Review Andromax A: VoLTE Murah Meriah

17

Review Andromax A – Halo Pembaca! Pada posting kali ini Tuxlin Blog membahas review Andromax A yang merupakan smartphone VoLTE murah meriah. Seperti yang pembaca ketahui, Andromax A ini merupakan hasil kimpoi kerjasama antara operator Smartfren dan Haier. Nggak heran identitas asli Andromax A ini adalah Haier A16C3H. Review smartphone Andromax A andalan Smartfren ini memang agak molor Sob, kayak biasanya dan seperti yang sudah-sudah…

Tuxlin Blog emang langganan molor kalau review produk hahahaha… Maklum lah, jadwal nyari Pokemon kerja padat ditambah akhir-akhir ini banyak masalah mendera wkwkwkw… *malah curcol* Smartfren Andromax A sendiri dibandrol dengan harga resmi Rp 649.000. Penasaran? Simak review Andromax A oleh Tuxlin Blog kali ini.

Review Andromax A

Spesifikasi Andromax A

  • Sistem Operasi Android 5.1.1 Lollipop
  • Chipset Qualcomm Snapdragon 210, quad-core ARM Cortex-A7-bit 1,1GHz
  • Grafis Adreno 304
  • Kamera belakang 5 megapiksel autofocus, LED flash. Kamera depan 5 megapiksel fixed focus
  • Layar 4,5 inci, dengan resolusi FWVGA 854 x 480 piksel berteknologi TFT LCD kapasitif dengan kerapatan 218 piksel per inci
  • Memori RAM 1GB, Memori internal 8GB plus slot microSD maksimal 32GB
  • WiFi, Bluetooth, USB, 3.5mm audio jack, FM Radio, GPS, dual SIM, VoLTE, Qualcomm Snapdragon Audio+
  • Mendukung jaringan GSM / 4G LTE
  • Dimensi –
  • Baterai 1950mAh
  • Warna Black, White dan Gold

Anda dapat membeli atau sekadar cek harga Smartfren Andromax A A16C3H di Sini (Klik) atau di Sini (Klik)

Paket Penjualan Andromax A

Paket Penjualan Andromax A

  • Handset Smartfren Andromax A A16C3H Hitam
  • Adapter / Kepala charger
  • Baterai 1950mAh
  • Kabel data
  • Headset
  • Buku manual
  • Kartu garansi
  • SP Smartfren
  • Screenguard (terpasang)

Penampilan & Desain Andromax A

Desain Andromax A

Pada review Andromax A kali ini, desain atau penampilan luar menjadi salah satu pertimbangan pengguna sebelum membeli ponsel. Tuxlin Blog sendiri menilai desain Andromax A ini nggak jauh beda dengan ponsel Android lainnya, yah bentuknya gitu-gitu aja… Kotak dengan sudut rounded atau membulat terus dikasih tiga tombol kapasitif khas Android di bagian bawah.

Sejauh ini memang nggak ada desain ponsel Android yang revolusioner, berbentuk jajaran genjang atau belah ketupat misalnya 😆 Meski tampang standar (kayak kebanyakan jones 😆 ), build quality Andromax A ini terbilang oke dan solid lho. Jangan bayangin smartphone 4G seharga 600 ribuan ini kriyet-kriyet dan rapuh… Salah!

Smartphone Andromax A ini meski dibalut dengan casing plastik seluruhnya, tetapi kualitasnya bagus. Nggak kayak plastik ember 😛 Hal yang paling Tuxlin Blog suka adalah casing belakangnya yang menggunakan finishing doff, jadi pas digenggam berasa ada lapisan karetnya gitu… Kayak casing belakang Lumia 520 warna hitam rasanya. Selain itu, casing belakang nggak mudah kotor atau meninggalkan sidik jari. Berikut tampang detail review Andromax A.

Baca juga:Review Asus Zenfone 2 Laser ZE550KL: Fast Camera

This slideshow requires JavaScript.

Walaui tampang standar sepertiu para jomblo diluar sana, smartphone Andromax A ini relatif nyaman digenggam dan bobotnya nggak terlalu berat. Namun, senyaman-nyamannnya menggenggam ponsel masih lebih nyaman menggenggam tanganmu kan? 😆 *mulai ngaco* Ini menjadi kelebihan tersendiri pada review Andromax A kali ini.

Bagian depan Andromax A ini terdapat earpiece, lubang kamera depan, sensor proximity, ambient light sensor, dan layar sentuh berukuran 4,5 inci kapasitif. Meski nggak dikasih proteksi antigores (harga 600 ribu, ngarep layar Gorilla Glass? 😆 ), layar ponsel VoLTE murah meriah ini sudah terpasang screenguard.

