai selera… Kita bisa download theme dan wallpaper melalui aplikasi Themes yang disediakan. 🤔

Baca juga:Review Samsung Galaxy M30: Baterai Besar, Kinerja Standar

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 9

Selain iklan, sebenarnya MIUI 11 punya banyak fitur seperti Child Mode, Do Not Disturb, Security, Cleaner terintegrasi, RAM cleaner terintegrasi, one handed mode, torch, barcode scanner, Mi Share, Enterprise mode, Quick Ball menu, Mi Mover, Reading Mode, Quick replies, Full Screen gesture, Ultra Battery Saver, App Lock, dark mode, dual apps, split screen, dual space, Game speed booster, Blocklist, App Vault, Digital Wellbeing, dan banyak lagi.

Tuh, banyak banget kan? Kita dimanja banget degan MIUI karena fiturnya lengkap dan mudah mau ngapa-ngapain. Nggak ada perbedaan signifikan antara fitur MIUI di smartphone mahal macam Mi Note 10 Pro atau di hape murah macam Redmi 8A ini. 😎

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 10

Aplikasi bawaan Xiaomi Redmi 8A ini nggak terlalu banyak, antara lain ada Google Apps, aplikasi proprietary Xiaomi, Get Apps, Lazada, Facebook, WPS Office, AliExpress, WeSing, Babe, dan Opera. Adapun game yang sudah terinstal antara lain adalah Pop Shooter Blast, Block Puzzle Guardian, Ludo Master, dan Dust Settle. Game dan aplikasi bawaan itu bisa dihapus jika nggak kepake.

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 11

Secara umum, MIUI 11 pada review Xiaomi Redmi 8A ini kaya fitur dan tampilannya kece, serta customizable. Sayangnya nih, RAM 2GB tampaknya bikin MIUI kurang smooth performanya. Menurut Tuxlin, idealnya pakai RAM 3GB biar performa MIUI 11 ini lebih nyaman… Btw, iklan di MIUI masih cukup ngeganggu lho… Semoga dipertimbangkan untuk dihapus. 🙄

Anda mungkin suka:Review Xiaomi Redmi Note 8 Pro: Debut Helio G90T yang Kencang!

Performa Xiaomi Redmi 8A

Performa Xiaomi Redmi 8A

Performa emang bukan sektor yang diunggulkan pada review Xiaomi Redmi 8A kali ini genks! Namanya juga smartphone entry-level, pastilah mengunggulkan harga yang terjangkau, bukan performa 😁 Kalau dilihat dari spesifikasi yang ditawarkan, performa Redmi 8A ini harusnya nggak jauh berbeda dengan Redmi 7A yang tak lain adalah pendahulunya, mengapa? Kedua smartphone ini masih sama-sama ditenagai chipset Qualcomm Snapdragon 439 octa-core. 🤔

Nah chipset Qualcomm Snapdragon 439 yang digunakan oleh Redmi 8A adalah penerus dari Snapdragon 430 yang kini sudah menggunakan teknologi fabrikasi 12nm FinFET. Snapdragon 439 di Redmi 8A ini mengusung prosesor octa-core ARM Cortex-A53 64-bit yang terdiri dari quad-core kecepatan 2GHz dan quad-core 1,45GHz dipadukan dengan memori RAM sebesar 2GB, serta diperkuat grafis mumpuni dari GPU (Graphics Processing Unit) Adreno 505.

Btw, Snapdragon 439 ini bisa apa dan skor AnTuTu-nya berapa? Nah pertanyaan semacam ini pasti muncul dari kaum pemuja skor AnTuTu wkwkwkw… Namanya juga ponsel murah, kita hggak bisa berharap bakal menghasilkan skor benchmark yang tinggi. Performanya memang bukan yang paling kencang, tetapi Tuxlin merasakan bahwa kinerjanya sudah memadai untuk kebutuhan sehari-hari.

Selama lebih dari sebulan menggunakan Xiaomi Redmi 8A, Tuxlin Blog merasa cukup nyaman meski nggak terlalu responsif. Buka tutup aplikasi memang smooth, tapi nggak wush… wush… Kadang ada lag dikit hehehe… Saat sudah banyak aplikasi terinstal, performanya terasa banget ada penurunan. Ini sebenarnya wajar sih mengingat Xiaomi cuma kasih RAM 2GB di Redmi 8A dan nggak ada varian yang lebih tinggi 😀

Baca juga:Review Vivo Z1 Pro: Desain Layar Bolong yang Powerful

Apakah Xiaomi Redmi 8A bisa dipakai buat gaming? Bisa dong… Smartphone murah gini masih lumayan kok kalau cuma main game cacing kayak Worms Zone, Mobile Legends, dan game kekinian lainnya… Jangankan itu, main game PUBG Mobile pun bisa! Cuma ya kurang nyaman aja, touchscreen-nya juga kurang responsif buat main tembak-tembakan gitu, mending juga nembak gebetan ahahaha… 🤣 Berikut ini hasil benchmark Xiaomi Redmi 8A oleh Tuxlin Blog!

