Performa Xiaomi Redmi Pro

Performa Xiaomi Redmi Pro

Performa atau kinerja mungkin menjadi bagian yang paling dinantikan pada review Xiaomi Redmi Pro kali ini, betul tidak? Lha ini sebenarnya nggak lepas dari spek dapur pacu Redmi Pro yang terdengar meyakinkan, yakni mengusung 10 core! 😎 Bayangkan saja smartphone lain di kelasnya masih pakai prosesor octa-core atau bahkan quad-core. Apa benar semakin banyak jumlah core = semakin cepat? ❓

Seperti yang pembaca Tuxlin Blog ketahui, smartphone Xiaomi Redmi Pro ini mengandalkan dukungan chipset MediaTek Helio X20 yang mengusung prosesor deca-core 64-bit yang terdiri dari dual-core ARM Cortex A72 dengan kecepatan 2,1Ghz, quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 2GHz, dan quad-core ARM Cortex-A53 dengan kecepatan 1,4GHz, serta didukung RAM 3GB. Sisi grafis, Xiaomi Redmi Pro mengandalkan dukungan GPU (Graphics Processing Unit) Mali-T880 MP4.

Baca juga:Review Xiaomi Redmi 3X: Different Design

Eh tapi jangan tersepona terpesona dulu! Jangan bayangkan dengan 10 core ini bakal membuat kinerjanya bakal secepat kilat… dan ngalahin yang jumlah core-nya lebih sedikit ❗ Analoginya begini, dua ekor singa vs 10 ekor kucing, kira-kira menang mana? Lagian OS Android dan aplikasinya kan rata-rata cuma optimal untuk prosesor dual-core.

Ini mengingatkan Tuxlin Blog pas jaman Intel Core 2 Quad dan AMD Phenom muncul. Saat itu belum banyak aplikasi yang support multi-core 😀 Harapannya sih, Android dan aplikasinya optimasinya lebih bagus lagi dalam memanfaatkan potensi kinerja yang ada… Yah kayak tetangga sebelah itu loh, dual-core aja ngebut kek Valentino Rossi wkwkwkw… 😆

Ini bukan berarti Helio X20 kinerjanya jelek lho ya, masih powerful banget kok apalagi dibandrol dengan harga harga 2 – 3 juta-an kayak Redmi Pro ini. Intinya, kita jangan terpancang pada jumlah core dan clockspeednya saja. Lalu bagaimana performa Xiaomi Redmi Pro ini? Berikut hasil Benchmark yang telah Tuxlin Blog lakukan.

CPU-Z Xiaomi Redmi Pro

CPU-Z Xiaomi Redmi Pro

Benchmark Geekbench 4 Xiaomi Redmi Pro

Benchmark Geekbench 4 Xiaomi Redmi Pro

Benchmark AnTuTu v6 Xiaomi Redmi Pro

Benchmark AnTuTu v6 Xiaomi Redmi Pro

Benchmark Vellamo Xiaomi Redmi Pro

Benchmark Vellamo Xiaomi Redmi Pro

Benchmark PCMark Xiaomi Redmi Pro

Benchmark PCMark Xiaomi Redmi Pro

Benchmark 3DMark Xiaomi Redmi Pro

Benchmark 3DMark Xiaomi Redmi Pro

Multitouch Tester & Sensorbox for Android Xiaomi Redmi Pro

Multitouch Tester & Sensorbox for Android Xiaomi Redmi Pro

Kesimpulan atau rangkuman review Xiaomi Redmi Pro oleh Tuxlin Blog ada di halaman selanjutnya, baca ya sob… 😀

Baca juga:Asus Zenfone AR ZS571KL, Smartphone dengan RAM 8GB & Project Tango

39 COMMENTS

  1. Duh jadi galau nih gan, menurut mas ditya mending redmi pro 64gb atau mi4s, sekarang masih pakai mi4c 2/16 uda mulai ga nyaman, sering force close buka browser sm spotify. Di redmi pro ini kualitas suara sama kamera dibanding mi4c masih bagus mana mas ditya, kalo bagus di redmi pro mending saya ambil ini aja

    • Force Close? Mi 4c saya aman-aman saja… Sudah pakai ROM MIUI resmi kan (bukan ROM distro)?

      Kualitas suaranya nggak jauh beda, speaker Redmi Pro lebih kencang. Kamera beda tipis, cuma Redmi Pro ada sensasi dual kameranya.

      • Iya, biasanya dipake buka spotify sm opera, belum habis 1 lagu pasti spotify nya di kill sama sistem.
        Rom china stable, entah kenapa jadi begini …
        Kualitas suara beda tipis, kalo dipakein iem enakan mana ?
        MIUI di ram 3gb apa multitaskingnya lancar, di mi4c 2/16 ini sangat tidak nyaman, aplikasi yg di minimize sering di close oleh sistem walaupun sudah di lock. Kalo masih ya ganti brand lain n goodbye MIUI

        • Setau saya, RAM 2GB pun tak masalah karena Redi Note 2 yang dipakai kakak dan adek saya tidak pernah mengalami masalah/komplain soal performa multitasking. Sedangkan Mi4c saya berada di posisi MIUI 8.1.3, smooth saja, tidak ada kendala performa. Anda pakai versi ini juga?

          Kualitas suara pakai earphone sama saja. Saya pakai Elibud Sabia V3. Alternatif lain, bisa masukkan Spotify ke daftar Exception melalui menu Security.

        • Akhirnya saya beralih ke redmi 4 prime gan, sejauh ini lebih nyaman ketimbang mi4c saya dulu, batre awet, bebas overheat, ada rom global, multitasking lebih gesit, dan ajaibnya lebih smooth sd625 ini daripada sd808. Tapi agak menurun kamera sama speaker agak kecil dikit, tapi gak papa lah tertutup sama baterai nya yg tahan 2 harian dengan sot 8 jam lebih tanpa game.
          Coba dong gan review redmi 4 prime, penasaran ane. hehehe

          • mantap sharingnya gan 😀 Lha kan udah pakai, harusnya malah udah nggak penasaran lagi dong? Ada sih rencana buat review Redmi 4 Prime, tapi lihat sikon dulu 😀

    • Maksudnya gimana? Kok ada istilah true fast charging? Semua teknologi fast charging kan menaikan voltase dan arusnya, cek aja VOOC punya Oppo atai Quick Charge milik Qualcomm. Redmi Pro ini fast charging, tanpa branding 🙂

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here