Sedangkan pada bagian bawah terdapat tiga tombol kapasitif khas Android yang terdiri dari Recent Apps, Home, dan Back. Bisa ditebak, ketiga tombol kapasitif tersebut nggak dikasih backlight. Jadi, kalau dipakai di tempat gelap bakal sedikit meraba-raba hihihihi… malah menantang lho :mrgreen:

Sisi belakang ponsel 4G LTE murah besutan Smartfren ini terdapat lubang kamera utama, LED flash, logo 4G LTE, logo Haier, logo Andromax, dan speaker grill. Smartfren menempatkan tombol volume rocker pada sisi kanan ponsel. Sedangkan microphone terdapat pada sisi bawah ponsel Andromax A ini.

Seperti smartphone kebanyakan, Andromax A ini dibekali dengan dua slot SIM dan sebuah slot ekspansi microSD. Tuxlin Blog musti buka casing dan melepas baterai dulu untuk dapat mengakses ketiga slot tersebut. Baterai yang bisa dilepas atau removable memang menjadi kelebihan tersendiri bagi beberapa pengguna. Namun, menurut Tuxlin Blog baterai removable atau baterai tanam sama saja,,, Yang penting baterai 😛

Secara umum, ulasan sektor desain pada review Andromax A ini cukup baik. Penampilan atau desain fisiknya memang tak banyak berbeda jika dibandingkan dengan para pesaingnya, tetapi build qualitynya tergolong solid untuk smartphone dengan harga yang sangat murah. Andromax A ini nyaman digenggam, nggak licin, dan nggak terlalu berat.

Tampilan Antarmuka Andromax A

Tampilan Antarmuka Andromax A

Sisitem operasi atau sisi perangkat lunak nggak kalah penting dari spesifikasi perangkat keras, begitu juga pada review Andromax A kali ini. Smartphone VoLTE murah meriah ini menggunakan sistem operasi Android 5.1.1 Lollipop dengan antarmuka yang mendekati Android stock.

Penampilan dan fiturnya memang masih sangat mirip dengan Android standar, tetapi dikasih beberapa tambahan fitur dan costumisasi, sehingga kita nggak gampang bosen. Seperti biasa, tampilan UI Andromax A ini terdiri dari Lockscreen, Homescreen, dan App Drawer. Ikon-ikon yang digunakan pada sistem aplikasi juga masih standar Android.

Tampilan Antarmuka Andromax A

Opsi kostumisasi yang disediakan oleh smartphone 4G Andromax A ini terbilang lengkap untuk ponsel entry-level Sob, kita bisa ganti wallpaper Homescreen maupun Lockscreen, tambah atau kurangi widget, mengatur animasi perpindahan homescreen dan app drawer, mengatur ukuran ikon, dan beberapa lainnya.

Sayangnya sih nggak dikasih fasilitas theme kayak Andromax Es, jadi kalau bosen ya mending instal launcher… Kalau masih tetep bosen juga, mungkin saatnya ganti ponsel *kompor mleduk* 😆

Tampilan Antarmuka Andromax A

Satu hal yang Tuxlin Blog suka dari review Andromax A kali ini adalah aplikasi bawaan yang terbilang sedikit, sehingga nggak membebani sistem atau nggak harus repot hapus aneka macam aplikasi hehehehe… Beberapa aplikasi bawaan pada ponsel VoLTE murah ini antara lain adalah Google Apps, WPS Office, MySmartfren, File Explorer, Camcorder, dan sebagainya.

Aplikasi musik bawaan Andromax A juga merupakan aplikasi musik generik, tetapi UI nya mudah dimengerti meski nggak keren hehehe… Oiya, disediakan juga Snapdragon Audio+ untuk meningkatkan kualitas audio.

Andromax A

Beberapa fitur yang diusung oleh Andromax A ini antara lain adalah fitur gesture yang didalamnya terdapat fasilitas Double tap to wake, Slide down to launch camera, Slide up to unlock,  dan banyak lagi. Diam-diam nih, Andromax A mengusung fitur tersembunyi, yakni Protected Apps untuk melindungi app tertentu biar nggak dijalanin orang… Dengan begitu, status BBM atau FB kita bakal aman dari pembajakan manusia-manusia usil wkwkwkwkw 😆