CPU-Z Xiaomi Redmi 8A

CPU-Z Xiaomi Redmi 8A

Benchmark AnTuTu v8 Xiaomi Redmi 8A

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 12

Benchmark Vellamo Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Vellamo Xiaomi Redmi 8A

Benchmark PCMark Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Vellamo Xiaomi Redmi 8A

Benchmark 3DMark Xiaomi Redmi 8A

Benchmark 3DMark Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Basemark OS II Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Basemark OS II Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Androbench Xiaomi Redmi 8A

Benchmark Androbench Xiaomi Redmi 8A

Sensorbox for Android & Multitouch Tester Xiaomi Redmi 8A

Sensorbox for Android & Multitouch Tester Xiaomi Redmi 8A

Anda mungkin suka:Review Samsung Galaxy M30s: Baterai Jumbo Berkinerja Memadai

Review Xiaomi Redmi 8A

Review Xiaomi Redmi 8A

Xiaomi Redmi 8A ini bisa dikatakan sebagai smartphone murah berfitur menengah. Pabrikan asal Tiongkok ini tanpa ragu mengadopsi fitur yang biasanya ada di smartphone menengah ke Redmi 8A ini, sebut saja fast charging Qualcomm Quick Charge 3.0 18W, port USB Type-C, dan kaca antigores dari Gorilla Glass 5! 😎

Soal kamera, awalnya Tuxlin mengira Redmi 8A di Indonesia bakal pakai sensor Sony IMX363, ternyata tidak… Kecewa! Mengenai performa, Redmi 8A ini nggak jauh berbeda dengan Redmi 7A, masih pakai Snapdragon 439 sebagai dapur pacunya… Hape andalan Xiaomi ini cukup kompetitif.

Layar

Xiaomi Redmi 8A ini dibekali layar berukuran 6,2 inci dengan resolusi HD+ berteknologi IPS. Ukuran layarnya emang udah memadai banget untuk mengakomodasi kebutuhan komunikasi, sosial media atau gaming. Warna yang dihasilkan juga cukup oke untuk kelas entry-level. Viewing angle cukup luas, sehingga nyaman digunakan menonton konten multimedia.

Respon touchscreen Xiaomi Redmi 8A ini memang tidak terlalu gegas, sob. Ini bisa dimaklumi dan nggak terlalu ngaruh kalau buat pemakaian sehari-hari. Namun saat memainkan game dengan gerakan yang cukup cepat terasa kurang mantap saja. Saat digunakan di bawah sinar matahari, kualitas layar Xiaomi Redmi 8A agak keteteran meski masih terbaca.

Audio

Pada ulasan Xiaomi Redmi 8A kali ini, kualitas audionya bisa dikatakan standar saja. Loudspeaker yang menghadap ke bawah mampu menghasilkan suara yang cukup kencang, meski terasa kurang berisi dan dominan treble. Meski demikian, masih enak kok buat dengerin musik. Pas pakai headset, kualitas suaranya cukup baik dengan bass dan treble yang cukup seimbang.

Memori

Review Xiaomi Redmi 8A: Smartphone Murah Berfitur Menengah 13

Pada review Xiaomi Redmi 8A kali ini yang mengunggulkan baterai berkapasitas besar, memori internal atau ROM yang tersisa saat partama kali dihidupkan adalah 20,54GB. Sedangkan free RAM ponsel besutan vendor asal Tiongkok ini rata-rata 800 – 900MB. Ponsel ini mendukung USB OTG dan bisa ekspansi memori melalui microSD (dedicated slot).

Baterai

Berbekal baterai berkapasitas 5000mAh dan didukung fitur fast charge dari Qualcomm Quick Charge 3.0 18W menjadi daya tarik utama Xiaomi Redmi 8A ini menurut Tuxlin Blog! Nggak banyak lho smartphone murah yang dibekali dengan fitur Quick Charge 3.0 ini 🤔 Cas baterai hingga penuh paling cuma 2 jam lebih dikit.

Daya tahan baterai Xiaomi Redmi 8A ini emang juwarak gaes! Rata-rata pemakaian Tuxlin selama sebulan, Redmi 8A ini bisa bertahan hingga dua hari penuh!😎 Pola penggunaan Tuxlin Blog adalah sosial media garus keras, streaming YouTube, dan kamera. Kalau dipakai gaming, mungkin bisa lebih singkat.

Lain-Lain

Fitur konektivitas yang dimiliki oleh Xiaomi Redmi 8A ini berjalan dengan lancar tanpa kendala. Lock GPS juga terbilang akurat, tetapi kadang ngelock-nya agak lama. Konektivitas sejauh ini nggak ada masalah dengan smartphone murah ini. Fitur keamanan Face unlock oke, kalau cahaya memadai lho ya. 

Kesimpulan

Secara umum, Xiaomi Redmi 8A ini merupakan sebuah smartphone kelas entry-level yang memiliki fitur yang tak dimiliki oleh pesaingnya, seperti fast charge dan port USB Type-C. Tak hanya itu, daya tahan baterai ponsel ini sangat bisa diandalkan. Build quality kuat dan nyaman digenggam.

Sayangnya, antarmuka MIUI yang digunakan oleh Redmi 8A ini masih menampilkan iklan yang cukup mengganggu. Selain itu, performa secara umum relatif standar dan kadang terasa kurang responsif.

Baca review kamera Xiaomi Redmi 8A di sini: Review Kamera Xiaomi Redmi 8A dengan Sensor Sony IMX486

Kelebihan Xiaomi Redmi 8A

  • Daya tahan baterai mantap
  • Mendukung Qualcomm Quick Charge 3.0 18W
  • Build quality solid
  • Menggunakan port USB Type-C

Kekurangan Xiaomi Redmi 8A

  • Performa standar
  • RAM hanya 2GB

Anda mungkin suka:Review Vivo Y19: Ponsel Menengah yang Patut Diperhitungkan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here