Secara umum, UI atau antarmuka  pada review Andromax A yang mendekati Android stock ini relatif mudah digunakan, memiliki fitur yang memadai, dan performanya cukup baik. Seperti yang sudah Tuxlin singgung di atas, performa Andromax A memang sempat loyo pada firmware V3.4, dan udah lacar jaya sejak dirilis update V4.1.  Performanya bagaimana? Lanjut ke halaman berikutnya Sob 😀

Baca juga:Harga Xiaomi Redmi 3X Terbaru, Sudah Tersedia di Indonesia

17 COMMENTS

  1. Mendukung jaringan CDMA / GSM / 4G LTE ?
    Mending diganti aja bro tuxlin, kan di artikel dah disebutkan kalau hanya support gsm / edge / 4g lte 😀

    Btw thanks buat update info firmware 4.3 :D, baru tau kalo dah ada updatenya, langsung update dari 4.1 ke 4.3

    Kamera sih lumayan, ada fokus infinity, makro, caf, dll. Cuman foto low light kesannya kyk foto tahun 90an, haha. Inget 649rb.
    Kualitas video rekaman, dibawahnya andromax es.

    Ga ngecewain sih andromax a ini, sy beli ni hp buat gantiin andromax es yang kurang gede layarnya :p. Di bawah terik matahari juga tetap kelihatan tampilan layarnya.
    performa ada kelebihan ada kekurangan sih, overall andromax a 8/10 andromax es 9/10 :p

    • Sudah saya edit, thanks koreksinya 😀

      Secara umum emang nggak ada tanding ini di kelas 649 ribu, cuma SIM 1 di lock Smartfren aja, coba kalau bebas bisa laris manis hahahaha… Sebelumnya saya juga pake Andromax ES, tapi udah dijual 🙂

      • wkwk oke2,
        kalo di unlock support 3.5G operator lain ini kyknya, ada tulisan wcdma nya di pengaturan jaringan. Tapi itu ilegal, wkkw.

        Kalo yang gold bodynya glossy gitu, tapi bagus, solid & kokoh gitu kesannya. Kalo dilihat dari depan kadang orang ngeliatnya hp xiaomi xD, padahal kan bukan.

        haha, sama kalo andromax es nya sudah dijual.

          • Saya malah balik lagi ke smartfren, wkwk
            Nunggu tri 4g ga kelar2, lumia 550 juga ga masuk indonesia lagi, beli deh Haier A16C3H ini xD

            Kan ada limitless, meski kuota abis masih bisa internet an,,
            cuma 256kbps sih speednya.. Kuota besar juga ada xD

            Kalo menurut sy sih paketan smartfren harganya standar lah, ponselnya juga. Kalo menurut orang kebanyakan paketan mahal, ponsel murah, wkwk makanya pada pengen unlock hp. Padahal ponsel 4g/3.5g/2g lain ada yg ga usah repot2 unlock, wkwk

  2. Eh apa tuh pak? yang unlimited FUP 70GB paket apaan? Indosat ada kah? caranya imana daftarnya? mohon dikasih tahu 😀
    ini smartfren walau sudah 4G sekarang speed gak kayak dulu lagi eh

  3. om, kalo harga dibawah 1 juta yg gsm, dari segi kamera pilih polytron rocket T3 R2507, atau accesgo gotune 3i, atau asus zb452kg? makasih 🙂

  4. Permisi om. Tertarik sama hp ini, tapi masih bingung sama jaringan selulernya. Dari jaringan selulernya, berarti kalo lagi ga tercover 4g, langsung ilang sinyal ya? Ga turun ke EVDO? Yang saya dengar juga kalo sedang on di 4g smartfren-nya, sim ke 2-nya yang GSM otomatis off. Bener gitu ga? Sebelumnya thanks untuk jawabannya, juga review2nya yang bermanfaat.

    • Ini nggak support EVDO/CDMA. Masalahnya saya belum pernah membawa ponsel ini keluar dari cover jaringan 4G Smartfren, jadi kurang tahu 😀

      Off bagaimana maksudnya? Ini Andromax A ini dual SIM on sama seperti ponsel dual sim lainya 🙂

      • Seinget saya baca di blog orang lain. Jadi kalau sedang pakai SIM 1 (nomor smartfren), ada telpon masuk ke SIM 2 (gsm), ya dianggap tidak aktif SIM 2 ini. Tapi lupa blognya siapa.
        Kalau andromax Qi, masih layak beli ga ya om? Udah dari tahun lalu, tapi prosesornya setau saya lebih bagus dari si A ini.

        • Itu namanya dual on tapi nggak dual standby. Lha ponsel Android yang dual GSM-GSM juga begitu. Lha tadi di komentar pertama kenapa nggak dicantumin “kalau pas terima telepon” 😆

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here